Putin: Kami Bisa Kembali ke Suriah Dalam Hitungan Jam

KIBLAT.NET, Moscow – Tiga hari pasca penarikan sebagian angkatan udara Rusia, Presiden Rusia Vladimir Putin dengan tegas menyatakan jika memang dibutuhkan lagi, dalam hitungan beberapa jam saja, angkatan udara Rusia dapat kembali betebaran di langit Suriah.

Pernyataan itu disampaikan Putin di Kremlin pada Kamis (17/03), dalam upacara penghormatan pasukan Rusia yang pulang dari misi khusus di Suriah. Dalam penilainya, angkatan udara Rusia dianggap berhasil menjalankan “tugas kehormatan” di Damaskus.

Dalam pernyataannya, Putin menyebutkan bahwa adanya perundingan damai saat ini berkat kerja sama Rusia dan AS. Selain itu, Putin menyatakan bahwa dukungan akan terus mengalir kepada Bashar Assad, yang diklaim sebagai pemerintahan yang sah.

“Tentu saja, kami akan terus mendukung pemerintahan yang sah Suriah melalui bantuan keuangan, pelatihan militer, intelijen dan bantuan dalam perencanaan operasional, serta memberikan dukungan langsung berupa angkatan udara Rusia,” ujarnya.

Sementara itu pada waktu yang sama, di Jenewa utusan PBB untuk Suriah Staffan de Misture mengatakan bahwa sengketa antara perintah Suriah dan Oposisi sangat besar. Tetapi kedua belah pihak setuju untuk mempertahankan integritas wilayah negara dan menolak sistem federal yang disuarakan oleh Kurdi.

Dalam konferensi persnya, de Misture mengungkapkan bahwa selama tiga hari belakangan, situasi tiba-tiba aman dan tenang, tepat pasca tiga minggu gencatan senjata. Namun ia mengaku tengah bersiaga apabila terjadi yang tidak diinginkan.

“Tapi ini belum dapat dipastikan seterusnya, kami masih harus terus berhati-hati kerena situasi bisa saja berubah begitu cepat”,ungkapnya.

Sumber: CNN, Reuters
Penulis; Syafi’i Iskandar

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat