... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ceramah Maulid di Hadapan Pejabat Negara, KH. Hasyim Muzadi: Banyak yang Mengaku Muslim Tapi Tidak Meneladani Rasulullah SAW

Foto: KH. Hasyim Muzadi di Istana Negara RI

KIBLAT.NET, Jakarta – Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla beserta sedpresideneret menteri Kabinet Kerja memperingati Maulid Nabi di Istana Negara. Dalam kesempatan malam ini, anggota Wantimpres KH Hasyim Muzadi menyampaikan ceramahnya di hadapan para hadirin.

“Banyak orang yang mengaku Muslim, tetapi tidak meneladani teladan Rasulullah. Maka dalam ayat disebutkan, suasana batin haruslah suasana yang mengharap ridho Allah,” tutur Hasyim di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Rabu (23/12).

Seringkali seseorang merasa paling bisa hidup sendiri, sehingga jauh dari Allah. Maka itu, teladan Nabi Muhammad haruslah benar-benar dijalankan.

“Teladan Rasulullah itu ada tiga. Pertama adalah ketika turunnya wahyu, kedua isra miraj, dan ketiga perjalanan hijrah,” kata Hasyim.

Wahyu pertama yang diterima Nabi Muhammad adalah ‘iqra’ atau ‘bacalah’. Rasulullah SAW diminta untuk membaca, padahal beliau tidak bisa membaca pada saat itu.

“Tidak ditulis keterangan, apa yang harus dibaca? Dengan cara apa? Tetapi kalau dalam ahli tafsir, jika ada perintah tak diberi keterangan secara khusus, maka lakukanlah hal yang umum,” tutur ulama NU tersebut.

“Bedanya kalau Rasulullah tidak bisa membaca pada saat itu maknanya luas. Berarti apa yang beliau sampaikan itu orisinil, bukan dari referensi mana pun. Tetapi kalau kita tidak bisa baca, berarti kebodohan di mana-mana. Itu makanya ada perbedaan antara Rasulullah dengan kita. Jangan disama-samakan,” lanjut Hasyim.

BACA JUGA  BJ Habibie Wafat, Ulama dan Tokoh Sampaikan Duka Cita

Membaca pun bukan diartikan sekadar baca ayat Alquran, tetapi juga membaca tanda-tanda Allah. Selanjutnya adalah meneladani isra miraj.

Saat ini banyak orang yang merasa karena sudah berzikir setiap hari maka tidak harus bekerja. Padahal, mengutip Imam Al Gazali, menurut Hasyim seharusnya dengan bekerja itu merupakan bentuk zikir.

Keteladanan yang berikutnya adalah pada saat Rasulullah melakukan hijrah. Beliau dan umatnya berpindah dari Makkah ke Madinah.

“Pada saat itu dirumuskanlah Piagam Madinah. Kenapa bukan piagam negara Islam? Ini bukti kalau Rasulullah memandang persatuan adalah yang utama. Pada saat itu di Madinah tidak semua memeluk agama Islam. Ada yang Yahudi, ada yang Kristen, bahkan ada yang agama masyarakat setempat. Oleh karena itu dirumuskanlah Piagam Madinah. Ini contoh dari Rasulullah sendiri. Bahwa kita tidak harus merasa besar sendiri, merasa menang sendiri,” lanjut Hasyim.

Hasyim lalu bercerita ketika Nabi Muhammad tiba-tiba berdiri saat ada iring-iringan pembawa jenazah melintas. Beliau berkata bahwa itu untuk menghormati orang yang meninggal tersebut.

“Tapi setelah itu ada yang beri tahu bahwa yang meninggal adalah Yahudi. Tetapi Rasulullah tetap menghormati. Beliau berkata, ‘dia juga manusia, kan?’. Padahal saat itu Islam sudah menjadi mayoritas di Madinah,” kata Hasyim.

“Jadi janganlah membeda-bedakan hal yang sebetulnya sama,” tutup Hasyim.

Sumber: Detik, Britaku
Penulis: Hafidz Salman

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afghanistan

Taliban Kepung Ratusan Polisi, Bala Bantuan Militer Dikirim

KIBLAT.NET, Helmand – Pemerintah Afghanistan mengirim bala bantuan dan logistik terhadap ratusan anggota polisi yang...

Rabu, 23/12/2015 21:00 0

Arab Saudi

Tewaskan Warga Sipil, Arab Saudi Akan Balas Serangan Rudal Syiah Hutsi

KIBLAT.NET, Riyadh – Pemerintah Arab Saudi mengancam akan melakukan pembalasan atas serangan rudal oleh kelompok...

Rabu, 23/12/2015 20:30 0

Afrika

AQIM Ancam Serang Perancis

KIBLAT.NET, Bamako – Amir wilayah Ash-Shahra Al-Kubra cabang Al-Qaidah di Wilayah Islam Maghreb (AQIM), Jamal...

Rabu, 23/12/2015 20:00 0

Suriah

Ghauta Timur Jadi Saksi Serangan Rusia yang Menewaskan 35 Warga Sipil Suriah

KIBLAT.NET, Damaskus – Setidaknya 35 orang dikabarkan tewas dan puluhan lainnya terluka, akibat serangan jet...

Rabu, 23/12/2015 20:00 0

Turki

Setelah Tiga Tahun, Jerman Tarik Rudal Patriot dari Turki

KIBLAT.NET, Ankara – Pemerintah Jerman telah menarik sistem pertahanan rudal Patriot dari Ankara, setelah sekitar...

Rabu, 23/12/2015 19:30 0

Suriah

Birmil Berisi Gas Beracun Hantam Mukdzamiyah Al-Syam, Pedesaan Damaskus

KIBLAT.NET, Damaskus – Sejumlah orang tewas dan luka-luka setelah bom birmil yang dijatuhkan helikopter rezim...

Rabu, 23/12/2015 19:28 0

News

Inggris Tingkatkan Kerjasama Militer dengan Nigeria untuk Perangi Boko Haram

KIBLAT.NET, Inggris – Pemerintah London akan meningkatkan dukungannya untuk angkatan bersenjata Nigeria dalam memerangi Boko...

Rabu, 23/12/2015 19:00 0

Irak

Dukung Perang Melawan ISIS, Jerman Pasok Persenjataan untuk Kurdi Peshmerga

KIBLAT.NET, Berlin – Pemerintah Jerman telah mengirim senapan serbu, amunisi dan 200 rudal anti-tank untuk...

Rabu, 23/12/2015 18:30 0

Suriah

Mujahidin Uighur Operasikan Rudal Anti-Tank Buatan Amerika Di Suriah

KIBLAT.NET, Suriah – Mujahidin TIP (Partai Islam Turkistan) afiliasi Al-Qaidah baru-baru ini merilis sebuah foto...

Rabu, 23/12/2015 17:00 0

Mesir

Pemimpin IM Mesir, Muhammad Badie Dijatuhi Vonis 10 Tahun Penjara

KIBLAT.NET, Kairo – Pengadilan militer Mesir pada hari Selasa (22/12) menjatuhkan vonis 10 tahun penjara...

Rabu, 23/12/2015 16:30 0

Close