... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

In Depth

Apakah Mereka Lupa dengan Surat Al-Kafirun?

Foto: Wanita berjilbab memakai atribut Natal

KIBLAT.NET – Beberapa hari lagi umat kristiani di Indonesia menghelat perayaan Natal. Seperti tahun-tahun sebelumnya, debat di tengah-tengah umat Islam terkait toleransi kembali mencuat. Adalah aktifis Liberal yang buru-buru memvonis mereka yang tidak mau mengucapkan selamat Natal dengan vonis tidak toleran. Padahal, menurut mereka Islam mengajarkan umatnya untuk toleran.

Di dalam Al-Qur’an memang ada ayat yang mengharuskan umat Islam untuk berlaku toleran dan mengakui keberadaan (bukan kebenaran,-red) agama lain. Di antara ayat tersebut adalah firman Allah SWT:

لَا إِكْرَاهَ فِي الدِّين…

 “Tidak ada paksaan dalam agama..” (Al-Baqarah: 256)

Dalam firman Allah lainnya disebutkan,

لَّا يَنْهَاكُمُ اللَّهُ عَنِ الَّذِينَ لَمْ يُقَاتِلُوكُمْ فِي الدِّينِ وَلَمْ يُخْرِجُوكُم مِّن دِيَارِكُمْ أَن تَبَرُّوهُمْ وَتُقْسِطُوا إِلَيْهِمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِينَ

”Allah tidak melarang kalian untuk berbuat baik kepada mereka yang tidak memerangi kalian di dalam agama, tidak mengusir kalian dari negeri kalian. Berbuat baiklah kepada mereka dan berlaku adillah. Sesungguhnya Allah menciantai orang-orang yang berbuat adil.” (Al-Mumtahanah : 8)

Ayat pertama adalah pengkabaran dari Allah tentang tidak adanya pemaksaan dalam agama. Oleh karena itu Islam, menjamin agama lain (Ahlul Kitab) hidup tenteram di bawah kekuasaan Islam dengan membayar jizyah. Mereka terlindungi hak-hak ibadah, keamanan, darah dan harta mereka. Toleransi inilah yang dicontohkan Umar saat menghukum gubernur Mesir Amru bin Ash yang berlaku tidak adil kepada seorang Kristen Koptik. Inilah bentuk toleransi yang Islam berikan.

Sementara ayat kedua memperbolehkan seorang Muslim berbuat baik kepada orang kafir yang tidak memerangi umat Islam dan tidak menampakkan permusuhan mereka terhadap Islam. Walaupun ada sebagian ulama yang berpendapat bahwa ayat ini mansukh (hukumnya sudah tidak berlaku) dengan adanya ayat-ayat perang, akan tetapi sebagian yang lain berpendapat ayat ini tetap berada dalam keumumunannya.

BACA JUGA  Lima Terdakwa Ricuh 21-22 Mei Sujud Syukur Atas Vonis Hakim, Ada Apa?

Apakah Merayakan Natal Bersama atau Mengucapkan Selamat Natal itu adalah Toleransi?

Sebagian orang agaknya memandang makna toleransi ini terlalu sempit. Mereka hanya melihat toleransi itu hanya terletak pada mengucapkan selamat Natal atau ikut Natal bersama. Mereka hanya melihat seorang toleran atau tidak hanya dari dua parameter tersebut. Hal ini justru sangat naif sekali. Padahal, banyak contoh toleransi di dalam Islam yang dipraktekkan oleh Rasulullah SAW dan para sahabat.

Rasulullah SAW memberi pelajaran di dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah. Beliau bersabda, “Janganlah kalian memulai mengucapkan salam kepada Yahudi atau Nasrani. Jika kalian berpapasan dengan mereka maka desaklah mereka ke bagian jalan yang sempit.” (HR. Muslim)

Hadits ini dengan tegas melarang seorang Muslim mengucapkan salam kepada orang kafir dalam kondisi normal. Yaitu, kondisi dimana mereka tidak memperingati hari besar mereka. Ibnul Qayyim Al-Jauziyah berkata, “Adapun mengucapkan selamat atas syiar-syiar yang khusus bagi orang kafir, maka hal ini terlarang atas kesepakatan para ulama. Seperti mengucapkan selamat kepada mereka di hari raya mereka.”  (Ahkam Ahlu Dzimmah, hal 27).

Apa yang disampaikan oleh Ibnul Qayyim di atas adalah kesimpulan dari makna surat Al-Kafirun. Yakni, sebagaimana disebutkan di dalam Tafsir Al-Qurthubi bahwa Walid bin Mughirah, Ash bin Wail, Al Aswad bin Abdul Mutthalib dan Umayyah bin Khalaf mendatangi Rasulullah SAW. Mereka berkata, “Wahai Muhammad, kemarilah, kami akan menyembah apa yang engkau sembah dan sebaliknya engkau menyembah apa yang kami sembah. Dan kita akan bersamaan di setiap perkara kita.” Tawaran dari orang-orang kafir Quraisy ini kemudian membuat Allah menurunkan surat Al-Kafirun. (Al-Jami’ Li Ahkami Al-Qur’an, Al-Qurthubi 10/450)

Ibnu Katsir mengatakan bahwa surat Al-Kafirun adalah surat baro’ah (berlepas diri) dari setiap amalan yang dikerjakan orang-orang kafir. (Tafsir Al Qur’anul Adzim 4/703). Memahami dari apa yang disampaikan oleh Ibnu Katsir, artinya mengucapkan selamat Natal atau mengikuti Natal bersama termasuk hal yang dilarang, sebagaimana maksud dari diturunkannya Surat Al-Kafirun.

BACA JUGA  Dituduh Radikal, Dikeluarkan dari Kampus, Mahasiswa Ini Malah Dibanjiri Tawaran Kerja

Maka, Allah memberi sebuah ketegasan di akhir surat ini. Yaitu sebagaimana disebut dalam firman-Nya,

لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِيَ دِينِ

“Bagi kalian agama kalian dan bagiku agamaku” (Al-Kafirun: 6)

Imam Al-Qurthubi di dalam tafsirnya menjelaskan ayat ini, bahwa “kalian ridho dengan agama kalian dan kami ridho dengan agama kami”. (Al-Jami’ Li Ahkami Al-Qur’an, Al-Qurthubi 10/452). Maka, mengikuti orang kafir dalam ibadah dan hari besar mereka, dapat menjerumuskan ke dalam keridhaan terhadap agama yang mereka anut.

Sementara itu di surat Al-Qalam ayat 9, Allah SWT juga berfirman,

وَدُّوا لَوْ تُدْهِنُ فَيُدْهِنُونَ

“Mereka (orang-orang kafir) menginginkan kamu bersikap lunak (kepada mereka) dan mereka juga akan bersikap lunak.” (Al-Qalam: 9)

Di dalam tafsir Ibnu Katsir disebutkan bahwa Imam Mujahid berkata, “Mereka menyukai jika kalian (umat Islam) condong kepada sesembahan mereka dan meninggalkan kebenaran yang kalian berada di atasnya.” (Tafsir Ibnu Katsir 4/495)

Sungguh menarik apa yang disampaikan oleh Imam Mujahid, bahwa condong kepada sesembahan orang kafir bisa menggeser kaki seorang dari kebenaran. Maknanya, saat seorang Muslim cenderung kepada peribadatan atau hari raya orang-orang kafir, maka saat itu dia sedikit demi sedikit bergeser dari kebenaran.

Berdasarkan penjelasan di atas, mengucapkan selamat Natal bahkan ikut perayaan Natal bersama bukanlah sebuah bentuk toleransi di dalam beragama sebagaimana yang didengung-dengungkan aktifis Liberal. Masih banyak ruang toleransi yang lain yang bisa dilakukan ketika bermuamalah dengan orang kafir. Wallahu a’lam bissowab.

Penulis: Miftahul Ihsan Lc

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Ceramah Maulid di Hadapan Pejabat Negara, KH. Hasyim Muzadi: Banyak yang Mengaku Muslim Tapi Tidak Meneladani Rasulullah SAW

KIBLAT.NET, Jakarta – Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla beserta sedpresideneret menteri Kabinet Kerja memperingati...

Kamis, 24/12/2015 07:00 0

Indonesia

Densus 88 Tangkap Satu Orang di Bekasi, Warga Dilarang Ambil Gambar

KIBLAT.NET, Jakarta – Detasemen Khsusus (Densus) 88 Antiteror Mabel Polri pada Rabu (23/12) kembali menangkap...

Kamis, 24/12/2015 06:04 0

Indonesia

MUI Sumbar: Kerukunan Umat Beragama Harus Dijaga, Tapi…

Padang – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Barat, mengimbau masyarakat untuk menjauhi tasyabbuh, meniru gaya...

Kamis, 24/12/2015 05:27 0

Afghanistan

Taliban Kepung Ratusan Polisi, Bala Bantuan Militer Dikirim

KIBLAT.NET, Helmand – Pemerintah Afghanistan mengirim bala bantuan dan logistik terhadap ratusan anggota polisi yang...

Rabu, 23/12/2015 21:00 0

Arab Saudi

Tewaskan Warga Sipil, Arab Saudi Akan Balas Serangan Rudal Syiah Hutsi

KIBLAT.NET, Riyadh – Pemerintah Arab Saudi mengancam akan melakukan pembalasan atas serangan rudal oleh kelompok...

Rabu, 23/12/2015 20:30 0

Afrika

AQIM Ancam Serang Perancis

KIBLAT.NET, Bamako – Amir wilayah Ash-Shahra Al-Kubra cabang Al-Qaidah di Wilayah Islam Maghreb (AQIM), Jamal...

Rabu, 23/12/2015 20:00 0

Suriah

Ghauta Timur Jadi Saksi Serangan Rusia yang Menewaskan 35 Warga Sipil Suriah

KIBLAT.NET, Damaskus – Setidaknya 35 orang dikabarkan tewas dan puluhan lainnya terluka, akibat serangan jet...

Rabu, 23/12/2015 20:00 0

Turki

Setelah Tiga Tahun, Jerman Tarik Rudal Patriot dari Turki

KIBLAT.NET, Ankara – Pemerintah Jerman telah menarik sistem pertahanan rudal Patriot dari Ankara, setelah sekitar...

Rabu, 23/12/2015 19:30 0

Suriah

Birmil Berisi Gas Beracun Hantam Mukdzamiyah Al-Syam, Pedesaan Damaskus

KIBLAT.NET, Damaskus – Sejumlah orang tewas dan luka-luka setelah bom birmil yang dijatuhkan helikopter rezim...

Rabu, 23/12/2015 19:28 0

News

Inggris Tingkatkan Kerjasama Militer dengan Nigeria untuk Perangi Boko Haram

KIBLAT.NET, Inggris – Pemerintah London akan meningkatkan dukungannya untuk angkatan bersenjata Nigeria dalam memerangi Boko...

Rabu, 23/12/2015 19:00 0

Close