... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Tiga Ledakan Beruntun Guncang Pusat Pemerintahan Iraq

KIBLAT.NET, Baghdad – Lebih dari dua puluh orang tewas dan sekitar 50 lainnya luka-luka dalam tiga ledakan di pusat pemerintah Iraq, Bahgad, sepanjang Senin (30/05). Serangkian serangan bom ini terjadi di saat pemerintah Iraq bersama dengan milisi Syiah serta koalisi menggulirkan operasi militer merebut kota Fallujah, yang dikontrol ISIS.

Seperti dilaporkan Al-Jazeera melansir dari Reuters, sedikitnya 12 orang tewas dan lebih dari 12 lainnya luka-luka ketika sebuah mobil meledak di lingkungan Asy-Syu’ab, Baghdad Utara.

Ihsan Al-Khafaji, komandan militer Baghdad, mengatakan kepada kantor berita Anadolu Agency bahwa mobil tersebut terparkir di tepi jalan di dekat daerah wisata air terjun di daerah Asy-Syu’ab.

Serangan serupa juga terjadi di lingkungan Ath-Tharamiyah di pusat kota Baghad. Al-Khafaji menuturkan bahwa serangan kedua itu dilakukan oleh pelaku “bom bunuh diri”.

Menurut keterangannya, pelaku mengemudikan mobil sarat bom menuju markas polisi di darah tersebut. Anggota aparat yang mengetahui segera menembaki mobil yang mencoba menabrak markas polisi itu. Namun, pelaku berhasil lolos dari tembakan dan meledakkan diri di dekat markas polisi.

Serangan ketiga bersumber dari bom yang dipasang di motor. Insiden ini terjadi di kota Ash-Shadr dan menewaskan sedikitnya tiga orang dan melukai 14 lainnya.

Meski belum ada pihak yang bertanggung jawab, namun polisi Iraq yakin pola serangan semacam itu kerap dilakukan ISIS. Terlebih, saat ini mereka terdesak di Fallujah.

BACA JUGA  Diserang Jet Tempur Asing, Gudang Amunisi Milisi Syiah Irak Terbakar

Seperti diketahui, kampanye militer untuk merebut Fallujah telah digulirkan pekan lalu. Militer pemerintah, milisi suku, milisi Syiah dan koalisi AS dilaporkan terlibat dalam pertempuran ini. Menurut laporan media, para pejuang ISIS menarik diri dari sejumlah tempat akibat kampanye tersebut.

Sumber: Al-Jazeera
Penulis: Hunef Ibrahim

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Anggota Pansus: Masa Penahanan Terduga Teroris 30 Hari Tak Perlu

KIBLAT.NET, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Arsul Sani menilai perpanjangan masa penahanan bagi...

Selasa, 31/05/2016 08:41 0

Indonesia

Soal Revisi UU Terorisme, Komnas HAM Khawatirkan Terjadinya Excessive Power

KIBLAT.NET, Jakarta – Komnas HAM mempertanyakan usulan penambahan masa penahanan dalam revisi undang-undang terorisme. Pasalnya,...

Selasa, 31/05/2016 07:31 0

Indonesia

Tolak Kemusyrikan dan PKI, Ribuan Umat Islam Purwakarta Kembali Gelar Parade Tauhid

KIBLAT.NET, Purwakarta – Umat Islam Purwakarta kembali menggelar Parade Tauhid pada Ahad (29/05) kemarin. Acara yang...

Senin, 30/05/2016 21:01 0

Analisis

Taktik AQAP di Yaman: Setia Dengan Misi, Fleksibel dengan Aksi

Baca artikel sebelumnya: Mukalla Diserang Koalisi, Bisnis AQAP Terus Beroperasi. Satu Tahun di Bawah Administrasi Al-Qaidah...

Senin, 30/05/2016 20:32 0

Analisis

Mukalla Diserang Koalisi, Bisnis AQAP Terus Beroperasi

KIBLAT.NET – Al-Qaidah barangkali telah terusir keluar dari Mukalla, wilayah yang sempat mereka kuasai dan...

Senin, 30/05/2016 19:15 0

Artikel

Ini Catatan Kritis untuk Pansus RUU Tindak Pidana Pemberantasan Terorisme (Bag. 2)

Tulisan ini merupakan lanjutan dari halaman sebelumnya KIBLAT.NET – Ada sejumlah catatan kritis terkait UU...

Senin, 30/05/2016 18:00 0

Info Event

Asyiikk.. Ada 3 Buku Gratis Bertema Ramadhan dari Infaq Dakwah Center

KIBLAT.NET – Ramadhan adalah bulan yang didambakan kaum Muslimin seantero jagat, disambut dengan meningkatkan amal...

Senin, 30/05/2016 17:43 0

Artikel

Ini Catatan Kritis untuk Pansus RUU Tindak Pidana Pemberantasan Terorisme

KIBLAT.NET – Sejak dibentuk pada April 2016 lalu, Pansus Rancangan Undang-undang Tindak Pidana Pemberantasan Terorisme...

Senin, 30/05/2016 15:35 0

Indonesia

Pernyataan Pro-Rakyat Hanya Jadi Slogan Komunis untuk Merebut Kekuasaan

KIBLAT.NET, Jakarta – Komunis selalu mengatakan pro-rakyat dan mengusahakan kemakmuran. Slogan ini hanya sebagai tujuan...

Senin, 30/05/2016 14:54 0

Indonesia

Pengamat: Belum Ada Pasal yang Menindak Aparat pada Revisi UU Terorisme

KIBLAT.NET, Jakarta – Pasal-pasal yang ada pada UU No 15 Tahun 2003 tentang Tindak Pidana...

Senin, 30/05/2016 14:02 0

Close