Operasi Tinombala 2016: Ketika Perburuan Santoso Berlanjut

KIBLAT.NET, Poso – Perburuan Santoso dan puluhan anggota Mujahidin Indonesia Timur yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan menjadi target Operasi Camar Maleo IV ternyata tak kunjung membuahkan hasil.

Padahal, sebanyak 1.700 personil gabungan TNI-Polri telah dikerahkan untuk memburu kawanan Santoso sampai batas waktu Operasi Camar Maleo IV pada hari ini. Akhir Desember lalu, sebanyak 7 orang warga Poso ditangkap, namun mereka bukanlah daftar orang yang dicari.

Operasi Camar Maleo IV digelar sejak awal bulan Oktober 2015 melibatkan 4 kepolisian tingkat resor (Polres) yang ada di wilayah Sulawesi Tengah, yaitu Polres Poso, Polres Parigi, Polres Touna, dan Polres Morowali.

Menurut Kapolres Poso AKBP Ronny Suseno, perburuan Santoso masih akan terus dilanjutkan walaupun sebanyak 300 personil dari Polri serta 700 personil dari TNI sudah ditarik, dan deadline sudah habis. Polri akan melakukan operasi perburuan Santoso dan 37 DPO lainnya dengan operasi baru yang diberi nama Operasi Tinombala 2016.

“Jangka waktu mungkin dua minggu mereka (anggota Polri, red) kembali lagi ke mari dan operasi ini ada kelanjutannya dengan sandi Operasi Tinombala 2016,” ungkap Ronny Suseno saat ditemui Kiblat.net di Mapolresta Poso pada Kamis, (07/12). (Baca juga: Operasi Camar Maleo IV Berakhir, Muncul Operasi Tinombala 2016)

Ronny Suseno juga menyampaikan bahwa akan ada pasukan tambahan untuk Operasi Tinombala 2016 sebanyak 2 SSK dan belum jelas akan melibatkan TNI atau tidak.

BACA JUGA  Pengacara Keluarga Laskar Anggap Komnas HAM 'Transaksi Nyawa'

“Jadi perintah dari Wakapolri akan ada penambahan sebanyak 2 SSK, tentang keterlibatan TNI ini masih kita godok di dalam tingkat Mabes Polri,” kata dia.

Wilayah Operasi Tinombala 2016 masih sama dengan Operasi Camar Maleo yaitu melibatkan 4 wilayah yaitu Poso, Parigi, Touna dan Morowali. “Wilayahnya masih sama dengan operasi yang kemarin,” tambahnya.

Ditanya tentang kapan kepastian dimulainya Operasi Tinombala 2016, Kapolres Poso mengatakan bahwa belum ada keputusan dari Mabes Polri.

“Kepastiannya belum ada karena menunggu keputusan dari Mabes, yang jelas pasti akan ada operasi lanjutan itu,” beber AKBP Ronny Suseno dengan semangat.

 

Reporter: Ahmad Sutedjo
Editor: Fajar Shadiq

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat