... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Suriah: Para Pihak Asyik Berperang, Sipil Terjebak Blokade, Bantuan Sulit Disalurkan

Foto: Warga Suriah yang terjebak dalam blokade perang (foto: Aranews)

KIBLAT.NET, Damaskus – Wakil Sekretaris Jenderal untuk Urusan Kemanusiaan, Stephen O’Brien mengkawatirkan kondisi warga sipil yang terjebak di sejumlah kota yang diblokade.

“Saya mengatakan kepada dewan bahwa ruang operasi pelaku kemanusiaan tengah menyusut akibat berbagai kekerasan dan serangan di Suriah yang terus meningkat,” katanya.

“Serangan baru-baru ini telah menciptakan darurat kemanusiaan baru dan membutuhkan strategi mengenai tantangan di daerah darurat yang ada,” tambahnya.

Pada hari Sabtu (04/06), O’Brien juga memperingatkan anggota DK PBB bahwa serangan terhadap fasilitas medis dan tenaga kesehatan terus meningkat dalam beberapa hari terakhir, meskipun pihaknya telah mengesahkan resolusi di Suriah.

“Ini tidak bisa diterima. Hal ini ada bahwa pihak-pihak yang terlibat konflik secara aktif telah melanggar hukum dasar perang. Sementara itu mereka juga masih menolak akses kemanusiaan di beberapa daerah,” tegasnya.

Dalam perkara ini, dia menekankan bahwa satu-satunya solusi yang berkelanjutan adalah mengangkat pengepungan yang ada di Suriah saat ini.

Di sisi lain, pejabat PBB ini juga membeberkan bahwa pihaknya telah mendorong untuk menyebarkan bantuan kemanusiaan di Suriah.

“Secara perlahan, kami telah menyalurkan kepada banyak orang. Sejak Januari kita telah menyalurkan lebih dari 820.000 bantuan. sementara ini kami akan mendorong kemajuan mengenai hal ini,” ungkapnya.

Dia mencatat bahwa pihaknya telah mampu mencapai 40 persen orang-orang di 14 dari 19 lokasi yang terkepung. Pihaknya mengirim pasokan penting serta menilai kebutuhan masyarakat dan memantau mereka.

BACA JUGA  Pasal Sangkar Besi Bagi Aktivis: Suatu Analisis Yuridis

Walau begitu, O’Brein mengatakan bahwa pihak PBB masih perlu persetujuan dari Pemerintah rezim Assad untuk menjamin keamanan dalam pengiriman bantuan melalui airdrops.

“Kita perlu persetujuan dari Pemerintah rezim Assad untuk menjamin keamanan yang diperlukan dalam melakukan airdrops. Kita perlu menekankan semua pihak untuk membebaskan warga sipil dan akses kemanusiaan,” jelasnya.

Pada tanggal 22 Februari 2014, Dewan Keamanan PBB mengeluarkan Resolusi 2139, dengan suara bulat menuntut diakhirinya penggunaan senjata sembarangan di wilayah sipil dan merujuk secara khusus untuk bom barel. Dewan juga menyatakan “niat untuk mengambil langkah lebih lanjut dalam kasus ketidakpatuhan dengan resolusi ini.”

Setahun setelah Dewan Keamanan membuat tuntutannya, ribuan bom barel lainnya telah dijatuhkan; membunuh ribuan warga sipil, termasuk hampir dua ribu anak.

Pada tanggal 6 Maret 2015, Dewan Keamanan PBB mengadopsi resolusi lebih eksplisit melarang penggunaan klorin sebagai senjata kimia di Suriah, mengacu pada resolusi sebelumnya, 2118, yang menuntut agar pemerintah Suriah menghancurkan persediaan senjata kimianya dan berhenti menggunakan itu dalam konflik.

Pada tanggal 16 Maret 2015, sebuah rumah sakit di Idlib merawat korban dari serangan bom barel yang membawa gas klorin. Sejak itu telah ada setidaknya tujuh lebih serangan kimia di Idlib. Pemerintah Suriah terus mengabaikan tiga resolusi Dewan Keamanan PBB yang dirancang untuk melindungi warga sipil dari bom barel dan senjata kimia.

BACA JUGA  Surat Terbuka untuk Macron: Abrahah Pun Dulu Meremehkan Kakbah

Masyarakat internasional telah sepakat bom harus berhenti. Namun Resolusi hanya berjalan di tempat.

Reporter: Dio Alifullah


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Ahok Tidak Suka Sekolah Wajibkan Jilbab untuk Siswi Muslim

KIBLAT.NET, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)mengeluarkan pernyataan kontroversial. Ahok meminta agar...

Ahad, 05/06/2016 07:00 0

Indonesia

Sejumlah Tokoh Jakarta Luncurkan Program Pendidikan Kepemimpinan (CSIL)

KIBLAT.NET, JAKARTA – Demi Terwujudnya pemimpin Muslim Ulul Albab dan negarawan yang konsisten dengan tuntunan...

Ahad, 05/06/2016 06:13 0

Indonesia

Operasi Tinombala di Poso: 3.000 Personel Aparat Memburu 18 Anggota Santoso

KIBLAT.NET, Poso – Perburuan kelompok Mujahidin Indonesia Timur pimpinan Santoso alias Santoso hingga saat ini...

Sabtu, 04/06/2016 18:48 0

Indonesia

Awal Puasa Ramadhan Tahun Ini Diperkirakan Berlangsung Serentak

KIBLAT.NET, Jakarta – Umat Islam Indonesia tahun ini diperkirakan mengawali puasa pada hari yang sama....

Sabtu, 04/06/2016 16:05 0

Indonesia

Polisi Belum Pastikan 1 Jenazah OTK di Hutan Poso sebagai Anggota Santoso

KIBLAT.NET, Poso – Satuan Tugas Operasi Tinombala 2016 masih menunggu laporan dari masyarakat yang merasa...

Sabtu, 04/06/2016 14:50 0

Indonesia

Jelang Ramadhan, Pemkot Bitung Robohkan Mushalla Ash-Shuhada

KIBLAT.NET, Bitung – Ketika menjelang Ramadhan, masjid dan mushalla di beberapa daerah biasanya diperindah dan...

Sabtu, 04/06/2016 14:13 0

Indonesia

Tito Karnavian Tolak Lembaga Pengawas BNPT

KIBLAT.NET, Jakarta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Tito Karnavian menolak wacana pembentukan lembaga pengawas...

Sabtu, 04/06/2016 12:00 0

Rohah

Kisah Heroik Marwan Hadid Versus Syiah Nushairiyah

Syaikh Marwan Hadid mengisahkan kepadaku, “Demi Allah, hari yang paling indah di dalam hidupku dan yang paling tenang detik-detiknya ialah hari-hari ketika aku menantikan diriku digiring ke tiang gantungan. Dan leherku dikalungi tali penjerat.”

Sabtu, 04/06/2016 10:09 0

Indonesia

LUIS Gerebek Tempat Prostitusi Berkedok Salon di Solo

KIBLAT.NET, Solo – Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) siang ini, Jum’at (03/05) sekitar pukul 13.30...

Jum'at, 03/06/2016 23:30 0

Indonesia

Sambut Ramadhan, PGSD Poso Canangkan Kegiatan Keagamaan di Berbagai Sekolah Dasar

KIBLAT.NET, Poso – Persatuan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Gugus 2 Kecamatan Poso Kota Kabupaten Poso...

Jum'at, 03/06/2016 22:51 0

Close