Komnas HAM Minta Kemenag Investigasi Kasus Sajadah untuk Alas Tari

KIBLAT.NET, Jakarta – Terkait sajadah yang digunakan sebagai alas tari di Hari Amal Bhakti (HAB) ke-70 Kanwil Kementrian Agama DKI Jakarta Ahad lalu, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta Kemenag untuk melakukan investigasi kasus penggunaan sajadah sebagai alas untuk menari.

“Kenapa harus karpet shalat yang jelas-jelas visualnya untuk ibadah, apakah ini benar faktor kebetulan?” ujar Komisioner Komnas HAM Maneger Nasution, Selasa (05/01).

Menurut dia, argumen faktor kebetulan seperti disampaikan pihak Kanwil Kemenag DKI Jakarta agaknya sulit diterima nalar sehat publik, apalagi pada acara sekaliber itu. Komnas HAM pun meminta Menteri Agama menjelaskan secara terbuka ke publik.

“Apalagi banyak sekali faktor kebetulan sepanjang 2015 dan awal 2016, misalnya Al-Qur’an yang dinyanyikan dengan langgam Jawa di Istana Presiden, adzan mengiringi lagu gereja dalam Acara Natal Nasional 2015 yang dihadiri Presiden Jokowi dan Menag Lukman, Al-Qur’an dibuat untuk bahan terompet tahun baru, dan sekarang sajadah shalat buat alas menari,” tutur Maneger.

Maneger mengatakan Menteri Agama dan Kakanwil Kemenag DKI Jakarta tentu paham betul bahwa salah satu substansi HAM yang paling elementer itu adalah respek, menyelami dan menghormati perasaan serta simbol-simbol keyakinan dan identitas kultural publik. “Bangsa ini mulai defisit respek,” kata dia.

Untuk itu, publik tentu mengapresiasi Menteri Agama dan Kakanwil Kemenag DKI Jakarta yang sudah minta maaf. Di samping itu publik juga tentu berharap Menteri Agama menginvestigasi kasus tersebut secara tuntas dan memberi punishment kepada yang bertanggung jawab. Yang terpenting menjamin tidak akan terulang kasus-kasus seperti itu di masa mendatang.

BACA JUGA  Siapkan Naskah Khutbah Jumat, Kemenag Gandeng Ulama dan Akademisi

Sumber: Republika
Penulis: Jundi Karim

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat