... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pakar Hukum: Kewenangan BIN untuk Menangkap adalah Tidak Masuk Akal

Foto: Profesor Muladi

KIBLAT.NET, Jakarta – Pakar Hukum yang pernah menjabat sebagai Menteri Kehakiman, Profesor Muladi menilai usulan (Badan Intelijen Negara) BIN agar diikutkan melakukan penangkapan terhadap terduga teroris termasuk hal yang tidak masuk akal.

Ia juga mengatakan bahwa hal itu berpotensi terjadi pelanggaran HAM. “BIN, TNI, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) diusulkan memiliki kewenangan menangkap. Saya kira tidak boleh karena berpotensi terjadi ekses pelanggaran HAM,” ujarnya sebagaimana dikutip dari viva.co.id, Jum’at, (22/01).

Muladi mengingatkan agar pemerintah harus hati-hati agar pelanggaran HAM yang pernah dilakukan oleh intelijen di masa lalu tak terulang kembali. “Nanti kembali pada masa lalu, yang nangkap BIN enggak jelas periksanya di mana, enggak ada pengacara tahu-tahu dibunuh.” katanya.

Ia menyarankan bahwa dalam penanggulangan teroris, BIN dan BNPT meningkatkan kerja sama dengan pihak Kepolisian saat mendeteksi ancaman teroris. “Koordinasi saja sama polisi. Masalah kita kan sebenarnya masalah koordinasi,” lanjutnya.

Adanya penambahan kewenangan intelijen sempat digulirkan Kepala BIN Sutiyoso pascaledakan Bom Sarinah. Ditengarai bahwa ISIS yang menjadi dalang pengeboman pada 14 Januari 2016 silam. Penambahan kewenangan menurut Sutiyoso perlu dilakukan agar bisa mencegah aksi-aksi terorisme di Indonesia.

Namun hal lain disampaikan Pengamat Terorisme, Al-Chaidar. Menurutnya terorisme bisa dicegah justru dengan mengakomodir secara politik dan melakukannya dalam hal regimentasi. Contoh penerapan Syariat Islam di Aceh diyakini Al-Chaidar bisa meredam aksi-aksi aliran radikal tersebut.

BACA JUGA  Spanduk Tolak RUU P-KS Nampang di Hotel Fairmount Jakarta, Begini Bunyinya

Sumber: Viva
Penulis: Jundi Karim

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video Kajian

Khutbah Jum’at: Tujuan Manusia Diciptakan

KIBLAT.NET- Keberadaan manusia di muka bumi ini bukanlah ada dengan sendirinya. Manusia diciptakan oleh Allah,...

Sabtu, 23/01/2016 09:35 0

Suriah

Kisah Mengharukan Bocah Suriah Ingin Berkorban Demi Ayahnya

KIBLAT.NET, Damaskus- Konflik berkepanjangan di Suriah yang memasuki tahun kelima, telah menjadi derita bagi rakyat...

Sabtu, 23/01/2016 09:19 0

Wilayah Lain

Demonstrasi Besar-besaran Kembali Landa Tunisia

KIBLAT.NET, Feriana – Unjuk rasa besar-besaran kembali terjadi di negara Tunisia, yang dianggap negara pemicu...

Jum'at, 22/01/2016 16:50 0

Afghanistan

Afghanistan Masih Menjadi Tempat Bahaya Bagi Amerika

KIBLAT.NET, Kabul – Gelombang operasi militer baru-baru ini yang dilancarkan Imarah Islam Taliban di Kabul...

Jum'at, 22/01/2016 16:17 0

Profil

Syaikh Khalid Rasyid, Ulama Pembela Nabi yang Dipenjara Saudi

KIBLAT.NET – Rasulullah adalah junjungan sekaligus teladan bagi umat Islam. Mencintainya adalah suatu kewajiban. Cinta...

Jum'at, 22/01/2016 14:48 0

Suriah

Kehadiran Kurdi Diperdebatkan, Negosiasi Damai Suriah Terancam

KIBLAT.NET, Damaskus – Pekan depan rencana perundingan damai Suriah yang disponsori PBB bakal jatuh tempo,...

Jum'at, 22/01/2016 12:30 0

Turki

Cegat Milisi Kurdi, Militer Turki Sebrangi Suriah

KIBLAT.NET, Ankara – Sejumlah media Turki baru-baru ini melaporkan bahwa pasukan dalam jumlah besar menyeberangi...

Jum'at, 22/01/2016 12:00 0

Irak

Kurdi Iraq Lakukan Pembersihan Etnis Arab

KIBLAT.NET, Arbil – Pasukan Kurdi dilaporkan menghancurkan ribuan rumah warga Arab dalam rangka memusnahkan komunitas...

Jum'at, 22/01/2016 11:20 0

Turki

Turki Keluarkan Izin Kerja Bagi Pengungsi Suriah

KIBLAT.NET, Jakarta – Badan PBB yang yang mengurusi buruh internasional (ILO) menyambut baik keputusan pemerintah...

Jum'at, 22/01/2016 10:50 0

Arab Saudi

Dihadiri Iran, OKI Bahas Sikap Penyerangan Kedubes Saudi

KIBLAT.NET, Jeddah – Organisasi Kerjasama Islam (OKI), Kamis (21/01), menggelar pertemuan darurat menyikapi penyerangan Kedutaan...

Jum'at, 22/01/2016 10:05 0

Close