... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Download

Download Lapsus Syamina: Gagal di Suriah, PBB Membuat Prevent Violent Extremism

KIBLAT.NET – Konflik di Suriah kini memasuki tahun kelima. Jumlah korban semakin meningkat, hingga mendekati 500.000 korban jiwa. Bagi rakyat Suriah, pengeboman, pembunuhan dan penyiksaan adalah horor yang mereka hadapi setiap hari. Suriah mengungkap sebuah fakta tentang ketidakberdayaan Dewan Keamanan PBB di era rivalitas yang tajam hari ini. Karena di Suriah, sistem di PBB bekerja, tapi tidak untuk rakyat Suriah.

Apa yang terungkap dari konflik di Suriah tentang PBB adalah bahwa sistem tersebut “tidak bermoral”, bahkan saat ia “berfungsi” sekalipun. Ia dipasang untuk menjalankan kepentingan great powers—dan mengurangi kemungkinan terjadinya perang di antara mereka. Sistem tersebut memberikan sebuah tatanan dasar. Tapi, tatanan tersebut jauh dari keadilan—sebagaimana yang kita lihat di Suriah, dan gagal untuk menghadirkan perdamaian.

Banyak yang terkejut dengan meningkatnya eskalasi kekerasan yang terjadi di sana. Namun, sejatinya hal yang paling mengejutkan adalah semua orang terkejut dengan kegagalan PBB tersebut. PBB adalah organisasi yang cacat yang tidak mampu untuk mencapai tujuan-tujuan yang ia nyatakan, apalagi memenuhi kebutuhan dan harapan berbagai pihak yang tertindas dan mengalami penderitaan di seluruh dunia—yang menjadikan PBB sebagai harapan terakhir mereka.

Setelah berulangkali mengeluarkan resolusi untuk mengatasi konflik di Suriah, dengan rapor buruk, PBB mengeluarkan Plan of Action to Prevent Violent Extremism (PVE).

Dengan program PVE-nya, Barat berusaha mendefenisikan ulang Islam. Meski dalam retorikanya ingin perdamaian dan persatuan, realitanya mereka justru berusaha memecah belah Islam dengan membuat pengelompokan: Islam moderat dan Islam ekstrim. Padahal, “Islam adalah Islam, dan akan selalu demikian hingga hari kiamat.”

BACA JUGA  Riwayat Gas Sarin, Pemusnah Massal yang Populer Selama Perang Dunia II

Mungkin, mereka bisa memotong seluruh bunga, namun mereka tidak bisa mencegah datangnya musim semi.

Download Laporan Khusus Syamina Edisi 06/April 2016 di sini.

Download Lapsus Syamina: Gagal di Suriah, PBB Membuat Prevent Violent Extremism
... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Soal Kiriman Surat Kaleng, ISAC: Ada Upaya Pelemahan Muhammadiyah dan Komnas HAM dalam Advokasi Siyono

KIBLAT.NET, Klaten – Belum lama ini Pengurus Pusat Muhammadiyah mendapat surat keleng yang intinya mempertanyakan...

Sabtu, 16/04/2016 18:55 0

Amerika

Pesawat Ini Diklaim AS Mampu Mengacaukan Komunikasi ISIS

KIBLAT.NET, Washington – Amerika Serikat telah mengerahkan pesawat taktis ke garis depan pertempuran yang mampu...

Sabtu, 16/04/2016 17:53 0

Artikel

Anda Dapat Menghindari Kemacetan dengan Fitur Baru Google Maps Ini

KIBLAT.NET, Jakarta – Google Maps saat ini telah resmi meluncurkan feature terbarunya yaitu mencari jalan...

Sabtu, 16/04/2016 16:31 0

Indonesia

Beda Alasan BNPT dan Menkopulhukam soal Pemindahan Abu Bakar Ba’asyir

KIBLAT.NET, Jakarta – Ustadz Abu Bakar Ba’asyir yang mendapat vonis pengadilan sebagai tersangka terorisme dipindahkan...

Sabtu, 16/04/2016 15:55 0

Turki

OKI: Iran Mendukung Terorisme

KIBLAT.NET, Istanbul – Para pemimpin dari 50 lebih negara-negara Muslim yang tergabung dalam Organisasi Kerjasama...

Sabtu, 16/04/2016 14:19 0

Indonesia

“Berkaca pada Luar Negeri, Setiap Ada Syiah Pasti Memberontak”

KIBLAT.NET, Jakarta – Mejelis Ulama Indonesia wilayah Jawa Timur memperingatkan, kelompok Syiah jika dibiarkan menjadi...

Sabtu, 16/04/2016 12:30 0

Indonesia

Komisioner Komnas HAM Mendapat Teror Pasca Autopsi Siyono

KIBLAT.NET, Jakarta – Pasca pengumuman hasil autopsi Siyono, Komisioner Komnas HAM Siane Indriyani mengaku mendapatkan...

Sabtu, 16/04/2016 12:15 0

Opini

Densus 88 dan BNPT, Buka Dulu Topengmu!

KIBLAT.NET – Sebagaimana yang diwartakan Republika.co.id tanggal 15 April 2016, Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme...

Sabtu, 16/04/2016 12:00 0

Indonesia

Penistaan Agama Masih Berulang, MUI: Itu Karena Tidak Ada Efek Jera

KIBLAT.NET, Jakarta – Maraknya penistaan Agama di Indonesia yang cenderung berulang dinilai akibat tidak adanya...

Sabtu, 16/04/2016 11:30 0

Indonesia

MUI Jatim: Ada Perubahan Nilai Penguasa di Balik Sukesnya Acara Syiah di Bondowoso

KIBLAT.NET, JAKARTA – Ketua Majelis Ulama Indonesia wilayah Jawa Timur, KH. Abdul Somad Buchori, mengatakan...

Sabtu, 16/04/2016 11:00 0