... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Rusia Ingin Ahrar Syam dan Jaisyul Islam Masuk dalam Daftar Teroris, PBB: Kita Tolak

Foto: Ahrar Syam

KIBLAT.NET, Washington – Amerika Serikat menolak permintaan Rusia ke Dewan Keamanan PBB untuk menempatkan dua gerakan oposisi Suriah Ahrar Syam dan Jaisyul Islam ke dalam daftar terorisme.

Washington menyatakan, langkah untuk memutuskan gerakan oposisi Suriah Ahrar Syam dan Jaisyul Islam sebagai teroris akan menimbulkan banyak konsekuensi serius dalam usaha perdamaian di Suriah.

Koresponden Al-Jazeera di PBB mengatakan pada Selasa (26/04) bahwa Rusia mengajukan permohonan kepada Komite Sanksi Dewan Keamanan PBB untuk memasukkan gerakan Ahrar Syam dan Jaisyul Islam dalam daftar kelompok teroris karena diklaim memiliki hubungan dengan ISIS dan Al-Qaidah.

Duta Besar Rusia untuk PBB, Vitaly Churkin mengatakan bahwa permohonan itu dilakukan berdasarkan hubungan mereka dengan Al-Qaidah dan ISIS secara ideologi, organisasi dan finansial.

Sedangkan Komite Sanksi Dewan Keamanan PBB menolak untuk memasukkan kelompok apapun dalam daftar sanksi tanpa ada kesepakatan dengan para anggota Dewan Keamanan PBB.

Seorang diplomat Dewan Keamanan mengatakan bahwa kebijakan Rusia merupakan hal yang tidak membantu, bahkan sebagai upaya untuk memecah belah Suriah.

Diplomat, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya, menjelaskan bahwa Jaisyul Islam merupakan gerakan berpengaruh di kalangan kelompok-kelompok bersenjata di Suriah.

Gerakan itu juga terlibat dalam Komite Tinggi Negosiasi yang didirikan di Riyadh pada bulan Desember, mewakili oposisi dalam pembicaraan damai dengan rezim Suriah, yang dibuat di bawah naungan PBB.

BACA JUGA  Pembubaran Pengajian; Saat Cinta Tanah Air Melebihi Cinta Sesama Muslim

Sedangkan Ahrar Syam turut terlibat dalam perundingan Riyadh, meski pada akhirnya mengundurkan diri sebagai bentuk protesnya kerana dianggap kelompok marginal revolusioner, dan tidak berpartisipasi dalam putaran pembicaraan di Jenewa.

Menanggapi proposal Rusia tersebut, Ketua Delegasi Komite tinggi pembicaraan Jenewa, Brigadir Asaad Al Zoubi, mengatakan bahwa oposisi tidak terkejut dengan permintaan Rusia kepada Dewan Keamanan yang berusaha menstigma Ahrar Syam dan Jaisyul Islam ke dalam daftar teroris.

Kepada Al-Jazeera Zoubi merasa hal itu wajar karena ia menilai Rusia merupakan tangan kanan dan juru bicara untuk Rezim Suriah Bashar Assad dalam setiap negosiasi.

Sumber: Al-Jazeera
Penulis: Syafi’i Iskandar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Awal Ramadhan dan Syawal Yayasan Al-Azhar Bareng dengan Muhammadiyah

KIBLAT.NET, Jakarta – Bulan Ramadhon tinggal menghitung hari. Untuk menetapkan awal Ramadhan dan Syawal, Yayasan Pendidikan Islam...

Kamis, 28/04/2016 14:30 0

Indonesia

Umat Islam Solo: Pecat Ruhut Sitompul

KIBLAT.NET, Solo – Pernyataan nyleneh anggota Komisi III Ruhut Sitompol terhadap pengaduan beberapa lembaga atas pelanggaran...

Kamis, 28/04/2016 14:00 0

Indonesia

Komnas Perlindungan Anak: Seperti Narkoba, Rokok Juga Harus Diwaspadai

KIBLAT.NET, Jakarta – Pemerhati anak Seto Mulyadi yang akrab disapa Kak Seto mengatakan, prevalensi merokok...

Kamis, 28/04/2016 13:30 0

Info Event

Hadiri!! Tabligh Akbar dengan Tema “Mengapa Umat Islam Selalu Terzalimi”

Mengundang Seluruh kaum Muslimin untuk hadir dalam acara Tabligh Akbar Sehari Bersama Tokoh Islam, dengan...

Kamis, 28/04/2016 13:12 0

Indonesia

Pemuda Muhammadiyah: Densus 88 Mengedepankan Nalar Perang dari Proses Hukum

KIBLAT.NET, Jakarta – Amnesty Internasional beberapa waktu lalu mendesak pemerintah Indonesia untuk melakukan evaluasi terkait...

Kamis, 28/04/2016 12:30 0

Artikel

Masjid Dekat dan Masjid Jauh, Pilih Mana ya?

KIBLAT.NET – Sebagaimana diketahui bersama bahwa di antara hikmah disyariatkannya shalat berjamaah adalah untuk mempererat...

Kamis, 28/04/2016 10:00 0

Video Kajian

Fiqih Masbuq dalam Shalat Jumat [Dr Ahmad Zain An Najah, MA]

KIBLAT.NET – Shalat Jumat merupakan shalat yang dilakukan sepekan sekali dan hukumnya wajib bagi umat...

Kamis, 28/04/2016 09:30 0

Indonesia

Selamat Jalan, Kyai Ali Mustafa Yaqub

KIBLAT.NET, Jakarta — Kembali, umat Islam Indonesia kehilangan tokoh panutan. Mantan Imam Masjid Istiqlal, Prof....

Kamis, 28/04/2016 08:18 0

Indonesia

Innalillahi, KH Ali Mustafa Yaqub Meninggal Dunia

KIBLAT.NET, Jakarta – Kabar duka kembali menghampiri umat Islam Indonesia. Mantan Imam Besar Masjid Istiqlal,...

Kamis, 28/04/2016 08:11 0

Artikel

Penarikan Anggota AQAP dari Al-Mukalla dan Arahan Syaikh Al-Wuhaysi

KIBLAT.NET, Hadramaut – Penarikan diri para pejuang Al-Qaidah dari ibukota Provinsi Hadramaut, Al-Mukalla, sangat mengejutkan...

Kamis, 28/04/2016 08:00 0

Close