... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pertempuran di Fallujah, Warga Terancam Kelaparan dan Terbunuh

Foto: Warga Fallujah

KIBLAT.NET, Baghdad – Pertempuran antara militer Irak dengan pasukan ISIS kian memanas di kota Fallujah, Iraq. Dampaknya, terjadi krisis kemanusiaan di kota yang berada di bawah kendali ISIS tersebut. Penduduk pun terkepung di antara sengitnya pertempuran, banyak dari mereka yang kelaparan. Adapun ketika mereka berupaya melarikan diri dari kota, mereka terancam terbunuh. Hal itu sebagaimana dilaporkan oleh Dewan Pengungsi Norwegia (NRC) seperti dikutip Reuters, Kamis (26/05).

“Jika tetap tinggal di Fallujah maka mereka menghadapi krisis kelaparan, tetapi jika mencoba untuk melarikan diri nantinya mereka justru beresiko terbunuh,” ujar Koordinator NRC Beck Bakr Abdullah.

Menurut NRC, masih ada sekitar 50 ribu warga yang terperangkap di dalam kota dan mengalami kekurangan air, listrik serta bahan bakar. Adapun keluarga yang dilaporkan berhasil melarikan diri dari Fallujah sejak 36 jam terakhir hanya berkisar 40 keluarga, sebab beberapa tidak beruntung dan gagal keluar dari kota.

“Bahkan, ada seorang perempuan mengatakan kepada kami bahwa keluarganya hidup dengan meminum air Sungai Eufrat dan memakan kurma kering sebelum akhirnya berhasil melarikan diri dari Fallujah,” ujarnya.

Pasukan Pemerintah Irak bersama sekutunya telah melancarkan serangan untuk merebut Fallujah dari ISIS sejak Senin, 23 Mei lalu. Bahkan, sebelumnya mereka telah melakukan pengepungan selama enam bulan. Fallujah, kota basis Muslim Sunni Irak itu adalah kota pertama di Irak yang jatuh ke tangan ISIS pada Januari 2014. Sebelumnya, pasukan pemerintah Irak telah berhasil kembali menguasai kota Ramadi, ibukota provinsi Anbar di dekat Fallujah pada bulan Desember.

Menurut sumber rumah sakit utama di kota Fallujah melaporkan, setidaknya terdapat 4 warga sipil tewas dan 19 lainnya terluka oleh tembakan artileri di pusat Fallujah.

Dia menambahkan bahwa jumlah korban tewas sejak awal operasi militer pada hari Senin mencapai 47 orang, 30 dari mereka warga sipil dan 17 lainnya militan.

“Pertempuran di kota tersebut membuat NRC sulit untuk menilai situasi yang terjadi terhadap warga kota di Fallujah,” ujar Dewan Pengungsi Norwegia (NRC) salah satu kelompok bantuan kemanusiaan.

Melihat hal itu, Dewan PBB merasa khawatir terhadap keselamatan warga sipil di Fallujah. Sehingga meminta pihak-pihak yang bertempur untuk menjamin keselamatan penduduk yang berusaha lari dari kota itu untuk menghindari pertempuran.

Reporter : Hafidz Salman
Editor : Muhammad Rudy


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Tarbiyah Jihadiyah

Persiapkan Hati, Bulatkan Tekad Sebelum Berjihad

KIBLAT.NET – Allah mengetahui bahwa jihad amat berat di dalam hati manusia, tetapi Dia juga...

Jum'at, 27/05/2016 10:35 0

Indonesia

Mabes Polri Tahan Tiga Petinggi Aliran Sesat Gafatar

KIBLAT.NET, Jakarta – Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan Polri...

Jum'at, 27/05/2016 09:50 0

Rohah

Jika Teringat Keagungan Allah, Seorang Sultan Hanya Seperti Anak Kucing

KIBLAT.NET – “Saya mendengar Syaikh dan Imam berkata, Syaikh Al-Baji menuturkan; Syekh kami, `Izz Ad-Din, pergi...

Jum'at, 27/05/2016 09:35 0

Info Event

Meriahkan! “Tarhib Ramadhan” bersama Tangerang Sinergi di Lapangan Ahmad Yani

Dari hari ke hari, Tangerang semakin berkembang menjadi kota dengan beragam potensi, tak terkecuali potensi...

Jum'at, 27/05/2016 09:03 0

Opini

Jubir ISIS dan Perang Ahzab: Keraguan dan Jawaban Dr Hani As-Sibai

KIBLAT.NET – Beberapa kalangan melihat pidato terbaru juru bicara resmi Daulah Islam (IS/ISIS) Abu Muhammad...

Jum'at, 27/05/2016 06:00 3

Indonesia

Praktisi Kesehatan Jelaskan Banyaknya Kasus Kematian Akibat Miras

KIBLAT.NET, Jakarta – Praktisi kesehatan, Dr. Inggrid Tania, MSi menjelaskan bahwa nasib peminum alkohol kemungkinan...

Kamis, 26/05/2016 20:45 0

Indonesia

Awas, Ini Bahayanya Mengkonsumsi Minuman Beralkohol

KIBLAT.NET, Jakarta – Isu pencabutan Perda Miras saat ini menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat....

Kamis, 26/05/2016 19:20 0

Indonesia

Pengamat Terorisme: Ada Pasal yang Bias dalam Revisi UU Terorisme

KIBLAT.NET, Jakarta – Pengamat terorisme, Ridlwan Habib menilai ada beberapa pasal dalam revisi undang-undang terorisme...

Kamis, 26/05/2016 18:38 0

Indonesia

Ahok Ajak Debat Soal Status Bir Bukan Miras

KIBLAT.NET, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berpendapat minuman bir bukan termasuk miras...

Kamis, 26/05/2016 17:56 0

Indonesia

Kontras: DPR Jangan Terburu-buru Mengesahkan RUU Terorisme Sebelum Penegak Hukum Dievaluasi

KIBLAT.NET, Jakarta – Revisi undang-undang terorisme hingga saat ini masih menjadi perdebatan. Pasalnya, undang-undang baru...

Kamis, 26/05/2016 17:15 0

Close
CLOSE
CLOSE