... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Soal Kumandang Azan di Acara Natal Bersama, Haedar Nasir: Itu Sinkretisme

Foto: Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar NAsir (tengah) dalam konferensi pers Refleksi Akhir Tahun 2015, pada Rabu, (30/12).

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua Umum PP Muhammadiyah, DR. Haedar Nasir menegaskan perlu ada konsep yang jelas dan disepakati mengenai definisi terorisme.

“Jangan semua peristiwa disebut terorisme. Sebenarnya, terorisme itu menebar ketakutan. Maka, perlu ada konsep yang jelas dan disepakati bersama, apa sih terorisme?” katanya kepada Kiblat.net usai konferensi pers Refleksi Akhir Tahun 2015 pada Rabu (30/12) di gedung PP Muhammadiyah, Jakarta.

Ia juga menghimbau, jangan sampai semua peristiwa insidental lalu disebut terorisme.

Terkait penembakan polisi di Sinai, Kabupaten Puncak, Papua, ia juga menghimbau supaya kepolisian segera melakukan gerak kerja yang profesional. “Saya pikir kepolisian segera saja melakukan penindakan lebih lanjut yang profesional,” paparnya.

Menurutnya, di Papua sendiri memang kejadian-kejadian seperti itu karena kesenjangan relasi antar kelompok dan pemerintah.

“Kasus ini menjadi usaha pemetaan keamanan dari polisi dan tentara serta masyarakat supaya tidak terulang kembali,” tuturnya.

Terkait toleransi antarumat beragama, Haedar menegaskan bahwa toleransi tidak perlu mencampuradukkan ritual agama masing-masing.

Sebagaimana diketahui, dalam acara perayaan Natal Bersama Nasional di Kupang, NTT, suara azan dikumandangkan mengiringi lagu rohani ‘Ave Maria’. Padahal, kumandang azan adalah seruan untuk beribadah shalat bagi umat Islam. (Baca juga: Innalillahi, Azan Dikumandangkan untuk Iringi Lagu Rohani Kristen di Natal Bersama Nasional)

“Itu namanya sinkretisme. Lebih baik, giring pada menghargai perbedaan. Tidak perlu mencampur adukkan ritual keagamaan,”pungkasnya.

BACA JUGA  PBNU: Pembelaan Terhadap Palestina Amanat Agama

 

Reporter: Taufiq Ishak
Editor: Fajar Shadiq

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Irak

Setelah Kuasai Ramadi, Iraq Sesumbar Akan Segera Bebaskan Kota Fallujah

KIBLAT.NET, Baghdad – Setelah berhasil menguasai Ramadi, ibukota Propinsi Anbar, Iraq sesumbar akan segera membebaskan kota...

Rabu, 30/12/2015 15:04 0

Artikel

Tahun Baru Dalam Perspektif Islam

KIBLAT.NET – Tidak terasa kita sudah berada di penghujung tahun, beberapa hari ke depan kita...

Rabu, 30/12/2015 14:36 1

Rusia

Jual Sabun untuk Sosial, Dua Muslimah Rusia Ini Dikaitkan ISIS

KIBLAT.NET, Moskow – Pengadilan militer Rusia memvonis lima tahun penjara dua Muslimah muda. Mereka dituduh...

Rabu, 30/12/2015 14:00 0

Amerika

Kemenlu AS: Terbunuhnya Zahran Alloush Halangi Proses Negosiasi Oposisi Suriah

KIBLAT.NET. Washington – Kementerian Luar Negeri AS pada hari Senin, (29/12), menyatakan serangan udara Rusia...

Rabu, 30/12/2015 13:52 0

Amerika

AS Klaim Lumpuhkan Sejumlah Tokoh ISIS

KIBLAT.NET, Washington-  Departemen Pertahanan AS, Pentagon, mengklaim bahwa Koalisi Internasional berhasil membunuh beberapa tokoh ISIS...

Rabu, 30/12/2015 12:46 0

Timur Tengah

Parlemen Kuwait Agendakan Pengiriman Pasukan Darat ke Yaman

KIBLAT.NET, Kuwait City – Pemerintah Negara Kuwait telah memutuskan untuk memberangkatkan pasukan daratnya untuk membantu...

Rabu, 30/12/2015 11:00 0

News

Kelompok Hacker Turki Balas Serang Balik Anonymous

KIBLAT.NET, Ankara – Kelompok hacker Turki, Ayyildiz Tim meretas organisasi hacker Anonymous. Dikutip dari Worldbulletin,...

Rabu, 30/12/2015 10:30 0

Yaman

Yaman Tolak Perundingan yang Disponsori PBB di Swiss

KIBLAT.NET, Sanaa – Pemerintah Yaman dikabarkan telah menolak perundingan yang disponsori oleh PBB dalam perang...

Rabu, 30/12/2015 10:04 0

Video Kajian

Bedah Buku Madarijus Salikin Bag. 2 [Ust. Abu Rusydan]

KIBLAT.NET – Buku Madarijus Salikin merupakan karya Ibnul Qayyim yang paling monumental dalam bidang tazkiyatun nafs...

Rabu, 30/12/2015 08:40 0

Suriah

Meski Pemimpinnya Dibunuh, Jaisyul Islam Tetap Tempuh Solusi Politik

KIBLAT.NET, Damaskus – Pemimpin baru Jaisyul Islam, Abu Hamma Al-Buwaidhani, Selasa (29/12), menegaskan gerakannya tidak...

Rabu, 30/12/2015 08:23 0

Close