... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

China Masih Memberlakukan Pembatasan Puasa Ramadhan

Foto: Muslim di China (foto: MV Media)

KIBLAT.NET – Otoritas China masih saja menerapkan kebijakan diskriminatif terhadap muslim di wilayahnya. Meskipun Beijing telah memberikan jaminan kebebasan beragama bagi etnis Muslim Uyghur yang tinggal di wilayah Xinjiang, pemerintah secara rutin memblokir hak mereka untuk berpuasa selama bulan suci Ramadhan, sumber-sumber di wilayah tersebut mengatakan.

Pada tanggal 2 Juni, China mengeluarkan kertas putih yang “belum pernah terjadi sebelumnya” tentang kebebasan beragama di Xinjiang, dan bahwa “tidak ada warga menderita diskriminasi atau perlakuan tidak adil karena percaya, atau tidak percaya, agama apapun,” menurut media resmi.

Namun, beberapa departemen pemerintah daerah dan sekolah menengah atau tinggi di wilayah Uighur telah memposting pemberitahuan secara online dalam beberapa hari terakhir tentang pembatasan bagi Muslim yang berpuasa selama bulan Ramadhan, sumber-sumber lokal mengatakan kepada RFA ini Uyghur Service.

“Kami telah dilarang [oleh penguasa Komunis China] anggota Partai, kader, PNS, dan aparat desa, bahkan ada yang menggambar gaji dari negara, berdoa atau berpuasa selama bulan Ramadhan,” kata seorang pejabat lokal di Aksu (dalam bahasa Cina, Akesu).

“… Siswa atau siapapun di bawah usia 18 juga dilarang memasuki masjid untuk shalat,” kata Abdurahman, seorang pekerja lokal.

Abdurrahman juga melaporkan bahwa para pejabat desa melakukan infeksi secara teratur untuk mengetahui warganya yang berpuasa. Mereka dipanggil ke kantor desa dan diajak untuk minum teh. Pejabat desa juga memantau kegiatan keagamaan melalui mata dan telinga rahasia yang mereka sebarkan.

BACA JUGA  Islamophobia adalah Musuh Terbesar Pancasila

Di Kashgar University di barat Xinjiang Kashgar (Kashi), administrator secara teratur memeriksa setiap kelas dan memaksa mahasiswa Uyghur minum air atau makan sesuatu di depan mereka. Petugas administrasi universitas mendistribusikan sebotol air untuk setiap mahasiswa Uighur selama jam sekolah, menurut mahasiswa setempat, yang berbicara tanpa menyebut nama.

Tas para mahasiswa diperiksa siang hari untuk melihat apakah mereka menyimpan makanan yang dimaksudkan untuk dimakan ketika matahari terbenam, dan jika ditemukan, mereka harus memakannya segera.

Reporter: Salem
Sumber: MuslimVillage

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Lagi, Siswi SMA Melapor Setelah Dicabuli Polisi Saat Ditilang

KIBLAT.NET, Batu – Masih segar dalam ingatan kasus pencabulan verbal oknum polisi yang mengajak hubungan...

Ahad, 12/06/2016 10:12 0

Artikel

Muslimah: Ramadhan Datang Haidh Pun Datang, Terus Ngapain?

KIBLAT.NET – Setiap perempuan dewasa melalui siklus menstruasi. Wanita tetap hidup dengan normal tetapi ibadah...

Ahad, 12/06/2016 09:38 0

Indonesia

Puasa Untuk Menurunkan Berat Badan? Ini Tipsnya

KIBLAT.NET – Berpuasa dengan niat menurunkan berat bada tidak dianjurkan. Tetapi bila mampu sekali menyeberang...

Ahad, 12/06/2016 07:19 0

Munaqosyah

Berapa Rakaat Shalat Tarawih yang Benar?

KIBLAT.NET – Bagi sebagian orang, adanya perbedaan dalam masalah fikih sudah tidak masalah. Tapi berbeda...

Sabtu, 11/06/2016 16:24 0

Artikel

AS Intensifkan Latgab Antiterorisme di Afrika, Ada Apa?

KIBLAT.NET, Tanzania – Menyusul serangkaian serangan di sejumlah hotel dan objek wisata lainnya yang memicu...

Sabtu, 11/06/2016 14:03 0

Indonesia

Jakarta Butuh Pemimpin dengan Kriteria Seperti Ini

KIBLAT.NET, Jakarta – KH. Didin Hafidhuddin mengatakan bahwa Jakarta membutuhkan pemimpin dari umat Islam, yaitu...

Sabtu, 11/06/2016 12:30 0

Indonesia

“Setelah Ada UU Terorisme Kok Terorisnya Mati Semua”

KIBLAT.NET, Jakarta – Ada satu kritik menarik yang dikeluarkan Wakil Pansus UU Terorisme, Hanafi Rais....

Sabtu, 11/06/2016 11:27 0

Indonesia

Pesantren Entrepreneur dan ACT Akan Bangun Rumah Tahfidz untuk Pengungsi Suriah

KIBLAT.NET, Jakarta – Pesantren Entrepreneur bersama dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT) telah bekerja sama untuk...

Sabtu, 11/06/2016 09:09 0

Indonesia

Ada yang Samakan Islam dan Komunisme, UBN: Setidaknya Ada Dua Perbedaan Mendasar

KIBLAT.NET, Jakarta – Pernyataan mencengangkan seorang aktivis mahasiswa Islam yang menyamakan komunisme dengan Islam kini...

Sabtu, 11/06/2016 07:01 0

Indonesia

ACT Minta Pemerintah Serius Bantu Suriah Bukannya Hambat Kerja Kemanusiaan

KIBLAT.NET, Jakarta – Krisis Suriah semakin lama berkepanjangan hingga jumlah korbannya tak lagi terhitung. Menanggapi hal...

Sabtu, 11/06/2016 06:41 0

Close