... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Eksekusi Tokoh Syiah Saudi: Komentar Para Tokoh Dunia

Foto: Syaikh Nimr al-Nimr

Tulisan ini merupakan lanjutan dari halaman sebelumnya

KIBLAT.NET – Saudara kandung Nimr al-Nimr, Mohammed al-Nimr, mengatakan dalam sebuah wawancara telepon bahwa pemerintah Saudi telah mengatakan jasad al-Nimr sudah dikuburkan, tetapi mereka tidak memberitahu di mana pemakamannya.

Keluarga berharap untuk bisa mengubur jasad al-Nimr di kampung halamannya. Pemakamannya mungkin akan menarik ribuan pendukung, termasuk sejumlah besar pengunjuk rasa. Sebaliknya, keluarga berencana menggelar doa dan menerima belasungkawa di masjid di sebuah desa dekat al-Qatif, tempat di mana al-Nimr biasa melakukan ritual Syiah.

Komentar tokoh dunia

Seorang juru bicara PBB mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon “sangat kecewa” terhadap eksekusi yang dilakukan Arab Saudi, termasuk eksekusi Al-Nimr.

Kementerian Luar Negeri Jerman mengatakan eksekusi al-Nimr “semakin memperkuat kekhawatiran yang ada tentang ketegangan dan perpecahan mendalam di wilayah tersebut.”

Juru bicara Departemen Luar Negeri John Kirby mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa AS “sangat prihatin” bahwa eksekusi al-Nimr akan “memperburuk ketegangan sektarian ketika seharusnya perlu dikurangi.”

Dia mengatakan AS menyerukan kepada Arab Saudi untuk memastikan proses peradilan yang adil dan memungkinkan ekspresi damai perbedaan pendapat saat bekerja dengan semua pemimpin masyarakat untuk meredakan ketegangan setelah eksekusi.

Eksekusi mati Nimr al-Nimr dijatuhkan 11 bulan setelah Arab Saudi mengeluarkan UU anti-terorisme setelah dunia Arab terguncang aksi protes Musim Semi Arab pada tahun 2011.

BACA JUGA  Khamenei Tegaskan Dukungan untuk Pemberontak Syiah Hutsi Yaman

UU Anti terorisme di Saudi bisa menuntut setiap orang yang menuntut reformasi, mengekspos korupsi atau terlibat dalam perbedaan pendapat atau kekerasan terhadap pemerintah dianggap sebagai teroris.

Seorang pengacara Saudi di wilayah timur mengatakan kepada The Associated Press bahwa tiga tahanan politik Syiah lainnya juga dilaksanakan dari kalangan 47. Pengacara berbicara pada kondisi anonimitas karena takut pembalasan.

Arab Saudi mengatakan semua orang dieksekusi dihukum aksi terorisme. Al-Nimr dan tiga orang lain yang disebutkan telah didakwa sehubungan dengan kekerasan yang menyebabkan kematian beberapa demonstran dan polisi.

Dalam konferensi pers hari Sabtu, juru bicara Kementerian Dalam Negeri Saudi Mayjen Mansour al-Turki mengatakan eksekusi dilakukan di dalam penjara dan tidak di depan umum, seperti yang sering terjadi.

Kementerian Dalam Negeri, yang mengumumkan nama-nama ke-47 orang yang dieksekusi dalam sebuah pernyataan, mengatakan perintah pengadilan kerajaan dikeluarkan untuk melaksanakan hukuman setelah semua hak banding telah habis.

Sementara itu, pelaksanaan eksekusi terhadap pejuang al-Qaidah juga menyuarakan keprihatinan atas akan adanya serangan balas dendam. Sebelumnya, mujahidin AQAP (Al-Qaeda di Semenanjung Arab) pada bulan lalu, telah mengancam akan melakukan aksi pembalasan terhadap pasukan keamanan Saudi jika mereka melakukan eksekusi terhadap sejumlah pejuangnya.

Salah satu mujahid yang dieksekusi adalah Faris al-Shuwail, seorang ideolog terkemuka Al-Qaidah yang ditangkap pada bulan Agustus 2004.

Eksekusi berlangsung di ibukota, Riyadh, dan 12 kota lainnya. Dari mereka dieksekusi, 45 adalah warga negara Saudi, satu dari Chad dan lain adalah warga Mesir.

BACA JUGA  Khamenei Tegaskan Dukungan untuk Pemberontak Syiah Hutsi Yaman

Tulisan ini merupakan lanjutan dari halaman sebelumnya

 

Sumber: ABCNews, Anadolu
Penulis: Fajar Shadiq

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Bupati Batang Himbau Warga Agar Shalat Berjamaah Tepat Waktu di Masjid

KIBLAT.NET, Batang – Bupati Batang, Yoyok Riyo Sudibyo mengeluarkan surat edaran berisi himbauan untuk melaksanakan...

Sabtu, 02/01/2016 21:00 0

Indonesia

Pesta Tahun Baru di Malang Sisakan Tumpukan 10 Ribu Ton Sampah

KIBLAT.NET, Malang – Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Malang Erik S Santoso mengatakan tumpukan...

Sabtu, 02/01/2016 15:55 0

Indonesia

Densus 88 Salah Tangkap di Surakarta, Ini Pembelaan Kapolri

KIBLAT.NET, Jakarta – Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti membantah tudingan salah tangkap yang dilakukan oleh...

Sabtu, 02/01/2016 14:29 0

Philipina

Sepanjang 2015, Filipina Klaim Telah Gugurkan 133 Pejuang Abu Sayyaf

KIBLAT.NET, Zamboanga City – Militer Filipina mengklaim bahwa sepanjang tahun 2015 mereka telah membunuh 133...

Sabtu, 02/01/2016 13:13 0

Wilayah Lain

Allahuakbar! Seorang Mujahid AQIM Berhasil Kabur dari Penjara Mauritania

KIBLAT.NET, Nouakchott – Seorang tahanan yang telah divonis mati atas dakwaan terorisme berhasil melarikan diri...

Sabtu, 02/01/2016 12:10 0

Analisis

Dunia Internasional Masih Bingung Definisi Teroris, Upaya Perdamaian Suriah Terancam Gagal

KIBLAT.NET – Pada awal November 2015 lalu, dunia internasional yang diwakili sejumlah negara dengan poros masing-masing,...

Sabtu, 02/01/2016 11:56 0

Indonesia

Amanah Media Center Poso Adakan Acara Islamic Bazaar

KIBLAT.NET, Poso – Amanah Media Center mengadakan aksi Peduli Muslim Palestina dan Suriah. Acara tersebut merupakan...

Sabtu, 02/01/2016 11:49 0

Indonesia

Para Penikmat Keindahan Langit, Catat Tanggal-tanggal Penting Ini

Tulisan ini merupakan lanjutan dari halaman sebelumnya  KIBLAT.NET – Jika cuaca mendukung, peristiwa ini akan...

Sabtu, 02/01/2016 05:00 0

Indonesia

Inilah Fenomena Keindahan Langit di Tahun 2016

KIBLAT.NET – Matahari, bulan, bintang dan benda-benda langit merupakan salah satu pertanda bukti kekuasaan Allah...

Sabtu, 02/01/2016 04:43 0

Indonesia

KH Tengku Zulkarnain: Saling Masuk Rumah Agama Lain untuk Beribadah Itu Bukan Toleransi

KIBLAT.NET, Jakarta – Sekjen MUI Pusat KH. Tengku Zulkarnain menegaskan bahwa Al-Quran telah menjelaskan toleransi sejak 14...

Sabtu, 02/01/2016 00:07 0

Close