... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

In Depth

Pentagon Butuh Narasi Baru dalam Perang Melawan ISIS

Foto: Pentagon

KIBLAT.NET, Virginia – Para pejabat Pentagon saat ini sedang bekerja untuk segera memunculkan suatu narasi baru bagi kepentingan diskusi publik mengenai “kartu” perang terhadap ISIS yang masih terus mereka gunakan. Narasi ini nantinya dibutuhkan untuk merespon berbagai kritikan dari banyak pihak yang menyoroti tidak adanya rencana konkrit tentang bagaimana cara memenangkan perang, atau teori bagaimana mengakhiri permainan tersebut.

Perwira untuk urusan publik, Kolonel Christopher Graves bersikeras mengklaim, “Bila dikatakan bahwa di sana tidak ada strategi itu jelas salah.” Sementara sejumlah perwira lain mengatakan, tujuan Pentagon adalah memunculkan gagasan bahwa di sana sudah ada strategi yang bisa dijelaskan secara “ringkas dan mudah dipahami.”

Narasi perang yang secara resmi disampaikan, dalam banyak hal dinilai masih sulit menemukan legitimasinya. Hal ini terjadi karena dalam banyak kasus sudah berapa kali para pejabat mengatakan misalnya mereka tidak akan menurunkan pasukan darat. Demikian juga secara berulang-ulang dikatakan bahwa personil mereka tidak akan terlibat dalam misi pertempuran, dan lain sebagainya. Tetapi tidak lama setelah itu, mereka mengumumkan akan mengerahkan pasukan (darat) ke Iraq, termasuk berbagai revisi keputusan yang sebelumnya pernah dijanjikan Presiden Obama. Pada akhirnya,  terpaksa mereka harus “ngeles” dengan mengatakan bahwa pada waktu itu janji tersebut hanya untuk kalangan non-militer.

Masih terlihat secara kasat mata bagaimana Pentagon saat ini berkeinginan mengubah narasi perang mereka, namun ironisnya masih belum bisa menjawab pertanyaan publik yang sejak awal ingin mengetahui apa sebenarnya strategi yang dipakai untuk memenangkan perang tersebut.

BACA JUGA  Tak Lagi Wewenang MUI, Begini Cara Baru Pengurusan Sertifikat Halal

Meskipun Pentagon menjamin mereka siap berdebat mengenai strategi secara terbuka, ada satu hal yang justru terjadi bahwa pada saat pemerintah sudah terlalu jauh memberikan legitimasi (dasar) bagi narasi publik dengan sejumlah jawaban yang masih “blur” alias samar-samar sehingga pada akhirnya tetap tidak memuaskan. Para pejabat mengklaim bahwa mereka akan mampu “membereskan” ISIS, namun dengan cara yang tidak jelas dan dengan kekuatan yang juga tidak jelas, dan mereka bersikukuh akan bisa melakukannya.

Semakin tidak diragukan lagi bahwa kartu “Perang Melawan ISIS” yang selama ini terus digunakan oleh Pentagon bukan untuk menjawab keraguan publik mengenai strategi apa yang digunakan, tetapi justru sebagai cara untuk meyakinkan publik dan pada akhirnya publik dipaksa harus bisa menerima.

Sumber: Antiwar
Penulis: Yasin Muslim

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afrika

Rilis Resmi Belasungkawa AQIM atas Syahidnya Syaikh Abul Hasan Rasyid Al-Bulaidi

KIBLAT.NET, Aljazair – Al-Qaidah di Maghrib Islam (AQIM) mengumumkan syahidnya Syaikh Abul Hasan Rasyid Al-Bulaidi...

Senin, 28/12/2015 17:30 0

Afrika

Pemimpin Dewan Syariah AQIM Syahid oleh Serangan Pasukan Aljazair

KIBLAT.NET, Aljazair – Kelompok mujahidin Al-Qaidah di Maghrib Islam (AQIM) mengumumkan gugurnya salah satu tokohnya,...

Senin, 28/12/2015 17:00 0

Indonesia

Pesawat Kapolda Papua Ditembak Saat Tinjau Lokasi Penyerangan di Sinak

KIBLAT.NET, Jakarta – Penyerangan di Papua berlanjut menyusul terjadinya penyerangan Polsek Sinak, Kabupaten Puncak Jaya. Pesawat...

Senin, 28/12/2015 16:30 0

Video Kajian

Dahsyatnya Amalan Hati [Ustadz Oemar Mita, Lc]

KIBLAT.NET- Banyak manusia hanya memperhatikan amalan-amalan dzahir dalam beribadah kepada Allah SWT. Padahal, amalan batin...

Senin, 28/12/2015 16:00 0

Artikel

“Aku Terlambat Shalat Subuh Karena Bacaan Imam yang Panjang”

KIBLAT.NET – Diriwayatkan dari Abu Mas’ud Al-Anshari, ia berkata, “Telah datang seorang lelaki menghadap Rasulullah...

Senin, 28/12/2015 15:30 0

Rusia

Kerjasama Rusia-Israel Semakin Erat Pasca Kematian Zahran Alloush

KIBLAT.NET , Tel Aviv – Pasca terbunuhnya komandan oposisi terbesar di Suriah, Zahran Alloush, Rusia dan Israel...

Senin, 28/12/2015 15:06 0

News

Serang Polsek Sinak, Pelaku Teror Tewaskan Tiga Anggota Polisi dan Rampas Senjata

KIBLAT.NET, Jakarta – Aksi teror kelompok tak dikenal menargetkan Mapolsek Sinak, Kabupaten Puncak, Papua, Ahad...

Senin, 28/12/2015 14:34 0

Indonesia

3 Anggota Polisi Ditembak Mati di Pegunungan Puncak Jaya Papua

KIBLAT.NET, Jakarta – Di penghujung tahun 2015, polisi kembali kehilangan tiga anggotanya sekaligus saat sekelompok orang...

Senin, 28/12/2015 14:00 0

Yaman

Ketegangan Saudi-Hutsi Terus Berlanjut, Satu Rudal Hutsi Berhasil Diblok

KIBLAT.NET, Sana’a – Arab Saudi dilaporkan telah memblok sebuah rudal yang ditembakkan milisi Hutsi ke...

Senin, 28/12/2015 13:30 0

Indonesia

Pemerhati: BNPT Representasi Pemerintah Hadapi Ideologi Islam

KIBLAT.NET, Jakarta – Pemerhati Kontra-Terorisme, Harits Abu Ulya menilai Badan Nasional Penanggulangan Teror (BNPT) adalah...

Senin, 28/12/2015 13:03 0

Close