... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pemimpin IM Mesir, Muhammad Badie Dijatuhi Vonis 10 Tahun Penjara

Foto: Mohammed Badie

KIBLAT.NET, Kairo – Pengadilan militer Mesir pada hari Selasa (22/12) menjatuhkan vonis 10 tahun penjara kepada pemimpin Ikhwanul Muslimin (IM) Mohamed Badie terkait bentrokan mematikan setelah penggulingan Presiden Muhammad Mursi pada 2013, kata pejabat pengadilan.

Sembilan puluh terdakwa lainnya disidang secara in absentia dijatuhi hukuman seumur hidup, hukuman itu di Mesir berarti selama 25 tahun.

Badie dan puluhan lainnya dinyatakan bersalah karena berpartisipasi dalam bentrokan yang menewaskan 31 orang di kota kanal Suez antara 14-16 Agustus 2013.

Bentrokan meletus setelah polisi secara brutal membongkar paksa dua kamp protes pro-Mursi di Kairo pada 14 Agustus 2013.

Mereka menghadapi sejumlah tuduhan di pengadilan militer, di antaranya vandalisme, menghasut kekerasan, pembunuhan, menyerang personil militer dan membakar kendarann lapis baja pengangkut personel dan dua gereja Koptik di Suez.

Badie, Mursyid Aam Ikhwan, dijatuhi hukuman 10 tahun bersama dengan pemimpin Ikhwanul Muslimin lainnya Mohamed Beltagy dan Safwat Hegazy, demikian pro-Ikhwan, tentara dan pejabat peradilan mengatakan.

Empat puluh satu terdakwa dijatuhi hukuman antara tiga dan tujuh tahun penjara, 90 orang lainnya dijatuhkan hukuman seumur hidup dan 59 orang lainnya dibebaskan. Vonis pada Selasa dapat mengajukan banding.

Badie menghadapi beberapa persidangan dan telah dijatuhi hukuman mati dalam kasus terpisah bersama dengan Mursi atas tuduhan merencanakan pembobolan penjara dan serangan terhadap polisi selama revolusi 2011 yang menggulingkan presiden Husni Mubarak. Kepala Ikhwanul Muslimin itu juga telah mendapatkan hukuman seumur hidup di lima kasus lainnya.

Ratusan pendukung Mursi gugur pada 14 Agustus 2013, ketika polisi menyerbu kamp mereka di Kairo, hanya beberapa minggu setelah presiden digulingkan oleh kepala militer Abdel Fattah Al-Sisi.

Pengadilan militer di Mesir telah menghadapi kritik atas vonis yang keras dan cepat mereka.

Konstitusi Mesir memungkinkan pengadilan militer digelar terhadap warga sipil yang dituduh melakukan kekerasan terhadap sasaran militer – yang meliputi infrastruktur publik seperti jalan raya dan jembatan serta universitas.

Sumber: Worldbulletin
Penulis: Qathrunnada

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Eropa

Bosnia Tangkap 11 Orang Atas Tuduhan Terorisme

KIBLAT.NET, Sarajevo – Polisi Bosnia meluncurkan operasi anti-teror di ibu kota Sarajevo dan menangkap 11...

Rabu, 23/12/2015 16:00 0

Indonesia

Pemerintah Dinilai Berlebihan Soal Status Siaga Satu Jelang Natal dan Tahun Baru

KIBLAT.NET, Jakarta – Jaksa Agung Australia George Brandis di media The Australian menyatakan akan ada...

Rabu, 23/12/2015 14:49 0

Turki

Jantung Kota Idlib Diserang, Turki Meradang

KIBLAT.NET, Ankara – Perdana Menteri Turki Ahmad Davutoglu mengutuk serangan yang diyakini dilancarkan Rusia terhadap...

Rabu, 23/12/2015 11:10 0

Indonesia

Trauma Berat, Keluarga Muazin yang Dibacok Langsung Pindah Rumah

KIBLAT.NET, Rokan Hilir – Peristiwa memilukan dialami muazin sekaligus nazir (pengurus) masjid Nurul Yakin, Rokan...

Rabu, 23/12/2015 10:22 0

Indonesia

Isu Muazin Dibacok Umat Kristiani di Riau Hanya Hoax, Begini Kronologis Sebenarnya!

KIBLAT.NET, Rokan Hilir – Beberapa waktu lalu tersiar kabar pembunuhan seorang muazin masjid di Rokan...

Rabu, 23/12/2015 10:04 2

Video Kajian

Tadzkirah: Menumbuhkan Sifat Shidiq (Vocal by Ust. Taqiyyudin, Lc)

KIBLAT.NET-  Rosulullah SAW bersabda : عَلَيْكُمْبِالصِّدْقِ،فَإِنَّالصِّدْقَيَهْدِيإِلَىالْبِرِّ،وَإِنَّالْبِرَّيَهْدِيإِلَىالْجَنَّةِ Yang artinya, “hendaklah kalian berlaku jujurkarena kejujuran itu akan...

Rabu, 23/12/2015 09:08 0

Indonesia

Dekan Fakultas Hukum UNAS: Undang-undang di Indonesia Saling Kontradiktif

KIBLAT.NET, Jakarta – Dekan Fakultas Hukum Universitas Nasional (UNAS) DR. Ismail Rumadan mengatakan, penyebab korupsi...

Rabu, 23/12/2015 07:16 0

Indonesia

Waspadai Gencarnya Provokasi dan Adu Domba di Media Sosial

KIBLAT.NET, Jakarta – Derasnya arus globalisasi menjadikan manusia mudah untuk melakukan tindakan apapun atas dasar...

Rabu, 23/12/2015 00:40 0

Indonesia

Pengamat Politik: Kegaduhan di Era Jokowi Terjadi Sejak Pilpres

KIBLAT.NET, Jakarta – Pengamat politik, Karyono Wibowo mengatakan bahwa kegaduhan politik di era Jokowi sudah terjadi...

Selasa, 22/12/2015 21:58 0

Indonesia

Pemuda Muhammadiyah: Islam Selalu Jadi Sorotan Radikalisme, Pemerintah Masih Tak Jelas

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak menyatakan, pemerintah Indonesia masih...

Selasa, 22/12/2015 21:08 0

Close