... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Lagi, Helikopter Tempur Rusia Jatuh di Suriah

Foto: Heli Rusia terbakar setelah jatuh di Suriah

KIBLAT.NET, Damaskus – Helikopter tempur Rusia jenis Mi-28N telah jatuh di Suriah dan menewaskan dua pilotnya.

Kementerian Pertahanan Rusia lantas mengkonfirmasikan jatuhnya helikopter di provinsi Homs ini, namun belum diketahui penyebab jatuhnya helikopter dan mengklaim bukan akibat dari tembakan oposisi.

“Kami sudah mengirim sekelompok petugas untuk menyelidiki insiden ini,” katanya seraya membeberkan bahwa pihaknya telah menemukan jasad pilot tersebut dan dibawa ke pangkalan udara Hmeymim di provinsi Latakia.

Pada tanggal 14 Maret lalu, Presiden Rusia (Vladimir Putin) telah mengumukan akan menarik sebagian militernya dari Suriah. Namun, setengah pasukan udara masih melancarkan invasi militernya untuk mendukung rezim Assad.

Akan tetapi, pada kenyataannya Rusia malah memperbanyak jumlah pesawat tempurnya di Suriah. Seorang analis lantas berkomentar, Kremlin kini telah mengandalkan helikopter untuk mendukung rezim Assad.

Helikopter Mi-28N sendiri merupakan helikopter yang setara dengan Apache milik AS. Sejumlah helikopter tersebut mengambil bagian dalam operasi rezim Assad dalam merebut wilayah Palmyra kuno dengan menembakkan roket anti-tank untuk menghancurkan kendaraan lapis baja.

Kecelakaan ini juga merupakan insiden ketiga jet tempur Rusia yang jatuh di wilayah Suriah. Sebelumnya, Sukhoi-24 Rusia telah dihancurkan oleh angkatan udara Turki pada 24 November.

Setelahnya, helikopter yang dikirim untuk menyelamatkan pilot Rusia ditembak jatuh oleh pejuang oposisi Suriah pasca jatuhnya Sukhoi-24 Moskow oleh Turki.

BACA JUGA  Demontrasi Warga Suriah: Penjajah Rusia Harus Pergi!

Walau begitu, rezim Assad dan Rusia dikabarkan siap meluncurkan pertempuran besar untuk merebut kota Aleppo dari pejuang oposisi.

Kepala Staf Umum Militer Rusia, Letnan Jenderal Sergei Rudskoy juga memaparkan bahwa pihaknya dan dan tentara rezim Assad akan mengarahkan target mereka untuk menggagalkan operasi Jabhah Nushrah, yang akan memotong jalur Aleppo-Damaskus. Pernyataan ini seakan membenarkan rencana operasi besar-besaran militer Suriah dan Rusia di Aleppo.

Pernyataan dua sekutu itu keluar setelah Jabhah Nusrah bersama faksi lainnya meraih kemajuan di pedesaan Aleppo. Pekan lalu, cabang Al-Qaidah itu merebut kota El-Eis. Kota tersebut sangat strategis karena memungkinkan memutus jalan utama Aleppo-Damaskus.

Sumber: Reuters
Penulis: Dio Alifullah


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Kontras: Model Penegakan Hukum Densus 88 Dapat Merugikan Kehidupan Seseorang

KIBLAT.NET, Jakarta – Dalam rapat dengar pendapat Komisi III DPR RI dengan Komnas HAM, Pimpinan...

Rabu, 13/04/2016 07:30 0

Indonesia

Serahkan Berkas Pelanggaran Densus 88 ke Komisi III, KontraS Tantang untuk Ditindaklanjuti

KIBLAT.NET, Jakarta – Komisi untuk orang hilang dan korban tindak kekerasan (KontraS)‎ menyerahkan hasil pantauannya...

Rabu, 13/04/2016 07:15 0

Indonesia

Dinilai Sering Beropini tentang Kasus Siyono, Anggota Komisi III: Kadiv Humas Seharusnya Dipecat

KIBLAT.NET, Jakarta – Terkait kasus kematian Siyono, Komisi III DPR RI pada Selasa siang (12/04)...

Rabu, 13/04/2016 06:54 0

Indonesia

Kasus Sumber Waras, Hingga 10 Jam Ahok Masih Diperiksa KPK

KIBLAT.NET, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama belum kunjung keluar dari Gedung Komisi...

Selasa, 12/04/2016 21:18 0

Indonesia

DPR Bentuk Pansus Revisi UU Terorisme, Ini Anggotanya

KIBLAT.NET, Jakarta – Revisi UU Terorisme masih menjadi pembahasan pemerintah. Dalam hal ini, DPR RI...

Selasa, 12/04/2016 20:45 0

Indonesia

Kapolri Menilai Tindakan Densus 88 Tidak Berlebihan

KIBLAT.NET, Jakarta – Selama ini, tindakan Densus 88 dalam menangani terduga teroris dianggap berlebihan. Hal tersebut...

Selasa, 12/04/2016 18:00 0

Opini

Anak Telantar, Korban Kemiskinan Sistemik

KIBLAT.NET – Kasus kemiskinan ternyata tak hanya memberikan kontribusi dalam bertambahnya angka pengangguran dan kasus...

Selasa, 12/04/2016 17:30 0

Philipina

Buru Kelompok Abu Sayyaf, Filipina Kerahkan Regu Elite Tambahan 

KIBLAT.NET, Manila – Angkatan Bersenjata Filipina kembali mengerahkan pasukan anti-teror tambahan untuk memburu kelompok Abu...

Selasa, 12/04/2016 17:00 0

Munaqosyah

Ulil Amri yang Wajib Ditaati

KIBLAT.NET – Belakangan ini, tema ulil amri kembali hangat diperbincangkan di sosial media. Meski sudah...

Selasa, 12/04/2016 16:30 5

Indonesia

RDP Komisi III Soal Kasus Siyono: Penjelasan Kapolri Bertentangan dengan Temuan Komnas HAM

KIBLAT.NET, Jakarta – Komisi III DPR RI siang ini melakukan rapat dengar pendapat dengan Komnas...

Selasa, 12/04/2016 16:11 0

Close
CLOSE
CLOSE