Indonesia Sudah Anggap Palestina Telah Merdeka, Tapi…

KIBLAT.NET, Jakarta – Kementerian Luar Negeri RI mengatakan bahwa upaya Organisasi Kerjasama Islam (OKI) terus menyuarakan kemerdekaan Palestina merupakan pilihan daripada tidak melakukan tindakan sama sekali. Meski demikian, Indonesia telah mengakui kemerdekaan Palestina.

“Pilihannya ada dua, kita mau melakukan langkah sesuatu atau tidak sama sekali. Dan kita memilih salah satu, kami melakukan tindakan,” kata Direktur Jenderal Multilateral Kementerian Luar Negeri Hasan Kleib kepada wartawan, di sela-sela agenda Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Luar Biasa OKI di Jakarta, Ahad (06/03).

“Itu agenda permanen,” tambahnya.

Hasan menambahkan bahwa sebenarnya Palestina, dan Indonesia menjadi salah satu negara yang mengakui kemerdekaan itu. “Bagi kita Palestina telah merdeka. Masalahnya Palestina sudah merdeka, tapi wilayahnya masih diduduki oleh Israel,” ujarnya.

Perlu diketahui, Palestina telah mendeklarasikan kemerdekaannya pada 15 November 1988 di Aljazair. Setidaknya 130 negara telah mengakui kemerdekaan itu, termasuk Indonesia. Menurut Hasan, bukti pengakuan itu adalah dengan adanya kedutaan Palestina di Jakarta sejak 1989.

“Tapi pada saat yang bersamaan kita mengetahui bahwa kemerdekaan Palestina belum penuh, karena wilayahnya masih diduduki oleh Israel,” imbuhnya.

Indonesia menjadi tuan rumah KTT Luar Biasa OKI yang berlangsung 6-7 Maret 2016. Bertempat di Jakarta Convention Center, KTT ini kembali seruan kemerdekaan Palestina. Deklarasi tentang seruan itu telah menjadi agenda rutin dalam setiap KTT OKI.

BACA JUGA  Siapkan Naskah Khutbah Jumat, Kemenag Gandeng Ulama dan Akademisi

Reporter: Imam S.
Editor: M. Rudy

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat