... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

In Depth

Shalat Sambil Memejamkan Mata, Sah atau Tidak Yaa?

Foto: Shalat bisa merem.

KIBLAT.NET – Khusyu merupakan sebuah tuntutan dalam melaksanakan shalat, tapi tidak semua orang bisa melakukannya dengan mudah. Banyak faktor yang menyebabkan shalat tidak bisa dilakukan dengan khusyu, salah satunya adalah faktor tempat yang tidak mendukung atau kondisi yang tidak kondusif.

Adanya gambar, tulisan atau corak lukisan dinding di tempat pelaksanaan shalat seringkali menyebabkan kosentrasi kita buyar. Sehingga untuk menjaga shalat tetap khusyu’ sebagian orang mencoba mengatasinya dengan memejamkan mata. Namun selain itu, demi menghadirkan shalat yang khusyu, ada juga yang sengaja melaksanakan shalat dengan memejamkan mata.

Lalu pertanyaannya apakah boleh seorang muslim melaksanakan shalat dengan kondisi memejamkan mata?
Pada dasarnya shalat dengan memejamkan mata tidak dibenarkan oleh syariat, karena Nabi SAW sendiri tidak pernah memejamkan mata dalam shalat. Beliau adalah orang yang paling khusyuk kepada Allah dalam shalat.

Beberapa ulama mengatakan, “Memejamkan kedua mata (dalam ibadah) merupakan kebiasaan orang-orang Yahudi.”

Berikut ini beberapa dalil yang menjelaskan petunjuk Nabi dalam shalat dan bahwa beliau tidak memejamkan mata. Dalam sebuah hadits tentang gerhana matahari yang panjang yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas, disebutkan bahwa para shahabat berkata, “Wahai Rasulullah, kami melihatmu mengambil sesuatu di depanmu lalu kami melihatmu berpaling.”

Beliau bersabda, “Aku melihat surga, lalu aku mengambil satu tandan (makanan darinya). Kalau saja aku mendapatkannya, kalian pasti akan cukup makan darinya selama dunia ini masih ada. Dan aku diperlihatkan neraka, lalu aku tidak melihat satu pun pemandangan yang lebih mengerikan daripada hari ini. Aku melihat kebanyakan penghuninya adalah wanita.”

BACA JUGA  Kemerdekaan Menurut H.O.S. Tjokroaminoto

Dalam hadits Jabir bin Abdullah disebutkan bahwa Nabi bersabda, “Diperlihatkan kepadaku neraka maka di dalamnya aku melihat seorang wanita dari Bani Israil yang disiksa karena memiliki seekor kucing yang diikatnya. Ia tidak memberinya makan dan tidak melepaskannya agar dapat makan serangga di bumi. Saya juga melihat Abu Tsumamah Amru bin Malik menarik ususnya di neraka.”

Di dalam riwayat Muslim, Rasulullah bersabda, “… Hingga aku melihat orang bertongkat yang menarik ususnya di neraka. Ia dahulu mencuri (harta milik) orang yang sedang berhaji dengan tongkatnya. Bila ketahuan, ia berkata, ‘Hanya tersangkut tongkatku saja,’ dan bila tidak ketahuan, ia pergi dengan barang yang dicurinya.”

Dalam sebuah riwayat, disebutkan, “Kami bertanya kepada Khabbab, ‘Apakah Rasulullah saw membaca dalam shalat Zuhur dan Asar?’ Ia pun menjawab, ‘Ya, benar.’ Kami bertanya lagi, ‘Bagaimana kalian mengetahuinya?’ Ia menjawab, ‘Dari gerakan jenggotnya’.”

Anas bin Malik berkata, “Nabi shalat bersama kami lalu naik ke mimbar. Beliau memberikan isyarat dengan jarinya ke arah kiblat lalu bersabda, ‘Aku telah melihat sekarang—sejak aku shalat bersama kalian … Surga dan neraka itu tergambar di balik dinding ini. Aku tidak pernah melihat kebaikan dan keburukan seperti hari ini (diulang tiga kali).”

Abdullah bin Zayid berkata, “Al-Barra’ bercerita kepada kami bahwa bila para shahabat shalat bersama Nabi, ketika beliau mengangkat kepalanya dari rukuk, mereka tetap berdiri hingga melihat beliau telah sujud.”

BACA JUGA  Gerakan Sahwah di Arab Saudi: Dulu Dirangkul, Kini Dimusuhi

Ibnul Qayyim berkata, “Memejamkan mata dalam shalat bukanlah petunjuk Nabi. Para ahli fikih berbeda pendapat tentang larangannya. Imam Ahmad dan lainnya memakruhkannya. Mereka berkata, ‘Itu perbuatan orang-orang Yahudi.’

