... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Dihadiri Iran, OKI Bahas Sikap Penyerangan Kedubes Saudi

KIBLAT.NET, Jeddah – Organisasi Kerjasama Islam (OKI), Kamis (21/01), menggelar pertemuan darurat menyikapi penyerangan Kedutaan Besar dan Konsulat Saudi di Iran beberapa waktu lalu. Pertemuan yang digelar di kota Jeddah, Arab Saudi, itu juga dihadiri Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi.

Sebanyak 37 Menteri Luar Negeri dari 57 negara anggota OKI menghadiri pertemuan tertutup itu, termasuk di antarnya Indonesia. Mereka membahas sikap terhadap Iran.

Seperti dilansir dari Al-Jazeera, pernyataan akhir dari pertemuan itu menyepakati mengutuk serangan gedung diplomatik Saudi di Iran. Mereka juga mendukung langkah-langkah yang dilakukan Arab Saudi dalam memerangi “terorisme”.

Pernyataan itu juga mendesak Iran mematuhi perjanjian-perjanjian internasional yang mengatur perlindungan misi diplomatik. Negara-negara lain diminta menghormati kedaulatan sesama dan tidak mencampuri urusan negara lain.

Menteri Luar Negeri Saudi, Adel Al-Jubair, mengatakan bahwa pertemuan ini bertujuan menyatukan sikap negara Islam terkait penyerangan Iran. Terlebih, hal itu bertentangan dengan undang-undang internasional.

Di sisi lain, Wakil Menteri Luar Negeri Iran yang hadir mewakili negaranya berkomentar bahwa Iran ingin situasi tenang dan tidak ingin situasi bertambah ricuh. Dia berdalih, kehadirannya dalam pertemuan OKI ini menunjukkan keinginan kami.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal OKI dalam kalimat pembuka menegaskan bahwa mencampuri urusan negara lain melanggar peraturan organisasi OKI.

Beberapa sebelumnya, Arab Saudi mendesak OKI untuk segera mengambil sikap terhadap penyerangan kantor diplomat Saudi di Iran. Penyerangan itu membuat Saudi memutus hubungan diplomatik yang disusul negara-negara lainnya.

BACA JUGA  Wabah Corona, Saudi Belum Memastikan Penyelenggaran Haji Tahun Ini

Sumber: Al-Jazeera
Penulis: Hunef Ibrahim

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Artikel

Apakah Serangan Bom Sarinah Bisa Disebut Jihad?

KIBLAT.NET – Terorisme dan sikap seorang Muslim dalam memegang dan mengamalkan ajarannya, kembali menjadi buah...

Kamis, 21/01/2016 20:34 0

Indonesia

Universitas Indonesia Bantah Kerjasama dengan SRGC, Kelompok Pro-LGBT

KIBLAT.NET, Jakarta – Belum lama ini beredar publikasi layanan konseling bagi kaum Lesbian Gay, Biseksual...

Kamis, 21/01/2016 18:09 0

Wilayah Lain

Kanada Mundur dari Koalisi Internasional Serang ISIS

KIBLAT.NET, Davos – Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau menyatakan bahwa negaranya akan berhenti terlibat dalam...

Kamis, 21/01/2016 17:12 0

Indonesia

Buku TK-nya Dituding Berisi Ajaran Teroris, Ini Klarifikasi Penulis

KIBLAT.NET, Jakarta – Belum lama ini GP Anshor menemukan sebuah buku ajar di sebuah TK...

Kamis, 21/01/2016 14:30 0

Indonesia

Komisi III DPR: Katanya Kami Tidak Takut, Kok UU Terorisme Minta Direvisi?

KIBLAT.NET, Jakarta – Pemerintah berencana untuk mengusulkan revisi UU Terorisme untuk memperkuat regulasi terkait aksi...

Kamis, 21/01/2016 14:00 0

Indonesia

Angkatan Muda FUI Yogyakarta Desak Kepolisian Seriusi Aksi Vandalisme di Masjid Wiworo Tjipto

KIBLAT.NET, Yogyakarta – Terkait aksi kejahatan vandalisme yang terjadi di Masjid Wiworo Tjipto, Mantrijeron, Kabupaten Bantul,...

Kamis, 21/01/2016 13:10 0

Indonesia

Setara Institute Sebut Revisi UU Terorisme Manjakan BIN

KIBLAT.NET, Jakarta – Rencana revisi Undang-undang nomor 15 tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme...

Kamis, 21/01/2016 12:56 0

Wilayah Lain

Operasi Gabungan Jerman-Turki Tangkap Sindikat Perdagangan Pengungsi Suriah

KIBLAT.NET, Berlin – Operasi gabungan kepolisian Jerman dan Turki berhasil menangkap 15 tersangka yang diduga...

Kamis, 21/01/2016 10:01 0

Video Kajian

Tadzkirah: Ibadah yang Hambar

KIBLAT.NET – Tadzkirah: Ibadah yang Hambar. Suatu ketika Bani Israil heran, kenapa mereka seringkali berbuat maksiat...

Kamis, 21/01/2016 07:19 0

Indonesia

Ketua MPR Tak Setuju Revisi UU Terorisme Jika Nantinya Aparat Makin Represif

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua MPR Zulkifli Hasan menegaskan penolakannya terhadap revisi UU Terorisme, apabila dengan...

Rabu, 20/01/2016 16:01 1

Close