... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Anggota Pansus: Masa Penahanan Terduga Teroris 30 Hari Tak Perlu

Foto: Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf, Arsul

KIBLAT.NET, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Arsul Sani menilai perpanjangan masa penahanan bagi terduga teroris dari tujuh hari ke tiga puluh hari itu tidak perlu. Sebab, dalam undang-undang terorisme yang sekarang laporan intelijen itu sudah jadi alat bukti.

“Sekarang kan undang-undangnya sudah lama tujuh hari, tapi diminta diperpanjang tiga puluh hari. Kan pemerintah dalam hal ini belum menyampaikan argumentasinya, kenapa sih kok harus tiga puluh hari? Menurut PPP, nggak perlu selama itu, kenapa? karena di dalam undang undang terorisme itu, laporan intelijen itu sudah satu alat bukti,” katanya kepada Kiblat.net pada Senin (30/05) di Jakarta.

“Kan tinggal kumpulkan alat bukti lain, kalau sudah terkumpul dua alat bukti, langsung tetapkan langsung sebagai tersangka. Kan kalau sudah ada alat bukti sudah ditahan, tidak dalam status penangkapan,” sambungnya.

Anggota dari fraksi PPP ini juga mengatakan, Secara umum dalam rapat perdana Pansus dengan pemerintah itu karena kebutuhan. Dianggap bahwa undang-undang yang ada sekarang itu belum mencangkup beberapa hal yang menurut pemerintah harus dipidana tapi karena tidak ada aturanya tidak bisa dipidana.

“Contoh orang pergi bergabung dengan ISIS di sana, kemudian berjuang di sana, atas nama jihad. Di banyak negara memang dipidana, contohnya di Malaysia dan Singapura sendiri. Itu kan pemerintah minta. Kan boleh saja, pemerintah memang berhak memberikan RUU inisiatif. Nah, apakah nanti akan diterima oleh DPR atau mengalami modifikasi, nanti dulu,” ungkapnya.

BACA JUGA  Ada Corona, Pengacara Ustadz ABB Ajukan Asimilasi dan Integrasi

Ia juga menjelaskan bahwa undang-undang terkait dengan korban terorisme masih ada kekurangan. “Untuk korban kan sebenarnya sudah ada untuk undang-undang terorisme yang sekarang. Tapi masih timpang, belum tajam,” pungkasnya.

Reporter: Taufiq Ishak
Editor: Hunef Ibrahim

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Arab Saudi

Perundingan Iran-Saudi Terkait Jamaah Haji Berakhir Buntu

KIBLAT.NET, Riyadh – Perundingan Saudi dan Iran berkenaan pemberangkatan jamaah haji kembali berakhir buntu. Perundingan...

Selasa, 31/05/2016 08:00 0

Analisis

Taktik AQAP di Yaman: Setia Dengan Misi, Fleksibel dengan Aksi

Baca artikel sebelumnya: Mukalla Diserang Koalisi, Bisnis AQAP Terus Beroperasi. Satu Tahun di Bawah Administrasi Al-Qaidah...

Senin, 30/05/2016 20:32 0

Analisis

Mukalla Diserang Koalisi, Bisnis AQAP Terus Beroperasi

KIBLAT.NET – Al-Qaidah barangkali telah terusir keluar dari Mukalla, wilayah yang sempat mereka kuasai dan...

Senin, 30/05/2016 19:15 0

Arab Saudi

Militer Iran Terlibat dalam Perang Fallujah, Begini Tanggapan Saudi

KIBLAT.NET, Riyadh – Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Adil Al-Jubeir mengatakan bahwa Iran telah mencampuri...

Senin, 30/05/2016 18:37 0

Artikel

Ini Catatan Kritis untuk Pansus RUU Tindak Pidana Pemberantasan Terorisme (Bag. 2)

Tulisan ini merupakan lanjutan dari halaman sebelumnya KIBLAT.NET – Ada sejumlah catatan kritis terkait UU...

Senin, 30/05/2016 18:00 0

Info Event

Asyiikk.. Ada 3 Buku Gratis Bertema Ramadhan dari Infaq Dakwah Center

KIBLAT.NET – Ramadhan adalah bulan yang didambakan kaum Muslimin seantero jagat, disambut dengan meningkatkan amal...

Senin, 30/05/2016 17:43 1

Artikel

Ini Catatan Kritis untuk Pansus RUU Tindak Pidana Pemberantasan Terorisme

KIBLAT.NET – Sejak dibentuk pada April 2016 lalu, Pansus Rancangan Undang-undang Tindak Pidana Pemberantasan Terorisme...

Senin, 30/05/2016 15:35 0

Irak

Milisi Syiah Iraq Hancurkan Lima Masjid Sunni di Al-Karmah

KIBLAT.NET, Baghdad – Tidak sampai satu hari, milisi Syiah telah menghancurkan lima masjid Sunni di...

Senin, 30/05/2016 14:15 0

Suriah

Sempat Tertunda oleh Hujan, Rezim Assad Kembali Serang Pemukiman Warga di Aleppo

KIBLAT.NET, Aleppo – Serangan udara rezim Bashar Assad kembali memakan korban warga sipil Suriah. Puluhan penduduk...

Senin, 30/05/2016 13:40 0

Irak

AS Mengaku Tewaskan 70 Tentara ISIS di Fallujah

KIBLAT.NET, Washington – Jubir koalisi AS, Kolonel Steve Warren mengklaim pihaknya telah membunuh seorang komandan...

Senin, 30/05/2016 12:31 0

Close