... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Fokus

Protes Natal di Turki: Orang Islam Tidak Merayakan Natal

Foto: "Muslimin Tidak Merayakan Natal"

KIBLAT.NET, Ankara – Masyarakat Turki melakukan unjuk rasa atas keberadaan pohon Natal di alun-alun. Mereka berkumpul di lapangan Maltepe Istanbul dengan memegang poster bertuliskan “Musluman noel kutlamaz” (Muslim tidak merayakan Natal).

Menurut sumber berita lokal, aktivis Pendidikan dari Asosiasi Fatih Generation marah dan mengatakan bahwa, keberadaan mereka sebagai Muslim seolah tidak diakui.

(Baca juga: Jika Natal Tiba, Tanyakan Hal Ini kepada Umat Kristen)

Seorang demonstran, Bulent Gürpınar mengkritik bahwa Santa Claus adalah pendusta yang menjadi bapak umat Kristiani.

“Santa Claus adalah pendusta yang merupakan bapak dari kaum Kristen! Kami adalah bangsa Nabi Muhammad,” tuturnya.

Seorang analis Turki, Ankarali Jan mengatakan, sejumlah organisasi “Islam Nasionalis” telah mengadakan demonstrasi serupa setiap tahunnya. Para pemuda dari Partai AKP juga telah bergabung dalam aksi tersebut.

“Ada beberapa jaringan asosiasi kecil yang terdiri dari orang-orang tua yang marah. Mungkin pemuda AKP juga telah bergabung pada tahap tertentu,” katanya.

Pemuda AKP, yang merupakan aktivis partai milik Presiden Recep Tayyip Erdogan membagikan brosur tentang “ancaman Natal” di provinsi Barat Kocaeli.

Jan mengatakan, protes ini mencerminkan kekhawatiran dari masyarakat atas pengaruh Barat dan Kristen pada masyarakat Turki, serta akan mengikis kebudayaan Islam.

Dia pun mengakui kekhawatiran itu, dan menjelaskan, “Turki telah dipengaruhi oleh Barat, beberapa orang tua di Turki sudah mulai mengikutkan anak-anak mereka pada perayaan Tahun Baru.”

BACA JUGA  UNICEF: 12 Juta Bocah Yaman Butuh Bantuan Mendesak

(Baca juga: Ketua MUI: Jangan Lagi Paksa-paksa Orang Islam Pakai Simbol Natal)

Pada tahun 2014 lalu, anggota sayap kanan Partai Persatuan (BBP) menggelar demonstrasi anti-Tahun Baru di provinsi Bolu di barat laut Turki.

Protes itu diwarnai dengan parodi seorang pria berkostum Santa Claus yang dikejar oleh seorang pria berpakaian tentara Utsmaniyah.

Ketua BPP provinsi Bolu, Mahmud Alan menentang perayaan Natal di negaranya. “Orang-orang merayakan hal itu untuk menandai kedatangan Tahun Baru. Tapi kami menentang perayaan Natal. Kami ingin mengungkapkan ini dengan tindakan seperti itu,” ujarnya.

Pada Januari lalu, Partai Konservatif Felicity menggambarkan Santa Claus sebagai proyek “yang licik dan kotor”.

Meskipun Turki secara resmi menjadi negara sekuler, namun 99 persen penduduknya adalah Muslim.

Untitled

Sebelum terbentuk menjadi negara Republik pada tahun 1923, terdapat populasi besar penganut Kristen di Semenanjung Anatolia, yang terdiri dari Asyur, Armenia dan Yunani.

Populasi Kristen di Turki mengalami kemunduran pada tahun 1915. Sekitar 1,5 juta orang Kristen Yunani juga harus pindah dari Turki karena peristiwa pada saat itu..

Hari ini diperkirakan ada sekitar 150.000 orang Kristen yang hidup di Turki. Jumlah terbesar diyakini berada di Apostolik Armenia.

Demonstrasi dari kaum Muslimin Turki sendiri berangkat dari ajaran Nabi mereka yang melarang untuk mengucapkan “Selamat Natal ataupun mengikuti perayaan Natal bersama karena dapat menciderai keyakinan dalam beragama.

BACA JUGA  Jokowi Kritisi Kebijakan Impor Pacul

Sumber: MEE
Penulis: Dio Alifullah

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Artikel

Apakah Mereka Lupa dengan Surat Al-Kafirun?

KIBLAT.NET – Beberapa hari lagi umat kristiani di Indonesia menghelat perayaan Natal. Seperti tahun-tahun sebelumnya,...

Kamis, 24/12/2015 08:00 0

Indonesia

Ceramah Maulid di Hadapan Pejabat Negara, KH. Hasyim Muzadi: Banyak yang Mengaku Muslim Tapi Tidak Meneladani Rasulullah SAW

KIBLAT.NET, Jakarta – Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla beserta sedpresideneret menteri Kabinet Kerja memperingati...

Kamis, 24/12/2015 07:00 0

Indonesia

Densus 88 Tangkap Satu Orang di Bekasi, Warga Dilarang Ambil Gambar

KIBLAT.NET, Jakarta – Detasemen Khsusus (Densus) 88 Antiteror Mabel Polri pada Rabu (23/12) kembali menangkap...

Kamis, 24/12/2015 06:04 0

Indonesia

MUI Sumbar: Kerukunan Umat Beragama Harus Dijaga, Tapi…

Padang – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Barat, mengimbau masyarakat untuk menjauhi tasyabbuh, meniru gaya...

Kamis, 24/12/2015 05:27 0

Afghanistan

Taliban Kepung Ratusan Polisi, Bala Bantuan Militer Dikirim

KIBLAT.NET, Helmand – Pemerintah Afghanistan mengirim bala bantuan dan logistik terhadap ratusan anggota polisi yang...

Rabu, 23/12/2015 21:00 0

Arab Saudi

Tewaskan Warga Sipil, Arab Saudi Akan Balas Serangan Rudal Syiah Hutsi

KIBLAT.NET, Riyadh – Pemerintah Arab Saudi mengancam akan melakukan pembalasan atas serangan rudal oleh kelompok...

Rabu, 23/12/2015 20:30 0

Afrika

AQIM Ancam Serang Perancis

KIBLAT.NET, Bamako – Amir wilayah Ash-Shahra Al-Kubra cabang Al-Qaidah di Wilayah Islam Maghreb (AQIM), Jamal...

Rabu, 23/12/2015 20:00 0

Suriah

Ghauta Timur Jadi Saksi Serangan Rusia yang Menewaskan 35 Warga Sipil Suriah

KIBLAT.NET, Damaskus – Setidaknya 35 orang dikabarkan tewas dan puluhan lainnya terluka, akibat serangan jet...

Rabu, 23/12/2015 20:00 0

Turki

Setelah Tiga Tahun, Jerman Tarik Rudal Patriot dari Turki

KIBLAT.NET, Ankara – Pemerintah Jerman telah menarik sistem pertahanan rudal Patriot dari Ankara, setelah sekitar...

Rabu, 23/12/2015 19:30 0

Suriah

Birmil Berisi Gas Beracun Hantam Mukdzamiyah Al-Syam, Pedesaan Damaskus

KIBLAT.NET, Damaskus – Sejumlah orang tewas dan luka-luka setelah bom birmil yang dijatuhkan helikopter rezim...

Rabu, 23/12/2015 19:28 0

Close