... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Meski Gencatan Senjata, Tekad Pejuang Suriah Lengserkan Assad Masih Membara

Foto: Pejuang Suriah di Aleppo

KIBLAT.NET, Aleppo – Seorag pejuang Kataib Thawar al-Syam, dibawah batalyon Jaisyul Halah melakukan beberapa persiapan di saat berlangsungnya gencatan senjata di Suriah.

Mohammad Marai (pejuang Kataib Thawar al-Syam) melewati sebagian besar waktunya di saat gencatan senjata ini untuk kembali mempersiapkan pertempuran, seperti menggali sebuah terowongan.

“Hari-hari ini, waktu yang dihabiskan agak luar biasa. Kami pergi ke depan dan menggali terowongan untuk perlindungan ketika rezim dan Kurdi menyerang kami,” katanya pada Senin (07/03).

Marai sendiri merupakan pejuang di garis depan dalam pertempuran Aleppo sebelum gencatan senjata. Di mana ia melihat pasukan rezim Assad dan Rusia melancarkan berbagai serangan ke kota Aleppo.

Namun, dengan berlakunya gencatan senjata, Marai dan yang lainnya mencatat, telah terjadi penurunan serangan di Aleppo. Tetapi, beberapa pengamat menganggap gencatan senjata telah rapuh setelah adanya laporan peperangan pasca di saat gencatan senjata.

Untuk memantau gencatan senjata, Kataib Thawar al-Syam rupanya memiliki mata-mata pada setiap kelompok di Suriah. “Kami juga memantau dan mengamati gerakan militer,” ungkapnya.

Secara keseluruhan, adanya gencatan senjata ini membuat semuanya lebih tenang karena “tidak adanya kekerasan”. Akan tetapi, banyak pihak oposisi Suriah yang melihat, negosiasi akan berhasil jika Assad dilengserkan di Suriah.

Di depan pedesaan selatan Aleppo, kelompok Ahrar al-Syam juga mengatakan hal serupa bahwa perlawanan terhadap rezim Assad akan terus berlanjut sampai negosiasi mengarah pada pelengseran kekuasaan Assad.

BACA JUGA  Seorang Tentara Suriah "Menghilang" Usai Lamar Putri Assad Via Online

“Saya pikir melawan pasukan Assad akan terus berlanjut sampai kita mencapai tuntutan kami. Jika negosiasi mengarah ke sini, maka tidak ada yang salah dengan hal itu,” ujar Suhail al-Amer (pejuang Ahrar al-Syam).

Seorang pejuang Ahrar lainnya juga menimpali bahwa “apa yang tidak tercapai dalam gerakan militer maka akan tercapai dengan pelaksanaan perpolitikan”. Namun Majid Taher masih sanggup untuk melakukan perlawanan “sampai orang terakhir”.

Dalam Kataib Thawar al-Syam, beberapa pejuang juga mendukung teori negosiasi juga.

“Semua orang setuju bahwa perundingan adalah satu-satunya solusi dan bisa mengarah pada pelengseran rezim Assad di Suriah,” beber Muhammad Zyan.

Meskipun begitu, Seorang analis merasa bahwa gencatan senjata tidak akan berjalan sesuai dengan yang diinginkan. Karena, rezim Assad dan Rusia hanya akan menggunakan waktu tersebut untuk konsolidasi dan memperseiapkan serangan baru.

“Gencatan senjata memiliki arti fungsional yang berarti mati. Telah ada pengurangan kekerasan, tapi itu adalah keputusan politik rezim Assad dan Rusia. Untuk itu, mereka akan menggunakan waktu ini untuk konsolidasi dan mempersiapkan serangan baru,” cakapnya.

Sebelumnya, Middle Esat Eye dan media lainnya melaporkan bahwa pasukan rezim Assad dan oposisi Suriah saling menuduh atas pelanggaran gencatan senjata. Selain itu, pertempuran tidak berhenti total, karena adanya pengecualian bagi beberapa kelompok pejuang.

