... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Diserbu Kelompok Oposisi dan Artileri Turki, ISIS Mundur dari Kafr Ghan di Aleppo

Foto: Peta Aleppo. Sumber: Stockphoto

KIBLAT.NET, Aleppo – Setelah bentrok dengan para militan Negara Islam (ISIS), para pejuang oposisi Suriah berhasil mengambil alih daerah Kafr Ghan di provinsi Aleppo utara.

Berbicara kepada kantor berita ARA pada Selasa (26/04), Saleh al-Zein, jubir kelompok oposisi mengatakan bahwa sejumlah faksi oposisi, termasuk brigade Sultan Murad dan brigade 13 berhasil merebut kendali kota Kafr Ghan setelah bertempur dengan militan ISIS.

Sehubungan dengan hal ini, jubir faksi oposisi tersebut juga mengkonfirmasikan bahwa tembakan artileri dari Turki yang menghantam sejumlah wilayah ISIS juga membantu dalam perebutan wilayah ini.

“Kemajuan yang kami dapatkan ada hubungannya dengan tembakan arliteri Turki ke markas ISIS di kota al-Raee, Jarez dan Jam al-Naher, yang menyebabkan kelompok tersebut mengalami kerugian yang signifikan,” bebernya.

Sementara itu, militan ISIS lantas melancarkan serangan balasan dengan menargetkan pertemuan kelompok oposisi di kota Kafr Ghan dengan serangan bom mobil. Tapi, hal itu langsung dipukul balik oleh oposisi.

Pada dua pekan sebelumnya, para militan ISIS berhasil menguasai kota kota strategis al-Raee di Aleppo utara setelah berlangsungnya kontak senjata dengan kelompok oposisi.

Lantas, kelompok oposisi saat ini kembali melakukan penyerangan guna merebut kembali wilayah al-Raee dari ISIS. Bahkan, mereka juga telah memblok jalur pasokan di wilayah perbatasan Turki untuk memaksa ISIS menarik diri dari wilayah tersebut.

Wilayah Aleppo merupakan kota terbesar kedua yang menjadi pusat perdagangan di Suriah karena letak wilayahnya yang strategis.

BACA JUGA  Tekan Penyebaran Covid-19, Turki Kurangi Aktivitas Pasukan di Suriah

Bahkan, telah banyak bangsa yang menaklukan Aleppo dan tercatat dalam sejarah, mulai dari Hitit (2000 SM), Mesir dan Asiria (abad ke-8 SM), Persia (abad ke-6 SM), Macedonia (332 SM), Romawi (64 SM), Arab (635 M), Tatar (1260), Mongol (1398), Kesultanan Utsmaniyah (1517 M), dan Perancis (1920 M).

Sumber: Ara News
Penulis: Dio Alifullah


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Turki

Lawan ISIS di Suriah, Turki Tempatkan Senjata Berat di Perbatasan

KIBLAT.NET, Ankara – Turki telah bersepakat dengan Amerika Serikat untuk menempatkan senjata berar di wilayah...

Rabu, 27/04/2016 12:30 0

Indonesia

Muhammadiyah Akan Laporkan Ruhut Sitompul ke MKD

KIBLAT.NET, Jakarta – Organisasi Islam Muhammadiyah akan melaporkan Anggota Komisi III DPR RI Ruhut Sitompul...

Rabu, 27/04/2016 11:17 0

Indonesia

CIIA: Kasus Siyono Bongkar Persoalan Kontra Terorisme

KIBLAT.NET, Jakarta – Direktur The Community of Ideological Islamic Analyst (CIIA), Harits Abu Ulya, menyatakan...

Rabu, 27/04/2016 09:45 0

Indonesia

Meski Warganya Dieksekusi, Kanada Tak Akan Tebus Sandera Lainnya

KIBLAT.NET, Ottawa – Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau, menegaskan bahwa negeranya tak akan mengeluarkan sepersen...

Rabu, 27/04/2016 08:42 0

Indonesia

CIIA Desak Amnesty Internasional Usut Pelanggaran HAM Polri

KIBLAT.NET, Jakarta – Direktur The Community of Ideological Islamic Analyst (CIIA), Harits Abu Ulya meminta...

Rabu, 27/04/2016 07:46 0

Indonesia

KontraS Angkat Bicara Soal Penolakan Ayah Siyono di Sidang Propam

KIBLAT.NET, Jakarta – Staf Divisi Perlindungan Hukum dan Politik Komisi untuk Orang Hilang dan Kekerasan...

Rabu, 27/04/2016 07:05 0

Indonesia

Hukuman Mati Dinilai Berikan Efek Jera Bagi Koruptor

KIBLAT.NET, Jakarta – Meski masih terus menjadi perdebatan, hukuman mati dianggap berdampak positif bagi tindak...

Rabu, 27/04/2016 06:30 0

Indonesia

Hilangkan Nyawa Siyono, Legislator: Harus Ada Hukuman Fisik untuk Densus 88

KIBLAT.NET, Jakarta – Anggota Densus 88 yang terlibat dalam penangkapan dan berujung pada kematian Siyono...

Rabu, 27/04/2016 05:48 0

Artikel

Ketika Adab dan Rasa Percaya Diri Muslim Telah Hilang

KIBLAT.NET – Saat ini ada suatu penyakit mental serius yang menjangkiti sebagian kaum Muslimin. Yaitu...

Selasa, 26/04/2016 21:33 0

Wilayah Lain

Dua Aktivis Homoseksual Bangladesh Dieksekusi Mati Orang Tak Dikenal

KIBLAT.NET, Dhaka – Dua orang aktivis homoseksual di Bangladesh dieksekusi orang tak dikenal. Salah satu...

Selasa, 26/04/2016 19:55 0

Close