... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

In Depth

Valentine Day Dalam Fatwa Ulama

Foto: No Valentine I'm Muslim

KIBLAT.NET – Entah siapa yang memulai, jika memasuki bulan Februari maka diidentikkan dengan sebuah perayaan kasih sayang. Perayaan yang notabene bukan dari ajaran Islam ini begitu menggaung karena adanya media yang mempromosikannya. Korbannya adalah para abg dan para pemuda-pemudi kita Ya, para pemuda-pemudi Islam generasi masa depan. Mereka mengalami krisis identitas sehingga latah ikut-ikutan merayakan hari raya yang bukan dari ajaran agama mereka.

Sebenarnya secara hukum Islam sudah tertera jelas bagaimana hukum merayakan hari raya agama lain, dalam hal ini Valentine Day yang dielu-elukan sebagai hari kasih sayang. Bagaimanakah hukumnya? Tentu sama saja dengan hukum mengucapkan selamat atau bahkan ikut merayakan Natal, tahun baru dan Imlek. Dimana kesemuanya itu bukan berasal dari syariat Islam dan haram merayakannya.

Patut disayangkan memang, jika para pemuda-pemudi yang digadang-gadang sebagai penerus estafet perjuangan Islam, justru terperosok dalam hal yang sudah kasat mata seperti ini. Tidak sedikit para ulama kontemporer yang sudah memfatwakan keharaman merayakan hari kasih sayang palsu ini.

Fatwa Syaikh Ibnu Al-Utsaimin

Syaikh Ibnu Utsaimin dalam Majmu’ Fatawa memberikan penjelasan yang gamblang manakala diberi pertanyaan soal ini. Selain beliau memfatwakan keharaman Valentine Day (VD), ia juga memberikan alasan-alasannya.

1. VD adalah hari raya bid’ah yang tidak ada di dalam syari’at
2. VD mengajak kepada Al-Isyq (Cinta yang berlebihan)
3. VD menyibukkan hati kepada hal-hal yang semu dan sia-sia, jauh dari apa yang dicontohkan para ulama salaf.

BACA JUGA  Rasionalisasi Potensi Konflik Lebanon-Israel

Syaikh Al-Utsaimin juga menegaskan bahwa haram hukumnya mengikuti syiar-syiar dalam perayaan ini semisal pada makanan, pakaian, minuman atau segala macam hal yang ada di dalamnya.

Fatwa Lajnah Daimah

Lajnah Da’imah juga memfatwakan hal yang serupa. Dalam Islam hanya ada dua hari raya yaitu Iedul Fitri dan Iedul Adha. Jadi, selain hari raya yang telah disyariatkan haram hukumnya untuk dirayakan. Haram pula untuk ikut andil dalam perayaan, menampakkan kebahagiaan karena hal itu termasuk bermaksiat kepada Allah, sedangkan maksiat itu berbuah dosa.

Selain itu, bentuk perayaan ini merupakan sebuah tasyabuh dengan orang-orang kafir sedangkan Rasulullah bersabda

من تشبه بقوم فهو منهم

“Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka.” (HR. Ahmad 2: 50 dan Abu Daud no. 4031. Syaikhul Islam dalam Iqtidho‘ 1: 269 mengatakan bahwa sanad hadits ini jayyid/bagus. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih sebagaimana dalam Irwa’ul Gholil no. 1269)

Fatwa Syaikh Ibn Jibrin

Syaikh Ibn Jibrin pun juga demikian. Beliau menyebutkan tiga poin penting mengapa haram hukumnya merayakan Valentine Day.

1. Haram merayakan VD karena hari raya ini bukan berasal dari Islam. Sudah diketahui bahwa sesuatu yang bukan berasal dari syariat maka tertolak.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

مَنْ أَحْدَثَ فِى أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ مِنْهُ فَهُوَ رَدٌّ

BACA JUGA  Narasi Menyesatkan Fundamentalisme dan Radikalisme Islam

“Barangsiapa membuat suatu perkara baru dalam urusan kami ini (urusan agama) yang tidak ada asalnya, maka perkara tersebut tertolak” (HR. Bukhari no. 2697 dan Muslim no. 1718)
2. Merayakan VD berarti bentuk pernyerupaan dengan orang kafir karena hari raya ini merupakan harinya orang Nasrani. Haram hukumnya tasyabuh dengan orang kafir.