“Organisasi salafi Jihadi yang menginginkan tidak berhubungan dengan tatanan dunia yang dibentuk dalam sistem negara telah menolak asosiasi gencatan senjata dan akan terus melakukannya,” pungkas seorang analis yang bernama Orton.

BACA JUGA  Eks Tahanan Ungkap Kejamnya Penyiksaan dalam Penjara Rezim Assad

“Di sisi lain, para pemberontak bergaya Islamis yang setuju dengan penyelsaian politik, sebagian besar menandatangani gencatan senjata,” tambahnya. Di akhir, Marai mengungkapkan bahwa “saya ingin mengakhiri kejahatan rezim Assad yang terus melakukan kejahatan. Tidak lebih dan tidak kurang”.

Sumber:  middleeasteye.net
Penulis: Dio Alifullah


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Artikel

Rahasia di Balik Shalat Gerhana

KIBLAT.NET – Tidak lama lagi gerhana matahari akan segera menyapa. Rabu, tanggal 9 Maret 2016, beberapa...

Selasa, 08/03/2016 07:00 0

Analisis

Kebijakan Strategis Abu Bakar Ash-Shiddiq (2): Memerangi Orang-orang Murtad

Tulisan ini merupakan lanjutan dari halaman sebelumnya KIBLAT.NET – Selain melanjutkan amanah Rasulullah saw mengirimkan...

Selasa, 08/03/2016 00:00 1

Foto

Begini Aksi Seribu Lebih Massa Umat Islam Tolak Gereja Santa Clara Bekasi

KIBLAT.NET, Bekasi – Ribuan Umat Islam se-Bekasi Raya tumpah ruah di depan Kantor Walikota Bekasi pada siang...

Senin, 07/03/2016 20:45 0

Analisis

Kebijakan Strategis Abu Bakar As-Shiddiq (1): Pengiriman Pasukan Usamah bin Zaid

Tulisan ini merupakan lanjutan dari halaman sebelumnya KIBLAT.NET – Manakala bangsa Arab mendengar berita wafatnya...

Senin, 07/03/2016 20:08 0

Analisis

Kobarkan Semangat Jihad, Pidato Politik Perdana Abu Bakar Ash-Shiddiq

KIBLAT.NET – Ulama sekaligus Sejarawan Muslim kenamaan asal Libya, Prof. Dr. Ali Muhammad Ash-Shallabi dalam...

Senin, 07/03/2016 19:46 0

Rohah

Tokoh Tabi’in Ini Kebal Dibakar Api Seperti Nabi Ibrahim

KIBLAT.NET – Syurahbil bin Muslim menceritakan, “Suatu ketika, ketika Aswad Al-Ansi, seorang yang mengaku-aku sebagai...

Senin, 07/03/2016 18:35 2

Indonesia

MUI Poso: Gerhana Matahari Bukan Tontonan tapi Tuntunan

KIBLAT.NET, Poso – Fenomena alam berupa gerhana matahari total diperkirakan akan terjadi pada tanggal 9...

Senin, 07/03/2016 18:17 0

Indonesia

Bertemu dengan Menlu Iran, Ini Kerjasama yang Digagas Presiden RI

KIBLAT.NET, Jakarta – Presiden Joko Widodo mengajak Iran yang baru saja terbebas dari sanksi ekonomi...

Senin, 07/03/2016 17:33 0

Indonesia

TPM SAHLAN: Ada Luka Tembak di Bagian Depan Wajah Ponda

KIBLAT.NET, Poso – Pihak keluarga pada Sabtu, (05/03) telah berhasil menemui jenazah Ponda alias Dodo,...

Senin, 07/03/2016 16:15 0

Artikel

Fikih Shalat Gerhana

KIBLAT.NET – Fenomena Gerhana Matahari tinggal hitungan hari. Banyak masyarakat menunggu momen langka ini. Terutama...

Senin, 07/03/2016 16:10 0

Close