... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Fokus

Bantu Etnis Rohingya, Aktivis Perancis Dipenjara Pemerintah Bangladesh

Foto: Tuntutan pembebasan Mussa yang ditangkap karena membantu warga Rohingya

KIBLAT.NET, Dhaka – Seorang aktivis asal Perancis yang fokus membantu etnis Rohingya dipenjara di Bangladesh. Dia ditangkap setelah dianggap melakukan kegiatan yang mencurigakan dan melanggar pidana.

Mussa Tchantchiung yang juga dikenal sebagai Mussa Ibnu Yakub ditangkap karena dianggap bersalah membantu pengungsi Rohingya di Myanmar. Pihak berwenang Bangladesh menahannya pada 19 Desember lalu atas tuduhan melakukan kegiatan yang mencurigakan.

Mussa adalah seorang pekerja di sebuah lembaga non-pemerintah bernama Baraka City. Menurut kantornya, dia ditugaskan ke Bangladesh dan Myanmar untuk membantu etnis Rohingya.

Pejabat kedutaan Prancis Shakhawat Hussain mengatakan bahwa Mussa akhirnya dibebaskan setelah dipenjara selama 70 hari. “Dengan syarat bahwa dia tidak bisa meninggalkan wilayah Bangladesh tanpa izin dari hakim,” ungkapnya.

Mussa dibebaskan pada Selasa (01/03) setelah mendapatkan jaminan dari pengadilan tinggi. Pembebasannya diumumkan BarakaCity lewat akun Twitter resmi lembaga itu. Sebelumnya sebuah petisi sempat digalang untuk menuntut pembebasan Mussa.

Seperti diketahui, etnis Rohingya menjadi sasaran kejahatan kemanusiaan oleh mayoritas Budha di Myanmar. Sebagai penduduk asli di Rakhine, mereka tak diakui sebagai warga negara. Mereka juga dilarang mendapatkan akses pendidikan dan kesehatan, bahkan menjadi sasaran pemerkosaan dan pembunuhan.

Kondisi kemanusiaan yang buruk memaksa mereka mengungsi dari tanah kelahiran. Dengan menggunakan perahu seadanya, etnis Rohingya melarikan diri dari Myanmar untuk mencari suaka. Sebagian diantara mereka yang selamat berhasil mendarat di beberapa wilayah di Indonesia, salah satunya di Aceh.

BACA JUGA  Menolak Pengungsi Rohingya Sama dengan Legalkan Pelanggaran HAM

Sumber: Al-Jazeera
Penulis: Imam S.


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Rusia Serang Idlib di Tengah Gencatan Senjata, 6 Orang Tewas

KIBLAT.NET, Damaskus – Sedikitnya sudah terdata 6 orang tewas dan 8 lainnya luka-luka akibat serangan...

Rabu, 02/03/2016 19:00 0

Palestina

Pasukan Israel Serang Kamp Pengungsi, 1 Warga Palestina Terbunuh

KIBLAT.NET, Yerusalem – Kebrutalan pasukan Israel terus berlanjut. Sejumlah tentara dan polisi Zionis melancarkan serangan...

Rabu, 02/03/2016 18:30 0

Indonesia

Luhut Sebut BIN Tak Bisa Langsung Tambah Wewenang Interogasi

KIBLAT.NET, Jakarta – Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah akan menimbang permintaan...

Rabu, 02/03/2016 18:00 0

Suriah

Perundingan Suriah Jilid II: Oposisi Tegaskan Syarat yang Harus Dipenuhi Rezim

KIBLAT.NET, Damaskus – Perkembangan situasi di Suriah saat ini menjadi patokan bagi Oposisi untuk maju...

Rabu, 02/03/2016 17:30 0

Indonesia

UBN: Kegagalan Ayah dalam Memimpin Rumah Tangga Mendorong Perilaku LGBT

KIBLAT.NET, Jakarta – Pimpinan Ar-Rahman Qur’anic Learning (AQL) Islamic Center ustadz Bachtiar Nasir (UBN) mengaku miris...

Rabu, 02/03/2016 17:00 0

Arab Saudi

Asiri: Koalisi Saudi Tak Bedakan Al-Qaidah dan Syiah Hautsi

KIBLAT.NET, Riyadh – Penasihat Menteri Pertahanan Arab Saudi, Ahmad Asiri, menegaskan bahwa koalisi yang dipimpin...

Rabu, 02/03/2016 16:00 0

Foto

Suasana Sebelum dan Pasca Penembakan Syaikh Aidh Al-Qarni

KIBLAT.NET, Zamboanga – Sejumlah orang tak dikenal menembaki rombongan Syaikh Aidh Al-Qarni selepas beranjak dari...

Rabu, 02/03/2016 15:26 1

Indonesia

Pencabutan Paspor Masuk Dalam Revisi UU Terorisme

KIBLAT.NET, Jakarta – Saat ini pemerintah tengah membuat rancangan revisi Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme....

Rabu, 02/03/2016 15:00 0

Philipina

Filipina Ungkap Identitas Enam Teroris Syiah Asal Yaman dan Iran

KIBLAT.NET, Manila –  Sehari sebelum insiden penembakan Syaikh Aidh Al-Qarni pada Selasa malam (01/03), pihak...

Rabu, 02/03/2016 14:30 0

Suriah

Analis FP Menilai Serangan Rusia di Suriah Menguntungkan ISIS

KIBLAT.NET, Damaskus – Sebuah penelitian dari sebuah lembaga riset dalam bidang politik, ekonomi dan sosial, SETA...

Rabu, 02/03/2016 14:00 0

Close