... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Yaman Klaim Rebut Benteng Terakhir AQAP di Wilayah Pesisir

Foto: Tank militer Yaman/ilustrasi

KIBLAT.NET, Sanaa – Pemerintah Yaman, Selasa (26/04), mengklaim berhasil merebut benteng terakhir AQAP di kota Ghayl Bawazir di pesisir selatan Yaman, dua hari pasca perebutan kota Al Mukalla, ibu kota provinsi Hadramaut.

Menurut keterangan militer dan warga setempat, pasukan pro-pemerintah saat ini telah memasuki kota Ghayl Bawazir. Kota ini terletak sekitar 800 km dari ibu kota Sanaa. Tetapi pasukan masih dalam keadaan waspada jika mendapatkan serangan balasan dari AQAP.

Sebelumnya, pasukan Yaman yang dibantu oleh koalisi Saudi pada Sabtu meluncurkan serangan menargetkan AQAP di provinsi kaya minyak bumi tersebut. Baku tembak dan saling serang sempat terjadi, sebelum AQAP memutuskan untuk menarik diri dari pusat kota.

Ahmed Saeed bin Borek, Gubernur Hadramuat telah kembali ke Kota Mukalla pada hari Selasa. Kepada Al-Jazeera ia berharap instansi pemerintahan di Mukalla dapat bekerja kembali seperti dahulu.

“Kami menginginkan perdamaian, kantor-kantor pemerintah dan fasilitas seperti departemen paspor kembali dibuka. Tidak ada yang lebih dari itu,” ungkapnya kepada Al-Jazeera.

Ghayl Bawazir dikenal juga dengan daerah perkebunan. Kota di pesisir Yaman ini sudah lama menjadi tempat yang aman bagi Al-Qaidah. Bahkan pada masa pemerintahan mantan Presiden Ali Abdullah Saleh.

Perlu dicatat, kemenangan cepat militer Yaman merebut Al-Mukalla dan sekitarnya tak lepas dari strategi Al-Qaidah yang melindungi warga sipil. Menurut pengamat urusan gerakan Islam, Dr Abdul Aziz Al-Hamad, AQAP berupaya menghindari pertempuran berdarah yang berdampak banyaknya korban sipil.

Sebagaimana kerap terjadi, pemerintah Yaman dan sekutunya jika meluncurkan serangan terhadap Al-Qaidah tanpa pandang bulu. Semua orang yang berada di wilayah kontrol Al-Qaidah adalah sasaran yang sah, meskipun itu sipil.

Sumber: Al-Jazeera
Penulis: Hunef Ibrahim

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Muhammadiyah Akan Laporkan Ruhut Sitompul ke MKD

KIBLAT.NET, Jakarta – Organisasi Islam Muhammadiyah akan melaporkan Anggota Komisi III DPR RI Ruhut Sitompul...

Rabu, 27/04/2016 11:17 0

Indonesia

CIIA: Kasus Siyono Bongkar Persoalan Kontra Terorisme

KIBLAT.NET, Jakarta – Direktur The Community of Ideological Islamic Analyst (CIIA), Harits Abu Ulya, menyatakan...

Rabu, 27/04/2016 09:45 0

Indonesia

Meski Warganya Dieksekusi, Kanada Tak Akan Tebus Sandera Lainnya

KIBLAT.NET, Ottawa – Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau, menegaskan bahwa negeranya tak akan mengeluarkan sepersen...

Rabu, 27/04/2016 08:42 0

Indonesia

CIIA Desak Amnesty Internasional Usut Pelanggaran HAM Polri

KIBLAT.NET, Jakarta – Direktur The Community of Ideological Islamic Analyst (CIIA), Harits Abu Ulya meminta...

Rabu, 27/04/2016 07:46 0

Indonesia

KontraS Angkat Bicara Soal Penolakan Ayah Siyono di Sidang Propam

KIBLAT.NET, Jakarta – Staf Divisi Perlindungan Hukum dan Politik Komisi untuk Orang Hilang dan Kekerasan...

Rabu, 27/04/2016 07:05 0

Indonesia

Hukuman Mati Dinilai Berikan Efek Jera Bagi Koruptor

KIBLAT.NET, Jakarta – Meski masih terus menjadi perdebatan, hukuman mati dianggap berdampak positif bagi tindak...

Rabu, 27/04/2016 06:30 0

Indonesia

Hilangkan Nyawa Siyono, Legislator: Harus Ada Hukuman Fisik untuk Densus 88

KIBLAT.NET, Jakarta – Anggota Densus 88 yang terlibat dalam penangkapan dan berujung pada kematian Siyono...

Rabu, 27/04/2016 05:48 0

Artikel

Ketika Adab dan Rasa Percaya Diri Muslim Telah Hilang

KIBLAT.NET – Saat ini ada suatu penyakit mental serius yang menjangkiti sebagian kaum Muslimin. Yaitu...

Selasa, 26/04/2016 21:33 0

Wilayah Lain

Dua Aktivis Homoseksual Bangladesh Dieksekusi Mati Orang Tak Dikenal

KIBLAT.NET, Dhaka – Dua orang aktivis homoseksual di Bangladesh dieksekusi orang tak dikenal. Salah satu...

Selasa, 26/04/2016 19:55 0

Indonesia

Sidang Etik Tertutup Dinilai Tunjukkan Polri Tak Mau Transparan

KIBLAT.NET, Jakarta – Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri tengah memproses kasus pelanggaran prosedur yang...

Selasa, 26/04/2016 19:00 0

Close