... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Rumor Perundingan Afghanistan-Taliban, Zabihullah: Kami Belum Diundang

Foto: Taliban

KIBLAT.NET, Kabul – Pembicaraan damai antara Taliban dan Afghanistan dijadwalkan berlangsung Senin depan. Demikian kata pemimpin Afghanistan, para pejabat Amerika, Pakistan dan Cina pada Selasa lalu (23/02).

Terlait pembicaraan ini, rupanya pihak Taliban belum pernah menerima undangan untuk menghadiri perundingan tersebut. Jubir Taliban, Zabihullah Mujahid juga menolak rumor adanya ajakan dari pihak penyelenggara.

“Kami tidak menyadari hal ini, saya tidak bisa mengatakan apa-apa tentang pembicaraan di Islamabad. Kami belum menerima apa pun secara resmi. Kami hanya mendengar dari media,” ungkapnya.

Sebelumnya, menlu Afghanistan, Salahuddin Rabbani menyatakan bahwa pihaknya akan mengundang pejuang Taliban untuk turut serta dalam pembicaraan damai di Pakistan.

“Untuk mengakhiri konflik dan pertumpahan darah, pemerintah Afghanistan sekali lagi menyerukan kelompok Taliban untuk mengambil bagian dalam pembicaraan damai,” katanya.

Dalam hal ini, Pakistan juga telah menyetujui untuk menjadi tuan rumah setelah mengadakan pertemuan dengan Afghanistan dan tiga mitranya di Kelompok Koordinasi Segiempat di Kabul.

Bahkan, empat negara segiempat (Pakistan, AS, Cina dan Afghanistan) menyatakan bahwa pihaknya mengundang langsung Taliban dalam pertemuan ini.

“Kami mengundang pihak Taliban melalui wakil-wakil mereka yang berwenang di putaran pertama pembicaraan damai langsung dengan pemerintah Afghanistan pada meinggu pertama, Maret 2016,” ujarnya.

Putaran pertama perundingan antara Taliban dan Kabul sebenarnya akan berlangsung di kota resor Muree, Pakistan Juli 2015 lalu. Namun hal ini batal pasca adanya konfirmasi Taliban mengenai kematian Mullah Umar.

Akan tetapi, pasca pengangkatan Mullah Akhtar Mansour ada beberapa pejuang yang menentang kepemimpinan Mansour di bawah kendali Mullah Rasool. Pemimpin baru itu dianggap menyembunyikan kematian Mullah Umar.

Meski demikian, perpecahan ini tidak membuat pejuang Taliban patah arang dalam bertempur. Tercatat pada kampanye musim dingin, Taliban melancarkan operasinya di seluruh wilayah Afghanistan.

Pada bulan Januari lalu, dalam sebuah seminar yang diselenggarakan oleh gerakan perdamaian Pugwash di Qatar, perwakilan Taliban menyerukan agar mereka dihapuskan dari daftar hitam kelompok teroris oleh AS dan PBB, yang mana hal itu telah membekukan aset mereka dan membatasi kebebasan bergerak mereka.

Selain itu, mereka telah mengatakan bahwa perundingan itu tidak bisa berjalan sampai sekitar 13.000 tentara NATO masih dikerahkan di Afghanistan ditarik mundur.

“Kami telah menyatakan posisi kami jelas dalam konferensi Pugwash,” kata Zabihullah.

Sumber: Dailymail, Tribune
Penulis: Dio Alifullah


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

ACT: Relawan Kami Harus Siap Ditugaskan di Wilayah-Wilayah Konflik

KIBLAT.NET, Jakarta – LSM Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) bekerjasama dengan SESRIC (the statistical, economy, and...

Kamis, 25/02/2016 21:00 0

Indonesia

Berpotensi 217 Triliun, Target Penerimaan Zakat Nasional Jauh Lebih Kecil

KIBLAT.NET, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) menargetkan jumlah pengumpulan zakat pada akhir tahun 2016 sebesar...

Kamis, 25/02/2016 18:45 0

Indonesia

ACT Kirim Utusan dalam Training Internasional ke Turki

KIBLAT.NET, Jakarta – Sejak sepuluh tahun lalu berkiprah di ranah kemanusiaan global dalam menangani kejadian...

Kamis, 25/02/2016 18:05 0

Indonesia

Tudingan Radikal BNPT terhadap Pesantren Dianggap Berbahaya

KIBLAT.NET, Jakarta – Tudingan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) terhadap beberapa pondok pesantren yang dianggap sarang...

Kamis, 25/02/2016 16:00 0

Opini

STOP Geliat Aksi LGBT!

Geliat pelaku lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) semakin bebas dan berani menampakkan diri. KIBLAT.NET...

Kamis, 25/02/2016 14:30 0

Turki

Erdogan Minta Kurdi Dimasukkan Dalam Pengecualian Gencatan Senjata di Suriah

KIBLAT.NET, Ankara – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan meminta milisi Kurdi PKK dan PYD di...

Kamis, 25/02/2016 08:30 0

Indonesia

Aksi Serentak Respon Bencana ACT Jangkau 10 Wilayah Simultan

KIBLAT.NET, Jakarta – Indonesia saat ini sedang menghadapi peningkatan jumlah bencana hidrometeorologi seperti banjir bandang...

Kamis, 25/02/2016 02:59 0

Indonesia

DBD Melanda, Pesantren Hidayatullah Kota Bogor Gelar Penyuluhan dan Pengobatan Gratis

KIBLAT.NET, Bogor -Memasuki musim penghujan tentu banyak bermunculan wabah penyakit. Seperti wabah demam berdarah dengue...

Kamis, 25/02/2016 00:54 0

Indonesia

Besok, Gelaran Konvensi Cagub Muslim DKI Jakarta Dimulai

KIBLAT.NET, Jakarta – Para ulama, habaib, asatidz dan tokoh-tokoh Islam DKI Jakarta yang tergabung dalam...

Rabu, 24/02/2016 22:52 0

Indonesia

Di Jogja, Massa Anti LGBT Berhasil Menghadang Massa Pro LGBT

KIBLAT.NET, Yogyakarta – Ratusan massa Forum Umat Islam (FUI) Yogyakarta menggelar aksi penolakan terhadap kelompok...

Rabu, 24/02/2016 22:00 0

Close
CLOSE
CLOSE