Jet Rusia dan Suriah Bombardir Jalur Pasokan Pejuang di Aleppo

KIBLAT.NET, Aleppo – Observatorium Hak Asasi Manusia Suriah mengatakan, sejumlah jet tempur Rusia dan rezim Assad kembali melancarkan serangan udara di Aleppo dengan menargetkan rute pasokan pejuang oposisi di wilayah tersebut.

“Pesawat tempur Rusia dan Suriah bersama-sama melancarkan serangan udara di jalan Castello Aleppo untuk pertama kalinya, sejak adanya gencatan senjata,” kata kepala observatorium HAM Suriah, Rami Abdel Rahman kepada Anadolu Agency.

“Mereka (Rusia dan rezim Assad) melancarkan serangan udara tersengit sejak adanya (gencatan senjata) pada Februari silam, dan mereka juga yang melakukan serangan untuk pertama kalinya sejak gencatan senjata,” tambahnya.

Jalan Castello yang menjadi incaran serangan udara Rusia dan rezim Assad sendiri merupakan jalur pasokan penting bagi para pejuang oposisi Suriah di wilayah Aleppo.

Dalam laporan yang dibuat oleh Middle East Monitor pada Senin (23/05) menyebutkan bahwa bentrokan antara tentara rezim dan pejuang oposisi di kota Aleppo telah menewaskan 300 warga sipil selama beberapa bulan terakhir.

Perlu diketahui, serangan ini diluncurkan setelah  Rusia mengajak Amerika Serikat untuk melancarkan aksi bersama menargetkan Jabhah Nusrah cabang Al-Qaidah di Suriah. Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu mengatakan bahwa Moskow telah mengusulkan ajakan itu ke Washington.

Termasuk bagian ajakan itu menargetkan jalur pasokan pejuang Suriah, terutama di wilayah Aleppo. Namun, juru bicara Departemen Luar Negeri AS (John Kirby) menyatakan bahwa “tidak ada kesepakatan untuk melakukan serangan udara bersama dengan Rusia di Suriah”.

 

Reporter: Dio Alifullah
Editor: Hunef Ibrahim

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat