Mahasiswa Bandung Gelar Aksi Tuntut Pembubaran Densus 88

KIBLAT.NET, Bandung – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Pembebasan (GEMA Pembebasan) kota Bandung menggelar aksi menuntut pembubaran Densus 88. Aksi tersebut dilakukan karena Densus kerap bertindak zalim kepada umat Islam.

Indra Lesmana selaku ketua GP Kota Bandung menilai saat ini Densus 88 tidak prosedural dalam bertindak.

“Densus 88 saat ini hampir tak perlu lagi melakukan penyelidikan kasus yang mendalam, tak perlu lagi pengadilan terbuka atas seseorang. Cukup bermodalkan kata terduga, terkait, dan tersangka teroris, nyawa manusia di negeri ini menjadi halal untuk dicabut,” kata Indra saat membacakan pernyataan sikap dalam aksi di depan Polrestabes Bandung, Jum’at (18/15) itu.

Indra juga menilai Densus 88 juga telah menghina umat Islam dengan menjadikan Al-Qur’an sebagai barang bukti terduga teroris.

“Bahkan Densus 88 dalam kasus Ciputat Tangerang selatan pada Januari 2014, telah menjadikan Al-Qur’an sebagaai barang bukti,” lanjut Indra.

Firmansyah, selaku ketua GP Jabar juga menilai Densus 88 bukan melindungi masyarakat dari tindakan terorisme, namun membuat ketakutan di tengah masyarakat.

“Lembaga ini sejatinya bukan pelindung masyarakat, justru mereka adalah penebar teror dan penyebar faham terorisme di tengah masyarakat,” ujarnya.

Keganjilan dan ketidakprofesionalan Densus 88 juga dikemukakan oleh Ipank Fatin Abdulah selaku Ketua Muslim Analize yang juga pendahulu GP. Menurutnya, kasus Siyono yang terbunuh saat pemeriksaan adalah salah satu buktinya.

“Contohnya kasus Siyono dan pembunuhan tanpa pengadilan, padahal baru terduga,” jelas Ipank.

BACA JUGA  Pengacara HRS: Putusan Hakim Tunggal Sesat Menyesatkan

Kezaliman lain yang dilakukan oleh Densus 88 adalah pada 20 September 2014 lalu di kecamatan Dompu yang menewaskan Nurdin saat mengerjakan shalat Ashar. Sementara itu di Poso  pada tahun yang sama, sebanyak 12 orang tewas terbunuh oleh Densus 88 meskipun sebagian belum masuk DPO.

Atas beberapa kasus tersebut, Indra selaku ketua gema pembebasan kota Bandung menuntut agar Densus 88 ini segera dibubarkan, diusut dan dihukum seadil-adilnya bagi yang terbukti melakukan tindakan pembunuhan tak bersalah.

“Bubarkan segera Densus 88 pembantai umat Islam, periksa dan audit serta usut tuntas atas setiap kasus yang dilakukan Densus 88, hukum dan adili aparat Densus 88 yang terbukti melakukan tindakan pembunuhan!” tegasnya.

Reporter: Saifal
Editor: M. Rudy

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat