... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Densus 88 Salah Tangkap di Surakarta, Ini Pembelaan Kapolri

Foto: Kapolri Badrodin Haiti

KIBLAT.NET, Jakarta – Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti membantah tudingan salah tangkap yang dilakukan oleh Densus 88. Dia menyebut hal itu justru sebagai bagian dari porsedur detasemen antiteror tersebut.

Badrodin Haiti menyatakan bahwa Densus 88 memiliki kewenangan menangkap seseorang maksimal selama tujuh hari. Menurutnya hal itu sesuai dengan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

“Penangkapan itu bisa didasari bukti awal dari informasi intelijen. Dalam waktu tujuh hari itu, bisa diidentifikasi apakah yang ditangkap memang benar pelaku teror atau bukan,” ujar Badrodin, Kamis (31/12), di Bundaran HI Jakarta.

Mantan Kabareskrim itu berdalih bahwa apabila ternyata yang orang ditangkap itu pelaku atau orang yang berencana melakukan aksi teror, maka akan dilakukan penahanan. Namun, bila ternyata tuduhan itu tak terbukti maka mereka akan dilepaskan.

Sebagaimana diketahui, beberapa waktu lalu Densus 88 melakukan aksi salah tengkap terhadap orang yang diduga terkait terorisme di Solo. Dua orang, Nur Syawaludin dan Galih, ditangkap saat menuju ke masjid hendak melaksanakan shalat dzuhur, Selasa (29/12). (Baca juga: Operasi Akhir Tahun: Begini Kesaksian Korban Salah Tangkap Densus 88 di Surakarta)

Dalam konferensi pers yang digelar di Masjid Baitussalam, Surakarta, keduanya mengungkapkan bahwa saat itu keduanya diculik oleh segerombolan orang yang belakangan diketahui sebagai Densus 88. Selain mendapatkan perlakuan kasar, mereka juga dilarang untuk melaksanakan shalat saat ditahan di Mapolsek Laweyan. Belakangan dua pria itu dibebaskan karena tak terbukti bersalah.

BACA JUGA  Mengapa Materi Perang dalam Kurikulum Sejarah Itu Penting?

Kapolri pun mengatakan bahwa apa yang terjadi di Solo itu bukan salah tangkap. “Jadi bukan salah tangkap. Ini merupakan bagian dari prosedur Densus 88,” ujar Badrodin..

Dia mengklaim, penangkapan orang-orang itu dilakukan dengan menggunakan informasi intelijen. Menurutnya, hal itu juga sesuai dengan keterangan dari pelaku yang telah ditangkap. “Sehingga semuanya sebenarnya sudah diupayakan tepat sasaran,” tukasnya.

Badrodin menambahkan bahwa dengan tak terbuktinya dua orang itu berarti ada tersangka teroris yang belum tertangkap. Dia bersikukuh ada kelompok teror yang berencana menyerang Syiah dan sejumlah lokasi saat Natal, meski belakangan tak terbukti.

 

Sumber: JPNN
Penulis: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Yaman

Ya Salaam.. Rudal Syiah Hutsi Menghantam, Belasan Bocah Terkorban

KIBLAT.NET, Jazan – Milisi Syiah Hutsi di Yaman pada awal tahun 2016 mengirimkan ‘hadiah’ berupa...

Sabtu, 02/01/2016 14:00 0

Prancis

Perancis Sesumbar Direbutnya Ramadi Adalah Awal Pembalasan untuk ISIS

KIBLAT.NET, Paris – Menteri Pertahanan Perancis mengklaim bahwa kampanye perang terhadap pejuang ISIS/Daulah Islam pimpinan...

Sabtu, 02/01/2016 13:27 0

Philipina

Sepanjang 2015, Filipina Klaim Telah Gugurkan 133 Pejuang Abu Sayyaf

KIBLAT.NET, Zamboanga City – Militer Filipina mengklaim bahwa sepanjang tahun 2015 mereka telah membunuh 133...

Sabtu, 02/01/2016 13:13 0

Wilayah Lain

Allahuakbar! Seorang Mujahid AQIM Berhasil Kabur dari Penjara Mauritania

KIBLAT.NET, Nouakchott – Seorang tahanan yang telah divonis mati atas dakwaan terorisme berhasil melarikan diri...

Sabtu, 02/01/2016 12:10 0

Analisis

Dunia Internasional Masih Bingung Definisi Teroris, Upaya Perdamaian Suriah Terancam Gagal

KIBLAT.NET – Pada awal November 2015 lalu, dunia internasional yang diwakili sejumlah negara dengan poros masing-masing,...

Sabtu, 02/01/2016 11:56 0

Suriah

Ditangkap Pejuang Jaisyul Islam, Pelaku Bom Bunuh Diri Ini Mengaku Suruhan ISIS

KIBLAT.NET, Damaskus – Melalui akun twitter resmi, juru bicara Jaisyul Islam, Islam Alloush menyatakan telah...

Jum'at, 01/01/2016 21:00 0

Rohah

Lewat Ilmu Nahwu, Seorang Murid Kritik Perilaku Guru

KIBLAT.NET – Fahri adalah seorang murid yang cerdas namun agak sedikit nakal. Saat pelajaran ilmu...

Jum'at, 01/01/2016 17:04 0

Australia

Terlena Perayaan Tahun Baru, Pria Ini Harus “Relakan” Rumahnya Terbakar

KIBLAT.NET, Adelaide – Seorang pria di Australia terpaksa kehilangan rumahnya saat ia menggelar perayaan tahun...

Jum'at, 01/01/2016 15:35 0

Philipina

Filipina Klaim Lumpuhkan Sepuluh Pejuang Abu Sayyaf

KIBLAT.NET, Manila – Pasukan bersenjata Filipina mengumumkan pasukan khusus yang dilatih militer AS berhasil melumpuhkan...

Jum'at, 01/01/2016 13:00 0

Palestina

Sepanjang 2015, Ini Angka Kekerasan Israel terhadap Wartawan Palestina

KIBLAT.NET, Yerusalem – Persatuan Radio dan Televisi Islam di Palestina membeberkan sejumlah pelanggaran HAM yang...

Jum'at, 01/01/2016 12:30 0

Close