... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Kerjasama Rusia-Israel Semakin Erat Pasca Kematian Zahran Alloush

Foto: Putin

KIBLAT.NET , Tel Aviv – Pasca terbunuhnya komandan oposisi terbesar di Suriah, Zahran Alloush, Rusia dan Israel semakin mempererat hubungan kerjasamanya di Suriah.

Menurut salah satu media Israel, hubungan kerja-sama Tel Aviv-Moskow tidak hanya sebatas operasi militer di Suriah saja. Akan tetapi, Moskow mengatur strategi bersama Tel Aviv dalam penyelesaian konflik Suriah. Strategi itu, berhubungan dengan kepentingan kedua negara tersebut.

Fakta ini terungkap setelah koran Haaretz pada Ahad, (27/12), mengabarkan bahwa Presiden Vladimir Putin mengirimkan delegasi khusus Alexander Abretev ke Israel.

Alexander Abretev melakukan perundingan dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, para politikus, pihak militer dan intelijen senior Israel sebelum berlangsungnya perundingan di Jenewa, Swiss.

“Putin ingin merancang masa depan Suriah”, kutipan koran Haretz pada Ahad, (27/12).

Sebelumnya, radio Israel mengutip sumber dari salah satu politikus di Tel Aviv yang mengatakan bahwa Selasa lalu, melalui telepon Putin dan Netanyahu membicarakan permasalahan yang terjadi di Suriah. Dalam pembicaraan itu, Putin berjanji akan mengambil langkah demi kepentingan Israel di Suriah.

Pasca serangan di Ghautah timur pada Sabtu kemarin, pihak militer dan media-media Israel merayakan keberhasilan serangan Rusia yang menewaskan Syaikh Zahron Alloush. Tel Aviv mengaku serangan itu sangat membantu rencana Israel di Suriah.

Televisi berita Israel Channel 2 menyatakan, bahwa Israel memandang semua faksi jihad yang beroperasi di Suriah sangat berbahaya. Karena organisasi yang dipimpin Alloush dan sejenisnya, sangat memungkinkan menggulingkan rezim Bashar Assad. Serta melakukan serangan terhadap Israel sebagaimana HAMAS di Palestina.

BACA JUGA  Dua Ahli Rusia Tewas dan Lainnya Terluka Saat Uji Coba Senjata Baru

Pada Ahad kemarin, surat kabar sayap kanan Israel, Makor Rishon merilis artikel perbandingan antara Putin dan Presiden AS Barack Obama, dalam menghadapi faksi jihad di Suriah.

Dalam artikel tersebut dijelaskan bahwa Putin adalah satu-satunya pemimpin dunia yang bertanggung jawab dalam menghadapi Islam.

“Dari segi efesiensi waktu, Putin memiliki langkah yang lebih praktis ketimbang Obama”.

Surat kabar itu juga menegaskan, bahwa Israel sedang memperkuat ikatan bilateral dengan Rusia. Langkah itu diambil, kerena Israel mengangap Rusia mampu membantu tercapainya tujuan Israel.

Tak hanya itu, salah satu surat kabar Israel juga menukil bahwa, “Putin berkeinginan untuk mengurangi kelompok oposisi Suriah yang ikut dalam perundingan Jenewa. Sehingga kesepakatan yang dihasilkan dari perundingan tersebut, sesuai dengan kepentingan Israel”.

 

Penulis : Syafi’i Iskandar
Sumber : Arabi21

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

3 Anggota Polisi Ditembak Mati di Pegunungan Puncak Jaya Papua

KIBLAT.NET, Jakarta – Di penghujung tahun 2015, polisi kembali kehilangan tiga anggotanya sekaligus saat sekelompok orang...

Senin, 28/12/2015 14:00 0

Indonesia

Pemerhati: BNPT Representasi Pemerintah Hadapi Ideologi Islam

KIBLAT.NET, Jakarta – Pemerhati Kontra-Terorisme, Harits Abu Ulya menilai Badan Nasional Penanggulangan Teror (BNPT) adalah...

Senin, 28/12/2015 13:03 0

Indonesia

Perang Melawan Terorisme di Indonesia Bertransformasi Menjadi Perang Pemikiran

KIBLAT.NET, Jakarta – Direktur The Community Ideological Islamic Analyst (CIIA), Harits Abu Ulya menilai Barat...

Senin, 28/12/2015 11:08 0

Indonesia

Habib Selon Wafat, Keluarga Besar FPI Berduka

KIBLAT.NET, Jakarta – Kabar duka datang dari keluarga besar Front Pembela Islam (FPI). Wakil Ketua...

Senin, 28/12/2015 10:21 0

Indonesia

Gerakan Islam Disarankan Lakukan Evaluasi Diri

KIBLAT.NET, Jakarta – Redaktur Majalah Gatra, Herry Muhammad mengatakan pergerakan Islam perlu melakukan sejumlah evalusi...

Senin, 28/12/2015 10:08 0

Video Kajian

Khutbah Jum’at: Nikmatnya Ibadah oleh Ust. Abdul Khalid, MA.

KIBLAT.NET- Sesungguhnya ibadah itu memiliki rasa nikmat, kebahagiaan dan ketentraman yang hanya bisa diketahui oleh orang...

Senin, 28/12/2015 07:00 0

Turki

Seorang Bayi Turki dan Kakeknya Tewas oleh Peluru Milisi PKK

KIBLAT.NET, Ankara – Organisasi teroris Kurdi PKK menewaskan seorang bayi yang berumur tiga bulan dan...

Ahad, 27/12/2015 22:15 0

Turki

Turki Kembali Tegaskan Dukungan untuk Oposisi Suriah

KIBLAT.NET, Damaskus – Pemerintah Turki telah menegaskan dukungannya terhadap kelompok oposisi Suriah atas perjuangan mereka....

Ahad, 27/12/2015 20:45 0

Indonesia

Sepanjang Tahun 2015, Penyebab Terbesar Kematian Polisi Akibat Bunuh Diri

KIBLAT.NET, Jakarta – Ada sebanyak 18 orang polisi yang tewas dan 74 lainnya luka-luka di...

Ahad, 27/12/2015 13:13 0

Rohah

“Pergilah, Kamu Sudah Tidak Wajib Shalat!”

KIBLAT.NET – Seseorang datang menemui Ibnu Aqil, seorang fuqaha dari madzhab hanabilah untuk mengadukan permasalahannya....

Ahad, 27/12/2015 12:15 0

Close