3. Dalam perayaan VD terkumpul bermacam-macam kemaksiatan yang menjadi satu. Mulai dari menyia-nyiakan waktu, pesta pora dan hura-hura, musik-musik yang mendayu-dayu, ikhtilath antara pria dan wanita, tabaruj dan lainnya. Semua bentuk kemaksiatan itu merupakan gerbang menuju kemaksiatan yang lainnya dimanabiasanya berujung pada perzinaan. Hari kasih sayang palsu yang dibalut dengan kemaksiatan yang berlipat-lipat.

Oleh karena itu, wahai para pemuda-pemudi Islam, bangunlah dan sadarlah kalian. Banggalah kalian sebagai seorang muslim dan muslimah. Kalian adalah tumpuan dien ini dan calon pemimpin masa depan. Banggalah menjadi seorang muslim dengan menolak Valentine Day. Kami adalah muslim yang bangga dengan keislaman kami.

Penulis : Dhani El_Ashim

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Alumni Berprestasi Al-Mukmin Ngruki, dari Wartawan, Dokter, Hingga Perwira Polisi

KIBLAT.NET, Sukoharjo – Pondok Pesantren Al-Mukmin Ngruki, Sukoharjo membantah tuduhan bahwa mereka mengajarkan radikalisme. Sebaliknya,...

Jum'at, 12/02/2016 20:00 0

Indonesia

Ini Kriteria Pesantren yang Bukan Radikal Menurut Kemenag

KIBLAT.NET, Jakarta – Kementerian Agama memiliki kriteria tersendiri untuk menentukan sebuah pesantren itu jauh dari...

Jum'at, 12/02/2016 19:30 0

Turki

Menyoal Pengungsi Suriah, Erdogan Marah Besar kepada Uni Eropa

KIBLAT.NET, Ankara – Presiden Turki, Recep Tayyib Erdogan pada Kamis (11/02) mengecam keras kritikan terhadap...

Jum'at, 12/02/2016 18:00 0

Indonesia

BNPT Dinilai Selalu Mencari-cari Kesalahan Pesantren

KIBLAT.NET, Solo – Terdaftar di Kementerian Agama dan menjalankan kurikulum pendidikan sesuai aturan, Pondok Pesantren...

Jum'at, 12/02/2016 17:30 0

Suriah

Puluhan Tentara Tewas di Ghautah, Pendukung Assad Salahkan Para Komandan

KIBLAT.NET, Damaskus – Tewasnya puluhan tentara Suriah di pinggiran Ghautah Timur, Damaskus, pada pekan pertama...

Jum'at, 12/02/2016 16:00 0

Indonesia

Dituduh Ajarkan Radikalisme, Ponpes Ngruki: BNPT Tak Pernah Datang untuk Konfirmasi

KIBLAT.NET, Sukoharjo – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) telah menyebut 19 pondok pesantren penyebar radikalisme, salah...

Jum'at, 12/02/2016 15:30 0

Afghanistan

Hadang Konvoi Tentara Kabul, Taliban Ledakkan Dua Tank Lapis Baja

KIBLAT.NET, Wardak – Taliban masih menggencarkan serangan terhadap pasukan Afghanistan yang bekerjasama dengan NATO. Kali...

Jum'at, 12/02/2016 15:00 0

Prancis

Perancis Mengaku Telah Bujuk Rusia Lakukan Gencatan Senjata

KIBLAT.NET, Paris – Di tengah gencarnya serangan Rusia dan blokade Rezim Assad, Presiden Perancis Francois...

Jum'at, 12/02/2016 14:00 0

Suriah

Rezim Bashar Assad Kepung Satu Juta Lebih Rakyat Suriah

KIBLAT.NET, Damaskus – Organisasi Kemanusiaan yang berbasis di Belanda, PAX mengumumkan bahwa lebih dari satu...

Jum'at, 12/02/2016 13:34 0

Rusia

Di Tengah Gencarnya Serangan ke Suriah, Rusia Menunggu Respon AS

KIBLAT.NET, Munich – Dalam menanggapi isu pembicaraan damai Suriah, Menteri Luar Negeri Rusia menyatakan bahwa...

Jum'at, 12/02/2016 13:00 0

Close