... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Tanpa Syarat, Oposisi Suriah Akhirnya Mau Duduk di Jenewa

Foto: Delegasi Oposisi Suriah

KIBLAT.NET, Damaskus – Komisi Tinggi untuk Negoisasi Suriah, Jumat (11/03), menyatakan menghadiri tidak langsung pembicaraan damai yang dimulai Senin mendatang di Jenewa. Komisi yang dibentuk di Arab Saudi dan dianggap sebagai satu-satunya perwakilan oposisi Suriah ini menambahkan pihaknya tidak menuntut syarat-syarat sebelumnya.

“Kami akan berpartisipasi pembicaraan tersebut untuk menanggapi upaya internasional menemukan solusi politik di Suriah,” kata Komisi yang dikendalikan oleh oposisi Suriah di bidang politik itu dalam pernyatannya, seperti dilansir Al-Jazeera.

Pernyataan itu menambahkan bahwa oposisi Suriah tidak menuntut syarat-syarat yang diajukan sebelumnya. Namun, mereka mengegaskan perlunya bertindak sesuai keputusan-keputusan internasional.

Upaya delegasi oposisi akan terfokus pada agenda yang ditetapkan dalam kesepakatan pertemuan Jenewa 1 dan keputusan-keputusan internasional lainnya terkait pembentukan pemerintahan transisi di Suriah, tanpa melibatkan Bashar Assad dan antek-anteknya.

Sebelumnya, oposisi Suriah memutuskan tidak berpartisipasi dalam pembicaraan damai selanjutnya. Pernyataan itu dikeluarkan setelah pembicaraan damai di Jenewa beberapa pekan lalu gagal karena rezim dan Rusia meningkatkan serangan menargetkan wilayah oposisi.

Sementara itu, Koordinator Pusat Komisi Tertinggi untuk Negoisasi Riyadh Hijab meragukan terjadi kesepakatan dengan rezim Suriah. Mereka terus melakukan pelanggaran dan kejahatan terhadap warga Suriah. Saat ini, mereka tengah menyiapkan operasi militer besar-besaran.

Di sisi lain, Wakil Riyadh Hijab, Yahya Al-Qadzmani, menegaskan bahwa oposisi memiliki rambu-rambu untuk berpatisipasi dalam negoisasi. Utusan PBB, de Mistura, tidak bisa begitu saja memaksa kami mengikuti kemauannya. Namun oposisi berkomitmen dengan kesepakatan Jenewa 1 dan keputusan internasional.

BACA JUGA  Gempuran Rusia Kembali Meningkat di Idlib, Fokus Target Fasilitas Medis

Sumber: Al-Jazeera
Penulis: Hunef Ibrahim

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Ulil Abshar Abdalla Samakan Islamisme dengan Marxisme

KIBLAT.NET, Jakarta – Islamisme adalah istilah yang dimunculkan tokoh Jaringan Islam Liberal (JIL), Ulil Abshar Abdalla...

Jum'at, 11/03/2016 21:30 0

Artikel

Kisah Keberanian Seorang Tabi’in yang Menentang Kezaliman Penguasa

KIBLAT.NET – Diriwayatkan bahwa ketika Abdul Malik bin Marwan berkuasa, ia menjadi otoriter dan memerintah...

Jum'at, 11/03/2016 21:00 0

Indonesia

Soal Boikot Israel, Fahri Hamzah: Presiden Tak Boleh Ragu

KIBLAT.NET, Jakarta – Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menilai pemerintah Jokowi seharusnya tak boleh...

Jum'at, 11/03/2016 20:21 0

Artikel

Sukar Dipercaya, Tapi Inilah 100 Fakta Bukti Kehancuran Moral Amerika! (Bag. 2)

KIBLAT.NET – Berbagai fakta dan kompilasi data statistik berikut ini bisa jadi dianggap kontroversial dan...

Jum'at, 11/03/2016 20:17 0

Indonesia

Tokoh Liberal Sebut Syaikh Abdullah Azzam Adalah ‘The Father of Global Jihad’

KIBLAT.NET, Jakarta – Tokoh Jaringan Islam Liberal, Ulil Abshar Abdalla secara terang-terangan menyampaikan penghormatannya kepada...

Jum'at, 11/03/2016 19:36 0

Indonesia

Makar Musuh Tidak Akan Berhenti, Hasyim Muzadi Ajak Umat Islam Berkonsolidasi

KIBLAT.NET, Jakarta – KH Hasyim Muzadi, dalam diskusi bertajuk “Peran Ulama Dalam Rekonsoliasi Krisis Politik...

Jum'at, 11/03/2016 19:00 0

Indonesia

Begini Pandangan Ulil terhadap Teori Jihad Sayyid Qutb

KIBLAT.NET, Jakarta – Tokoh Jaringan Islam Liberal (JIL) Ulil Abshar Abdalla membahas teori jihad Sayyid...

Jum'at, 11/03/2016 18:30 0

Indonesia

Waw!! Operasi Tinombala Diperpanjang 6 Bulan, Jumlah DPO Makin Bertambah

KIBLAT.NET, Poso – Sesaat setelah diumumkan perpanjangan Operasi Tinombala 2016 selama 6 bulan ke depan,...

Jum'at, 11/03/2016 18:00 0

Indonesia

Berpotensi Melanggar HAM, Komisi III Masih Mengkaji Revisi UU Terorisme

KIBLAT.NET, Jakarta – Revisi UU Anti terorisme yang diwacanakan masih menuai pro-kontra. Pasalnya, UU yang...

Jum'at, 11/03/2016 17:30 0

Video Lainnya

Islamic Book Fair 2016, Bagaimana Komentar Pengunjung?

KIBLAT.NET – Event pameran buku terbesar di Indonesia, IBF (Islamic Book Fair) 2016 telah berlalu. Meski...

Jum'at, 11/03/2016 17:00 0

Close