... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Fokus

Barang Berharga Milik Pengungsi di Denmark Akan Disita untuk Memenuhi Kebutuhan Mereka

Foto: Pengungsi di Denmark

KIBLAT.NET, Kopenhagen – Parlemen Denmark meloloskan RUU kontroversial yang bertujuan untuk menghalau arus imigran pencari suaka ke negara itu. Dalam RUU itu disebutkan bahwa pemerintah Denmark boleh menyita sejumlah barang berharga milik para imigran untuk menutupi biaya mereka tinggal. Tak ayal, langkah ini menuai protes dari sejumlah organisasi HAM Internasional.

Pemerintah Denmark membenarkan rencana ini. Kebijakan ini dinilai sebagai bentuk ganti rugi, salah satunya seperti menyuruh para imigran menjual barang-barang mereka dengan harga yang telah ditentukan. Dengan cara itu, pengungsi diperbolehkan menerima bantuan dari pemerintah.

Berdasarkan RUU ini para imigran tidak diperbolehkan memiliki barang yang dinilai lebih dari 1.432 dolar. RUU ini hanya memberi pengecualian untuk barang yang bersifat sentimental/emosional khusus, seperti cicin pernikahan.

Pada awalnya, RUU yang dianggap kontroversional ini terjadi perdebatan di dalam tubuh perlemen Denmark. Sayangnya, RUU ini akhirnya lolos setelah suara mayoritas memenangkan sidang di parlemen.

Sebanyak 81 anggota perlemen telah menyetujui RUU tersebut, dan hanya 21 anggota parlemen yang menolak. Secara tidak langsung pemerintah Denmark ingin memberikan isyarat kepada pengungsi tentang “Larangan Masuk Denmark”.

RUU yang akan diumumkan awal bulan ini menuai protes dari berbagai kalangan di dunia termasuk PBB. Sekjen PBB Stephene Dujjaric Jubir menegaskan bahwa para pengungsi telah berjuang mempertaruhkan nyawa untuk bisa sampai ke Eropa. Negara Eropa harus memperlakukan mereka dengan lembut. Langkah ini dianggap menyerupai penyitaan barang yang dialami Yahudi pada Perang Dunia II.

Sumber: CNN, BBC
Penulis: Syafi’i Iskandar


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Arab Saudi

Wow… Makanan Tabdzir di Mekkah Cukup untuk Memberi Makan Jutaan Orang di Dunia

KIBLAT.NET, Makkah – Direktur umum proyek amal pangan di Mekkah mengatakan, makanan yang terbuang di...

Rabu, 27/01/2016 16:07 0

Indonesia

Tim Advokat: ABB Dituduh Latihan Militer, Tapi Aturannya Baru Mau Dimasukkan Lewat Revisi UU Terorisme

KIBLAT.NET, Cilacap – Sidang peninjauan kembali (PK) Ustadz Abu Bakar Baasyir di PN Cilacap pada...

Rabu, 27/01/2016 14:17 0

Indonesia

Pak Polisi, Ada Orang Sudah Meninggal Kok Masuk DPO Lagi???

KIBLAT.NET, Surakarta – Islamic Study and Action Center (ISAC) menemukan sejumlah kejanggalan dalam  pemberitaan media online...

Rabu, 27/01/2016 12:21 0

Indonesia

Bersaksi di PN Cilacap, Habib Rizieq: Abu Bakar Baasyir Tak Pernah Ajarkan Kami Terorisme

KIBLAT.NET, Cilacap – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab selaku saksi dalam...

Rabu, 27/01/2016 12:00 0

Indonesia

Jaksa Keberatan dengan Sidang PK Abu Bakar Baasyir, Ini Alasannya

KIBLAT.NET, Cilacap – Tim jaksa penuntut umum menyatakan keberatan dengan peninjauan kembali (PK) yang diajukan...

Rabu, 27/01/2016 11:30 0

Indonesia

KH Hasyim Muzadi Jelaskan Sikap ICIS Terhadap Iran dan Syiah

KIBLAT.NET, Jakarta –  Sekjen International Conference of Islamic Scholar (ICIS) KH Hasyim Muzadi menegaskan kehadirannya dalam konferensi internasional...

Rabu, 27/01/2016 11:10 0

Afghanistan

Taliban Gurlikan Operasi di Boldak, 30 Tentara Tewas

KIBLAT.NET, Kandahar – Imarah Islam Afghanistan (Taliban) melancarkan operasi besar-besaran di wilayah Boldak, dekat kota...

Rabu, 27/01/2016 11:08 0

Wilayah Lain

Mantan Presiden Sudan Bersedia Tengahi Konflik IM dan Rezim

KIBLAT.NET, Khartoum – Mantan presiden Sudan bersedia untuk menjadi penengah antara rezim Mesir dan Ikhwanul...

Rabu, 27/01/2016 10:15 0

Palestina

Banyak Warga Eropa Percaya Ada Pembantaian di Palestina, Israel Khawatir

KIBLAT.NET, Jerusalem – Menteri Pendidikan Israel mengumumkan, lebih dari 40 persen orang Eropa percaya bahwa...

Rabu, 27/01/2016 09:45 0

Palestina

Organisasi HAM Arab Tuding Mesir Terlibat Pelanggaran di Gaza

KIBLAT.NET, London – Organisasi Arab untuk HAM (AOHR UK) di Inggris mendesak Mahkamah Pidana Internasional...

Rabu, 27/01/2016 09:12 0

Close