... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

India Rencana Bangun Bunker di Kashmir Berbatasan dengan Pakistan

Foto: Tapal batas wilayah Pakistan dan Kashmir

KIBLAT.NET, New Delhi – Pemerintah India mengumumkan rencana untuk membangun rangkaian bunker perbatasan di wilayah Pendudukan India, Kashmir (IHK) dengan Pakistan. Pembangunan itu bertujuan melindungi warga sipil dari seringnya penembakan lintas batas.

Pada hari Selasa, Partai berkuasa India Bharatiya Janata mengatakan kepada parlemen bahwa rencana untuk membangun 60 bunker telah disetujui dengan maksud untuk melindungi warga sipil di wilayah perbatasan.

Menurut pemerintah India, masing-masing bunker akan membutuhkan biaya sebesar $ 7.500 dolar.

Setelah setiap terjadinya kontak tembak artileri, masing-masing negara menuduh pihak lainnya telah melanggar perjanjian gencatan senjata yang sudah berlangsung lama.

Menurut pejabat India, 27 warga sipil dan 19 personel keamanan India di sisi wilayah India tewas oleh tembakan artileri lintas batas antara Mei 2014 dan Oktober 2015.

Awal tahun ini, kepala pasukan perbatasan masing-masing kedua negara bertemu untuk membahas pelanggaran gencatan senjata sering terjadi.

Warga sipil yang tinggal di kedua sisi perbatasan yang paling terpukul oleh serangan artileri. Mereka sering meninggalkan rumah dan ternak mereka untuk mencari daerah yang lebih aman, di mana mereka akhirnya tinggal di penampungan darurat dan menghadapi kondisi yang buruk.

Tidak ada statistik resmi untuk jumlah mereka yang telah terluka. Tapi ratusan orang yang tinggal di desa-desa perbatasan di kedua sisi negara menderita cacat ditopang oleh seringnya penembakan lintas batas.

BACA JUGA  Tentara Pakistan dan India Baku Tembak di Kashmir

Kashmir, sebuah wilayah Himalaya yang mayoritas Muslim, separuh wilayah dikuasai oleh India dan Pakistan. Akan tetapi, diklaim oleh kedua negara secara penuh.

Kedua negara terlibat tiga kali perang – pada tahun 1948, 1965 dan 1971 – sejak partisi dari India pada tahun 1947, dua diantaranya karena memperebutkan Kashmir.

Sejak tahun 1989, kelompok pro-kemerdekaan di wilayah Pendudukan India, Kashmir telah memerangi pemerintah India untuk menuntut kemerdekaan atau penyatuan dengan negara tetangga, Pakistan.

Lebih dari 70.000 warga Kashmir telah tewas sejauh ini dalam kekerasan, sebagian besar dari mereka oleh pasukan India.

India saat ini mempertahankan lebih dari setengah juta tentaranya di Kashmir yang diduduki. Satu segmen dari wilayah Kashmir juga dikuasai oleh China.

Sumber: Worldbulletin
Penulis: Qathrunnada

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Aliansi Solidaritas Muslim Tojo Una-una Ajak Warga Bantu Muslim Suriah dan Palestina

KIBLAT.NET, Tojo Una-una – Sejumlah aktivis muslim beserta tokoh masyarakat Ampana, Kabupaten Tojo Una-una didaulat untuk menjadi...

Kamis, 24/12/2015 13:00 0

Wilayah Lain

Masjid di Kanada Berikan Bantuan Musim Dingin bagi Tunawisma

KIBLAT.NET, Kanada – Musim dingin kali ini di Sacramento, Kanada, 100 lebih tunawisma menghabiskan malam...

Kamis, 24/12/2015 12:45 0

Indonesia

Galang Dana untuk Suriah, Warga Tojo Una-una Adakan Long March Sejauh 10 Kilometer

KIBLAT.NET, Tojo Una-una – Sejumlah warga Ampana, Kabupaten Tojo Una-una pada Ahad, (20/12)  mengadakan aksi...

Kamis, 24/12/2015 12:35 0

Artikel

Ternyata Natal Tidak Ada Dalam Alkitab

KIBLAT.NET – Beberapa hari menjelang tanggal 25 Desember sudah mulai terlihat persiapan perayaan Natal di...

Kamis, 24/12/2015 11:31 4

Turki

Protes Natal di Turki: Orang Islam Tidak Merayakan Natal

KIBLAT.NET, Ankara – Masyarakat Turki melakukan unjuk rasa atas keberadaan pohon Natal di alun-alun. Mereka...

Kamis, 24/12/2015 10:22 0

Artikel

Apakah Mereka Lupa dengan Surat Al-Kafirun?

KIBLAT.NET – Beberapa hari lagi umat kristiani di Indonesia menghelat perayaan Natal. Seperti tahun-tahun sebelumnya,...

Kamis, 24/12/2015 08:00 0

Indonesia

Ceramah Maulid di Hadapan Pejabat Negara, KH. Hasyim Muzadi: Banyak yang Mengaku Muslim Tapi Tidak Meneladani Rasulullah SAW

KIBLAT.NET, Jakarta – Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla beserta sedpresideneret menteri Kabinet Kerja memperingati...

Kamis, 24/12/2015 07:00 0

Indonesia

Densus 88 Tangkap Satu Orang di Bekasi, Warga Dilarang Ambil Gambar

KIBLAT.NET, Jakarta – Detasemen Khsusus (Densus) 88 Antiteror Mabel Polri pada Rabu (23/12) kembali menangkap...

Kamis, 24/12/2015 06:04 0

Indonesia

MUI Sumbar: Kerukunan Umat Beragama Harus Dijaga, Tapi…

Padang – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Barat, mengimbau masyarakat untuk menjauhi tasyabbuh, meniru gaya...

Kamis, 24/12/2015 05:27 0

Turki

Setelah Tiga Tahun, Jerman Tarik Rudal Patriot dari Turki

KIBLAT.NET, Ankara – Pemerintah Jerman telah menarik sistem pertahanan rudal Patriot dari Ankara, setelah sekitar...

Rabu, 23/12/2015 19:30 0

Close