Dalil-dalil itulah yang menjelaskan kepada kita bahwa petunjuk Nabi dalam shalat adalah tidak memejamkan mata. Para shahabat pun mengikutinya. Inilah petunjuk yang paling baik dan paling sempurna.

Sementara itu, sebagian besar ulama membolehkan dan tidak memakruhkannya. Mereka berkata, ‘Itu terkadang menjadi cara yang paling dekat untuk mendapatkan kekhusyukan, yang merupakan ruh, rahasia, dan tujuan shalat.’

Bila orang terpaksa harus memejamkan matanya karena sesuatu yang tampak dalam shalatnya, seperti adanya perempuan yang lewat di depannya saat shalat di Masjidil Haram, atau hiasan dan dekorasi di depannya, atau pakaian orang yang shalat di depannya yang mengganggu dan menghilangkan kekhusyukannya, pada saat seperti ini, ia dianjurkan untuk memejamkan mata, bahkan disunahkan untuk memfokuskan hati dan mendapatkan kekhusyukan.

Adapun yang benar, ‘Apabila membuka mata tidak menghilangkan kekhusyukan, ini lebih utama. Namun, bila itu menghalanginya dari kekhusyukan karena adanya hiasan, dekorasi, atau lainnya yang mengganggu hatinya, saat itu tidak masalah baginya bila memejamkan mata. Pendapat tentang sunah melakukannya dalam kondisi seperti ini lebih dekat kepada dasar-dasar dan maksud syariat daripada pendapat yang memakruhkannya. Wallâhu a’lam.”

 

Disadur Dari Buku “Shalat Tapi Keliru” Karya Shalahuddin As-Sa’id Penerbit Aqwam

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Irak

Syiah Hizbullah dan Milisi Syiah Iraq Geram atas Eksekusi Tokoh Syiah Saudi

KIBLAT.NET, Erbil – Dua kelompok bersenjata Syiah di Timur Tengah mengecam pelaksanaan eksekusi terhadap Ulama...

Ahad, 03/01/2016 15:58 0

Indonesia

Majelis Mujahidin LPW Jabodetabek Resmikan Markaz Dakwah dan Jihad

KIBLAT.NET, Tangerang – Majelis Mujahidin Lajnah Perwakilan Wilayah (LPW) Jabodetabek meresmikan Markaz Dakwah dan Jihad...

Ahad, 03/01/2016 15:00 0

Iran

Eksekusi Tokoh Syiah Saudi: Komentar Para Tokoh Dunia

Tulisan ini merupakan lanjutan dari halaman sebelumnya KIBLAT.NET – Saudara kandung Nimr al-Nimr, Mohammed al-Nimr,...

Ahad, 03/01/2016 14:46 0

News

Eksekusi Tokoh Syiah Saudi: Protes Menjalar dari Bahrain hingga India

KIBLAT.NET, Teheran – Sejumlah warga Iran mengadakan aksi unjuk rasa di depan kedutaan Saudi di Teheran,...

Ahad, 03/01/2016 14:41 0

Afghanistan

Operasi Komando Taliban Tewaskan Belasan Penjajah Asing dan Pasukan Keamanan

KIBLAT.NET, Kabul – Serangan istisyhad Mujahidin Taliban kembali menghantam sebuah wisma tamu atau guesthouse Perancis...

Ahad, 03/01/2016 12:00 0

Afghanistan

ISIS Bangun Radio untuk Menebar Propaganda Anti-Taliban di Afghanistan

KIBLAT.NET – Kelompok Daulah ISIS “propinsi” Khurasan yang diklaim mencakup wilayah Afghanistan dan Pakistan baru-baru ini...

Ahad, 03/01/2016 11:19 0

Inggris

500.000 Orang Tanda Tangani Petisi Penolakan Donald Trump

KIBLAT.NET, London – Warga Inggris menggalang petisi yang mendesak agar pemerintah melarang calon presiden Amerika...

Ahad, 03/01/2016 08:00 1

Arab Saudi

Arab Saudi Eksekusi 47 Orang, Termasuk Petinggi Syiah Saudi

KIBLAT.NET, Riyadh – Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi menyatakan telah mengeksekusi 47 orang yang didakwa...

Ahad, 03/01/2016 07:25 0

Irak

Setelah Tutup 25 Tahun, Arab Saudi Kembali Buka Kedutaan Besar di Baghdad

KIBLAT.NET, Baghdad – Setelah ditutup selama 25 tahun, Arab Saudi membuka kembali kedutaannya di Baghdad,...

Sabtu, 02/01/2016 22:00 0

Indonesia

Bupati Batang Himbau Warga Agar Shalat Berjamaah Tepat Waktu di Masjid

KIBLAT.NET, Batang – Bupati Batang, Yoyok Riyo Sudibyo mengeluarkan surat edaran berisi himbauan untuk melaksanakan...

Sabtu, 02/01/2016 21:00 0

Close