... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Keluarga Ungkap Kejanggalan-Kejanggalan dalam Proses Penahanan Kuswanto

Foto: Densus 88 gerebek rumah Kuswanto di Pamulang pada Kamis, (28/01).

KIBLAT.NET, Pamulang – Korban salah tangkap oleh Densus 88 di Pamulang mengalami proses penangkapan yang dinilai tidak adil. Kuswanto mendapatkan penyiksaan saat penyidikan dan mendapatkan hukuman penjara oleh pihak kepolisian. Padahal, tidak ditemukan bukti bahwa Kuswanto terlibat tindak pidana terorisme. Bahkan tudingan dan keterangan BAP menunjukkan kejanggalan.

Sebelumnya Kuswanto ditangkap atas tudingan terlibat dalam bom Thamrin 28 Januari 2016 silam. Namun setelah dilakukan pemeriksaan dan barang bukti diperiksa, Kuswanto terbukti tidak terlibat.

“Pihak polisi memberikan keterangan pada BAP yang pertama bahwa menantu saya ditangkap atas dugaan keterlibatan dalam tragedi teror Thamrin di Jakarta. Akan tetapi setelah alat bukti diperiksa dan kini telah dikembalikan kepada kami pihak keluarga, tudingan tersebut tidak terbukti,” ujar Siti Aisyah, ibu mertua Kuswanto kepada Kiblat.net di kediamannya pada Sabtu (19/03).

Pihak keluarga merasa heran, biasanya keterangan BAP akan disampaikan setelah sepekan pemeriksaan, namun belum genap sepekan BAP kedua sudah keluar. Anehnya, BAP kedua ini tudingan beralih dari keterlibatan kasus bom Thamrin menjadi tersangka selaku kurir pelatihan militer di Aceh. Pihak keluarga tidak bisa menerima hal ini.

“Bagaimana bisa keterangan kasus beralih begitu cepat dari kasus bom Thamrin menjadi tersangka selaku kurir pada saat pelatihan militer di Aceh. Adapun Kuswanto padahal selama ini dia selalu rajin bekerja, tidak pernah pergi ke Aceh bahkan dia tidak memiliki SIM A, dimana kurir merupakan seorang driver. Hal ini kan menjadi aneh, kami pun heran,” ujar Siti Aisyah selaku mertua Kuswanto.

BACA JUGA  Kelebihan Hukum Islam Menurut Komite Palang Merah Internasional

Sejak 2010 hingga 2015, Kuswanto diceritakan bekerja di bisnis alat-alat berat di Surabaya. Dan 2015-2016 baru bekerja selama 4 bulan di Pamulang sebagai supervisor di Grup PT Mayora.

Pihak keluarga merasakan hal kejanggalan-kejanggalan sebelum maupun setelah tertangkapnya Kuswanto. Kejanggalan tersebut belakangan baru terjawab selepas menantunya tertangkap.

“Beberapa hari sebelum penangkapan saya merasakan hal-hal yang janggal diantaranya, seperti pengamen yang bertingkah tidak seayalnya pengamen, kemudian pertanyaan-pertanyaan kepada warga sekitar atas foto pribadi saya yang ditanyakan oleh orang tak dikenal, sambil menunjukkan sebuah foto kepada tetangga sekitar. Hal canggung tersebut pun kami rasakan hingga saat ini, mungkin kami masih diawasi oleh pihak aparat,” ujarnya.

Pihak keluarga sangat menyayangkan dan menilai penggrebekan tersebut sangat berlebihan, dimana hal tersebut berdampak pada berlangsungnya proses belajar mengajar di TK Bayyiti Jannati yang berlokasi di kediaman keluarga Kuswanto.

“Kami menyayangkan penggerebekan berlebihan tersebut, dimana pihak aparat baik dari Densus 88, Polda dan Polsek dengan seragam lengkap dan bersenjata laras panjang memenuhi jalan masuk desa hingga ke depan rumah kami. Padahal saat itu kegiatan belajar mengajar sedang berlangsung,” ungkap Siti.

Reporter: Hafidz Salman
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Turki

Erdogan Tuntut Agar Bashar Assad Diadili

KIBLAT.NET, Ankara – Presiden Turki, Recep Tayyib Erdogan menyerukan pihak internasional untuk mengadili Bashar Assad...

Senin, 21/03/2016 17:30 0

Wilayah Lain

Jual Sapi, Dua Warga Muslim India Ini Dibunuh

KIBLAT.NET, Jihar – Kekerasan terhadap minoritas Muslim India kembali terjadi. Dua warga Muslim tewas digantung...

Senin, 21/03/2016 17:00 0

Yaman

Syiah Hutsi Akan Berunding dengan Pemerintah Yaman

KIBLAT.NET, Sana’a – Milisi Syiah Hutsi memutuskan akan berunding dengan pemerintah Yaman untuk mengakhiri konflik. “Hutsi...

Senin, 21/03/2016 16:30 0

Analisis

Masa Depan Al-Qaidah & ISIS (3-Habis): Strategi & Adaptasi Jihadis Ke Depan (Bag. 3 Habis)

Tulisan ini sambungan dari halaman sebelumnya. Dua organisasi jihadis al-Qaidah & ISIS yang tampil dominan...

Senin, 21/03/2016 16:00 0

Afrika

Militer Kenya Klaim Tewaskan 34 Pejuang Al-Shabab

KIBLAT.NET, Mogadishu – Pemerintah Kenya mengklaim bahwa pasukannya telah menewaskan 34 pejuang Al-Shabab dalam dua...

Senin, 21/03/2016 15:30 0

Rohah

“Saya Membeli Dien Islam dari Anda…”

KIBLAT.NET – Inilah kisah zaman sekarang, Setelah memilih bahan makanan di supermarket, ada seorang gadis...

Senin, 21/03/2016 14:58 0

Opini

Logiskah Tuntutan Pembubaran Densus 88 yang Marak di Sejumlah Kota di Indonesia?

KIBLAT.NET – Aksi tuntutan pembubaran Densus 88 semakin marak digelar di berbagai kota. Mulai dari...

Senin, 21/03/2016 14:27 0

Irak

Ulama Iraq: Koalisi AS Targetkan Sipil

KIBLAT.NET, Mosul – Asosiasi Ulama Muslim Iraq menuduh koalisi internasional anti ISIS pimpinan Amerika Serikat...

Senin, 21/03/2016 10:54 0

Yaman

35 Militan Syiah Hutsi Tewas dalam Pertempuran di Taiz

KIBLAT.NET, Sana’a – Sekitar 35 militan Syiah Hutsi dikabarkan tewas dalam bentrokan dengan pasukan pemerintah...

Senin, 21/03/2016 10:00 0

Irak

AS Kirim Pasukan Elit ke Iraq

KIBLAT.NET, Washington – Departemen Dalam Negeri Amerika Serikat (Pentagon) mengumumkan pasukan Korps Marinirnya tiba di...

Senin, 21/03/2016 09:13 0

Close