... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Romo Siswantoko: Kami Dukung Revisi UU Terorisme Tapi Aparat Harus Perbaiki Mentalnya

Foto: Aktivis Konferensi Waligereja Indonesia, Romo Siswantoko

KIBLAT.NET, Jakarta – Sekretaris Eksekutif Komisi Keadilan dan Perdamaian pada Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Romo Siswantoko menegaskan revisi Undang-undang terorisme harus menjadi perhatian bersama aparat negara. Menurutnya, Polri dan harus bersungguh-sungguh bersinergi bersama antara BIN, TNI dan aparat negara lainnya.

“Pada dasarnya kami mendukung revisi UU terorisme hanya saja memang perlu disertai dengan gerak bersama, artinya aparat itu harus sungguh-sungguh bekerja secara sinergis. BIN, TNI dan Polri itu harus segera bersama kalau ini memang kita jadikan ancaman bersama,” ujarnya usai rapat dengar pendapat umum bersama Pansus RUU Minol di gedung parlemen, Senayan, Jakarta, belum lama ini.

Romo Siswantoko juga mengkritisi bahwa dalam penanganan kasus terorisme jangan sampai ada pernyataan BIN kecolongan. Sehingga, kasus terorisme sudah terjadi, aparat baru bergerak.

“Jangan sampai ada cerita BIN kecolongan, artinya BIN sudah mendengar ada warning akan ada ‘konser berdarah’ tapi kok nggak tau waktunya, gitu kan.. Nah, ini kan sesuatu yang membuat masyarakat bertanya-tanya, kok kerjanya hanya begitu saja,” ungkap pria bernama lengkap Romo Paulus Christian Siswantoko ini.

Romo Siswantoko juga yakin revisi UU Terorisme ini akan sukses diundang-undangkan dan dapat segera diterapkan.

“Yang jelas, antara PERPPU dan UU lebih tinggi UU. Dan saya yakin, UU akan gol, hanya saja harus UU itu harus membawa perubahan dan sampai ke bawah. Secara structural legislative, kan paling tinggi undang-undang tapi kadang-kadang tidak sampai ke bawah dan tidak membawa perubahan.”

BACA JUGA  Presiden Jokowi Didesak Minta Maaf Atas Sikap Represif Aparat kepada Mahasiswa

Kendati demikian, Romo Siswantoko menyampaikan kekhawatirannya tentang diberlakukan revisi undang-undang terorisme. Menurutnya, aparat harus memperbaiki mentalnya sehingga bisa menegakkan undang-undang berdasarkan keadilan. Ia menyayangkan peristiwa penangkapan terduga terorisme yang meninggalkan asas praduga tak bersalah.

“Sekarang saya khawatir karena orang bisa saja hanya cari prestasi dengan cara cepat, artinya supaya tambah kerjanya kemudian main ambil sama rata. Kemudian, yang baru dicurigai langsung ditangkap,” kata dia.

 

 

Reporter: Ahmad Sutedjo
Editor: Fajar Shadiq

 

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Turki

Senada dengan Joy Biden, PM Turki: ISIS, PKK, dan JN adalah Kelompok Teroris

KIBLAT.NET, Ankara – Wakil presiden Amerika Serikat, Joy Biden mengadakan konferensi pers bersama Menteri Luar...

Ahad, 24/01/2016 17:00 0

Suriah

Gadis Kecil Suriah: Kedua Mataku Ini Untukmu Ayah!

KIBLAT.NET, Hatay – Kekerasan rezim Suriah sejak 2011 hingga sekarang masih menyisakan luka mendalam bagi...

Ahad, 24/01/2016 16:17 0

Palestina

Setelah Tembak Mati Gadis Palestina 13 Tahun, Polisi Israel Penjarakan Ayahnya

KIBLAT.NET, Yerusalem – Polisi Zionis Israel kembali menembak mati bocah Palestina di bawah umur. Dikutip...

Ahad, 24/01/2016 13:06 0

Suriah

Hubungan Rusia-Suriah Dikabarkan Mulai Retak

KIBLAT.NET, Damaskus – Surat kabar Inggris, Financial Times menerbitkan sebuah artikel dengan judul “Kegagalan Putin di...

Ahad, 24/01/2016 11:00 0

Iran

Sanksi Nuklir Dicabut, Iran-Cina Jalin Beberapa Kesepakatan

KIBLAT.NET, Teheran – Pasca dicabutnya sanksi ekonomi Iran sepekan yang lalu, Presiden Cina Xi Jinping berkunjung...

Ahad, 24/01/2016 10:28 0

Rohah

Satu Hadits Ini Telah Membuat Pemabuk Ini Bertobat

KIBLAT.NET – Banyak wasilah bagi seseorang untuk bertobat, salah satunya kisah yang dituturkan putra dari...

Sabtu, 23/01/2016 17:30 0

Philipina

300 Milisi Kristen Bersiap untuk Berperang dan Murtadkan Muslim Sulu

KIBLAT.NET, Sulu – Masyarakat Kristen di wilayah Sulu, Filipina yang berpenduduk mayoritas Muslim bersiap angkat...

Sabtu, 23/01/2016 16:45 0

Wilayah Lain

Dianggap Simbol Radikal, Tajikistan Cukur Paksa Jenggot Ribuan Pria

KIBLAT.NET, Dushanbe – Karena dianggap simbol radikal, polisi Tajikistan mencukur paksa jenggot 13.000 laki-laki dan...

Sabtu, 23/01/2016 14:52 0

Turki

Dalam Semalam, 42 Pengungsi yang Akan Menuju Eropa Tewas Tenggelam

KIBLAT.NET, Ankara – Sebanyak 42 orang pengungsi dilaporkan tewas tenggelam dalam dua insiden berbeda di...

Sabtu, 23/01/2016 12:00 0

Video Kajian

Khutbah Jum’at: Tujuan Manusia Diciptakan

KIBLAT.NET- Keberadaan manusia di muka bumi ini bukanlah ada dengan sendirinya. Manusia diciptakan oleh Allah,...

Sabtu, 23/01/2016 09:35 0

Close