PBB Hentikan Sementara Upaya Negosiasi di Suriah

KIBLAT.NET, Jenewa – Utusan PBB untuk Suriah, Staffan de Mistura mengatakan bahwa tidak ada babak baru pembicaraan Suriah di Jenewa dalam dua atau tiga minggu mendatang.

Berbicara mengenai peran DK PBB di Suriah saat ini, de Mistura mengungkapkan bahwa pihaknya harus melihat perkembangan gencatan senjata dan penyaluran bantuan kemanusiaan di lapangan.

“Dewan telah meniatkan diri untuk memulai putaran pembicaraan berikutnya sesegera mungkin, tapi tentu saja tidak akan terjadi dalam sua atau tiga minggu ke depan,” ujarnya.

Dalam laporan hari Kamis (26/05), pihak PBB sendiri mengaku resah dengan blokade yang dilancarkan rezim Assad terhadap satu juta orang di wilayah-wilayah seperti Daraya, Muaddamiyah dan al-Waer.

“Kami masih gagal (menjangkau) masyarakat Daraya, Muaddamiyah dan al-Waer. Tiga tempat itu sangatlah penting karena situasi di sana sedang genting,” ujar Jan Egeland sebagaimana dilansir dari kantor berita Anadolu Agency.

“Anaka-anak sangat kekurangan gizi di tempat-tempat itu, mereka akan sekarat bila mana kita tidak bisa menjangkau tempat tersebut,” tambahnya.

Terkait kondisi Suriah saat ini, angkatan bersenjata rezim Assad dilaporkan kembali mengintensifkan serangannya di provinsi Lattakia, barat laut Suriah.

Bahkan, beberapa sumber lokal mengatakan bahwa selama supuluh hari terakhir ini, tentara Assad telah menewaskan 71 orang dalam operasi serangannya di Pegunungan Turkmen dan Jabal Akrad, Lattakia.

Reporter: Dio Alifullah
Editor: Hunef Ibrahim

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat