Ingin Diakui, Syiah Hautsi Tunjuk Duta Besar untuk Suriah

KIBLAT.NET, Sanaa – Pemberontak Syiah Hautsi menunjuk duta besar pemerintahannya untuk rezim Bashar Assad di Suriah. Ini merupakan pengakuan negara pertama sejak kelompok tersebut menggulingkan pemerintahan Yaman.

Kantor berita Yaman, Saba, yang saat ini dikelola Syiah Hautsi, Senin (07/03), menyebutkan bahwa Komite Revolusioner (Komite yang dibentuk Syiah Hautsi untuk mengatur Yaman) mengeluarkan surat keputusan nomor 89 mengenai penunjukkan Naif Ahmad Al-Qanis sebagai Duta Besar Yaman untuk Republik Suriah.

Qanis sebelumnya menjabat Wakil Komite Revolusioner, yang menggantikan parlemen Yaman pada 7 Februari tahun lalu. Dia termasuk salah satu petinggi Partai Al-Ba’ath dan menjadi anggota delegasi Syiah Hautsi ke Damaskus, Teheran dan Lebanon.

Sejak 2011, Duta Besar Yaman untuk Suriah kosong seiring pengunduran diri Dubes Abdul Wahab Thawaf. Dia pulang ke Yaman untuk bergabung gerakan revolusi menggulingkan rezim Ali Abdullah Shalih, yang saat ini bersekutu dengan Syiah Hautsi.

Perlu diketahui , Syiah Hautsi dan rezim Bashar Assad memiliki hubungan baik karena satu ideologi, Syiah. Selain itu, mereka juga sama-sama mendapat dukungan dan bantuan dari Iran.

Di saat sebagian Kedutaan Besar negara-negara dunia menutup kantornya di Sanaa, seiring pendudukan Syiah Hautsi, Suriah masih membuka kantornya bersama Iran. Begitu juga, Suriah mendukung Syiah Hautsi menjadi pemegang kendali pemerintahan di Yaman.

Sampai saat ini, pemerintah Syiah Hautsi belum diakui oleh PBB. Sementara negara-negara Teluk mendukung pemerintahan Presiden Hadi yang berbasis di wilayah Aden.

Sumber: alkhaleejonline.net
Penulis: Hunef Ibrahim

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat