... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Kisah Mengharukan Bocah Suriah Ingin Berkorban Demi Ayahnya

KIBLAT.NET, Damaskus- Konflik berkepanjangan di Suriah yang memasuki tahun kelima, telah menjadi derita bagi rakyat sipil. Hamparan demi hamparan di Suriah menjadi target bombardir rezim. Akibatnya, ribuan sipil terpaksa mengungsi dan meniggalkan kampung halamanya.

Dilansir dari Arabi21 pada Jumat (22/01), Ma’mun Khaled Nasser dan keluarganya adalah satu dari sekian orang melarikan diri dari konflik Suriah. Saat ini ia bersama ibu, isteri dan lima orang anaknya tinggal di Rayhanah, wilayah bagian Hatay, Turki. Pria 27 tahun ini hanya mampu berbaring di atas kasur.

Ledakan bom rezim Bashar Assad di kota Idlib tahun lalu, telah mengakibatkan jemari sebelah kanan Nasser putus. Tidak hanya itu, Nasser pun harus kehilangan penglihatan dan pendengarannya.

Melihat kondisi sang ayah, putri Nasser yang baru berusia lima tahun suatu ketika datang kepada seorang dokter di Turki. Dengan alasan menyayangi sang ayah, ia pun meminta dokter agar mengambil kedua matanya dan memberikanya kepada ayahnya.

“Saya sangat menyayangi ayah. Saya sangat sedih ketika melihatnya hanya tergeletak di atas kasur. Ayah tidak bisa melihat saya, itulah sebab saya bersedih”ungkap putri Nasser.

Lalu gadis kecil itu meminta kepada dokter, “dengarkan kata-kataku, ‘ambilah kedua mataku lalu berikan keduanya kepada ayah. Supaya ayah bisa melihatku dan memelukku’. Saya berdoa kepada Allah agar mengabadikan ayah diatas kepala kami semua. Saya sayang ayah”.

BACA JUGA  Narapidana di Penjara SDF Berontak, Sejumlah Tahanan ISIS Kabur

Dalam sebuah wawancara dengan “Turki Press” Ummu Ma’mun ibu Nasser pun bercerita, “setahun yang lalu anaku hidup layaknya orang lain pada umumnya. Ia bisa berjalan, berbicara, mendengar ataupun melihat. Namun saat ini ia hanya mampu berbaring di tempat tidur. Ia hanya dia disana dan tidak mampu untuk bekerja”.

Ibu Nasser juga menambahkan,”kami kesulitan untuk mencukupi kebutuhan kelima cucu kami. Tetapi kami mendapatkan dukungan dan bantuan dari beberapa tetangga dan donatur setempat. Kami tidak ingin kembali tinggal di Suriah. Karena takut atas keberlangsungan hidup keluarga. Perpindahan kami ke daerah Rayhanah, karena keingginan kami untuk hidup nyaman dan aman dari bala bahaya bahkan kematian”.

Sumber: Arabi21
Penulis: Syafi’i Iskandar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Dihadiri Pejabat, Silaturahim Nasional Pesantren Alumni Gontor Dibuka

KIBLAT.NET, Tangerang – Silaturahim Nasional Kiai dan Pimpinan Pesantren Alumni Gontor resmi dibuka Jumat (22/01)...

Sabtu, 23/01/2016 08:31 0

Indonesia

Berikut Kronologis Meninggalnya 5 Santri Pondok Pesantren Miftahul Huda Boyolali

KIBLAT.NET, Jakarta – Terkait simpang siur pemberitaan meninggalnya lima santri Pondok Pesantren Miftahul Huda Boyolali, Kiblat.net...

Jum'at, 22/01/2016 17:17 0

Wilayah Lain

Demonstrasi Besar-besaran Kembali Landa Tunisia

KIBLAT.NET, Feriana – Unjuk rasa besar-besaran kembali terjadi di negara Tunisia, yang dianggap negara pemicu...

Jum'at, 22/01/2016 16:50 0

Profil

Syaikh Khalid Rasyid, Ulama Pembela Nabi yang Dipenjara Saudi

KIBLAT.NET – Rasulullah adalah junjungan sekaligus teladan bagi umat Islam. Mencintainya adalah suatu kewajiban. Cinta...

Jum'at, 22/01/2016 14:48 0

Turki

Cegat Milisi Kurdi, Militer Turki Sebrangi Suriah

KIBLAT.NET, Ankara – Sejumlah media Turki baru-baru ini melaporkan bahwa pasukan dalam jumlah besar menyeberangi...

Jum'at, 22/01/2016 12:00 0

Turki

Turki Keluarkan Izin Kerja Bagi Pengungsi Suriah

KIBLAT.NET, Jakarta – Badan PBB yang yang mengurusi buruh internasional (ILO) menyambut baik keputusan pemerintah...

Jum'at, 22/01/2016 10:50 0

Artikel

Apakah Serangan Bom Sarinah Bisa Disebut Jihad?

KIBLAT.NET – Terorisme dan sikap seorang Muslim dalam memegang dan mengamalkan ajarannya, kembali menjadi buah...

Kamis, 21/01/2016 20:34 0

Indonesia

Universitas Indonesia Bantah Kerjasama dengan SRGC, Kelompok Pro-LGBT

KIBLAT.NET, Jakarta – Belum lama ini beredar publikasi layanan konseling bagi kaum Lesbian Gay, Biseksual...

Kamis, 21/01/2016 18:09 0

Wilayah Lain

Kanada Mundur dari Koalisi Internasional Serang ISIS

KIBLAT.NET, Davos – Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau menyatakan bahwa negaranya akan berhenti terlibat dalam...

Kamis, 21/01/2016 17:12 0

Indonesia

Buku TK-nya Dituding Berisi Ajaran Teroris, Ini Klarifikasi Penulis

KIBLAT.NET, Jakarta – Belum lama ini GP Anshor menemukan sebuah buku ajar di sebuah TK...

Kamis, 21/01/2016 14:30 0

Close