... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Fokus

Jantung Kota Idlib Diserang, Turki Meradang

Foto: Ahmad Davutoglu

KIBLAT.NET, Ankara – Perdana Menteri Turki Ahmad Davutoglu mengutuk serangan yang diyakini dilancarkan Rusia terhadap oposisi Suriah di jantung Kota Idlib. Seperti yang dihimpun dari BBC pada Selasa, (22/12), Davutoglu mengatakan, “wilayah Suriah tidak boleh menjadi target serangan Rusia.”

Sebelumnya, jatuhnya pesawat jet Rusia di perbatasan Turki, telah memicu hubungan buruk antara Moskow dan Ankara.

Serangan yang dilancarkan terhadap Kota Idlib akhir minggu lalu, telah mengakibatkan kematian dalam jumlah besar. Selain itu, Turki kembali menegaskan bahwa lengsernya Presiden Bashar Assad adalah solusi konflik.

Di sisi lain, Davutoglu juga mengatakan pembicaraan tentang pemulihan hubungan bilateral antara Turki dan Israel akan terus berlansung. Turki bersikeras meminta kompensasi kepada Israel, atas warga negara Turki yang ditembak di kapal Mavi Marmara, dalam melaksanakan misi kemanusiaan menuju Jalur Gaza.

Di antara kompensasi yang diajukan Turki untuk pemulihan hubungan ialah membebaskan Jalur Gaza dari blokade yang dilakukan Israel.

 

Penulis : Syafi’i Iskandar
Sumber : BBC


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Amnesty: Ratusan Warga Suriah Tewas oleh Serangan Rusia

KIBLAT.NET, Damaskus – Lembaga Amnesty Internasional melaporkan bahwa serangan udara Rusia di Suriah telah menewaskan...

Rabu, 23/12/2015 11:00 0

Indonesia

Trauma Berat, Keluarga Muazin yang Dibacok Langsung Pindah Rumah

KIBLAT.NET, Rokan Hilir – Peristiwa memilukan dialami muazin sekaligus nazir (pengurus) masjid Nurul Yakin, Rokan...

Rabu, 23/12/2015 10:22 0

Indonesia

Isu Muazin Dibacok Umat Kristiani di Riau Hanya Hoax, Begini Kronologis Sebenarnya!

KIBLAT.NET, Rokan Hilir – Beberapa waktu lalu tersiar kabar pembunuhan seorang muazin masjid di Rokan...

Rabu, 23/12/2015 10:04 2

Video Kajian

Tadzkirah: Menumbuhkan Sifat Shidiq (Vocal by Ust. Taqiyyudin, Lc)

KIBLAT.NET-  Rosulullah SAW bersabda : عَلَيْكُمْبِالصِّدْقِ،فَإِنَّالصِّدْقَيَهْدِيإِلَىالْبِرِّ،وَإِنَّالْبِرَّيَهْدِيإِلَىالْجَنَّةِ Yang artinya, “hendaklah kalian berlaku jujurkarena kejujuran itu akan...

Rabu, 23/12/2015 09:08 0

Irak

Koalisi AS: PM Iraq Setujui Pengiriman Tentara AS

KIBLAT.NET, Mosul- Juru Bicara Koalisi Internasional Steve Warren baru-baru ini menyatakan persetujuan Perdana Menteri Iraq...

Rabu, 23/12/2015 08:53 0

Indonesia

Dekan Fakultas Hukum UNAS: Undang-undang di Indonesia Saling Kontradiktif

KIBLAT.NET, Jakarta – Dekan Fakultas Hukum Universitas Nasional (UNAS) DR. Ismail Rumadan mengatakan, penyebab korupsi...

Rabu, 23/12/2015 07:16 0

Palestina

Universitas Aljazair Beri Beasiswa Gratis Mahasiswa Pascasarjana Asal Palestina

KIBLAT.NET, Constantine – Sebuah universitas Islam di wilayah Aljazair telah menyatakan, akan memberikan beasiswa gratis kepada...

Rabu, 23/12/2015 06:00 0

Afrika

Dua Orang Ini Ditahan atas Kasus Bom Palsu di Pesawat Air France

KIBLAT.NET, Mombasa – Polisi Perancis telah menahan dua penumpang yang berada di pesawat Air France. Kepolisian...

Rabu, 23/12/2015 05:14 0

Indonesia

Waspadai Gencarnya Provokasi dan Adu Domba di Media Sosial

KIBLAT.NET, Jakarta – Derasnya arus globalisasi menjadikan manusia mudah untuk melakukan tindakan apapun atas dasar...

Rabu, 23/12/2015 00:40 0

Amerika

Kecam Pelarangan Muslim, Para Pengunjuk Rasa Datangi Kantor Donald Trump

KIBLAT.NET, New York – Puluhan pengunjuk rasa memadati kantor Donald Trump di New York dan...

Selasa, 22/12/2015 22:29 0

Close