... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Meski Pemimpinnya Dibunuh, Jaisyul Islam Tetap Tempuh Solusi Politik

Foto: Pemimpin baru Jaisyul Islam, Abu Hamma Al-Buwaidhani

KIBLAT.NET, Damaskus – Pemimpin baru Jaisyul Islam, Abu Hamma Al-Buwaidhani, Selasa (29/12), menegaskan gerakannya tidak menarik diri dari Dewan Tinggi untuk Negosiasi yang dihasilkan konferensi Riyadh awal bulan lalu. Gugurnya komandan Jaisyul Islam tidak akan mengubah sikap gerakan.

“Sikap kami tidak berubah setelah gugurnya Alloush. Keputusan kami bukan reaksi peristiwa dan kami tidak mengambil keputusan sendirian tanpa bermusyawarah dengan mitra,” kata Abu Hammam dalam pernyataan perdana setelah menggantikan pendahulunya, Zahran Alloush, seperti dilansir Al-Jazeera.

Namun, Abu Hammam mensyaratkan rezim harus segera menghentikan operasi menargetkan pemukiman sipil. Syarat ini harus dipenuhi demi keberlangsungan seruan PBB untuk bernegosiasi antara oposisi dan rezim.

Dia menegaskan, ini bukan syarat baru atau reaksi atas terbunuhnya pemimpin kami. Syarat ini, tegasnya, inti dari pernyataan terakhir dalam konferensi Riyadh.

Konferensi Riyadh yang disponsori Arab Saudi mengasilkan sejumlah poin penting bagi masa depan konflik Suriah. Seluruh pihak yang hadir menyepakati solusi politik. Mereka membentuk Dewan Tertinggi untuk Negosiasi. Dewan ini diakui internasional sebagai pihak oposisi yang sah untuk bernegosiasi dengan rezim Suriah.

Sebagaimana diberitakan, pemimpin Jaisyul Islam Zahran Alloush gugur bersama pengawalnya ketika memeriksa pos-pos ribath di Ghautah Timur. Jet tempur Rusia berada di balik serangan tersebut.

Faksi-faksi mujahidin Suriah menyampaikan belasungkawa atas musibah tersebut. Padahal, di antara faksi tersebut tidak setuju dan menentang kebijakan-kebijakan Zahran Alloush.

BACA JUGA  Warga Suriah Demo Patroli Bersama Turki-Rusia di Idlib

Sumber: Al-Jazeera
Penulis: Hunef Ibrahim

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Artikel

Kalau Begini Sejarahnya, Masihkah Mau Merayakan Tahun Baru?

KIBLAT.NET – Setelah beberapa hari yang lalu umat Islam disibukkan dengan polemik ucapan selamat Natal,...

Selasa, 29/12/2015 18:08 0

Indonesia

Innalillahi, Azan Dikumandangkan untuk Iringi Lagu Rohani Kristen di Natal Bersama Nasional

KIBLAT.NET, Kupang – Azan berkumandang di rumah jabatan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Kupang, pada...

Selasa, 29/12/2015 18:00 5

Rohah

Inilah Pilihan Hati Abu Hanifah

KIBLAT.NET – “Seseorang menanyai Abu Hanifah, ‘Mengapa Anda memilih bidang fikih?’ Abu Hanifah menjawab, ‘Kuberitahukan...

Selasa, 29/12/2015 17:07 0

Indonesia

Dibuat di Solo, Terompet dari Sampul Al-Qu’an Beredar dari Wonogiri hingga Pekalongan

KIBLAT.NET, Jakarta – Berawal dari laporan seorang tokoh masyarakat perihal terompet berbahan sampul Al-Qur’an di...

Selasa, 29/12/2015 16:35 0

Indonesia

MUI: Hindari Sikap Hedonisme, Tamak dan Rakus Dalam Pergantian Tahun Baru

KIBLAT.NET, Jakarta – Dalam rangka menyambut datangnya tahun 2016, Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI)...

Selasa, 29/12/2015 16:06 0

Turki

Erdogan: Dukungan Iran terhadap Suriah Atas Dasar Sektarian

KIBLAT.NET, Ankara – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menegaskan bahwa dukungan Iran terhadap rezim Bashar...

Selasa, 29/12/2015 15:00 0

Suara Pembaca

Forum Majelis Taklim Poso Bersilaturahim ke Remaja Masjid Husnayain Palu

KIBLAT.NET, Poso – Forum Majelis Taklim Kota Poso dan Poso Pesisir pada Ahad, (27/12) mengadakan...

Selasa, 29/12/2015 14:25 1

Wilayah Lain

Muslim Bulgaria Peringati Kekejaman Rezim Komunis

KIBLAT.NET, Mogilyane – Warga Muslim Bulgaria keturunan Turki, turut ambil bagian dalam upacara peringatan pembantaian...

Selasa, 29/12/2015 14:03 0

Indonesia

PB PII Jalin Kerjasama Pemberdayaan Pelajar dengan ACT

KIBLAT.NET, Jakarta – Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB-PII) melakukan kerjasama pemberdayaan pelajar dengan lembaga...

Selasa, 29/12/2015 13:02 0

Indonesia

CIIA: Sejak Awal Sudah Ada Niat Kriminalisasi Jihad Suriah

KIBLAT.NET, Jakarta – Pemerhati Kontra-Terorisme, Harits Abu Ulya, mengatakan pemerintah sejak awal konflik Suriah berniat...

Selasa, 29/12/2015 12:43 0

Close