... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Israel Tahan 5.000 Orang Tanpa Dakwaan Selama 10 Tahun

Foto: Israel menahan anak Palestina/ilustrasi

KIBLAT.NET, Tepi Barat – Selama sepuluh tahun terakhir, Israel telah menggunakan kebijakan ‘penahanan administratif’ terhadap 3.761 orang di wilayah-wilayah pendudukan dan Israel, demikian menurut penelitian oleh panitia kontrol negara parlemen Israel (Knesset).

Penelitian, yang dilakukan atas permintaan anggota parlemen Arab-Israel, Basel Ghattas, mengungkapkan bahwa kebijakan itu digunakan sebanyak 4.691 kali antara tahun 2005 dan 2015.

Ini menunjukkan bahwa dalam beberapa kasus, kebijakan itu digunakan lebih dari sekali terhadap orang yang sama.
Namun, penelitian menunjukkan hanya 252 orang yang didakwa melalui penahanan administratif.

Kebijakan ‘penahanan administratif’ Israel, memungkinkan tersangka akan ditahan tanpa pengadilan atau tuduhan apapun selama enam bulan, penhanan gaya ini sudah ada sebelum pembentukan negara Yahudi.

Penahanan Administratif pertama kali digunakan oleh Inggris selama periode Mandat Palestina (1922-1948) untuk menangkap pemberontak Palestina tanpa harus membawa bukti terhadap mereka.

Penahanan administratif umumnya diterapkan atas perintah pemimpin militer Israel di wilayah Palestina dan berdasarkan rekomendasi oleh intelijen Israel.

Sumber: Worldbulletin
Penulis: Qathrunnada


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Pemerintah Dinilai Berlebihan Soal Status Siaga Satu Jelang Natal dan Tahun Baru

KIBLAT.NET, Jakarta – Jaksa Agung Australia George Brandis di media The Australian menyatakan akan ada...

Rabu, 23/12/2015 14:49 0

Turki

Jantung Kota Idlib Diserang, Turki Meradang

KIBLAT.NET, Ankara – Perdana Menteri Turki Ahmad Davutoglu mengutuk serangan yang diyakini dilancarkan Rusia terhadap...

Rabu, 23/12/2015 11:10 0

Indonesia

Trauma Berat, Keluarga Muazin yang Dibacok Langsung Pindah Rumah

KIBLAT.NET, Rokan Hilir – Peristiwa memilukan dialami muazin sekaligus nazir (pengurus) masjid Nurul Yakin, Rokan...

Rabu, 23/12/2015 10:22 0

Indonesia

Isu Muazin Dibacok Umat Kristiani di Riau Hanya Hoax, Begini Kronologis Sebenarnya!

KIBLAT.NET, Rokan Hilir – Beberapa waktu lalu tersiar kabar pembunuhan seorang muazin masjid di Rokan...

Rabu, 23/12/2015 10:04 2

Video Kajian

Tadzkirah: Menumbuhkan Sifat Shidiq (Vocal by Ust. Taqiyyudin, Lc)

KIBLAT.NET-  Rosulullah SAW bersabda : عَلَيْكُمْبِالصِّدْقِ،فَإِنَّالصِّدْقَيَهْدِيإِلَىالْبِرِّ،وَإِنَّالْبِرَّيَهْدِيإِلَىالْجَنَّةِ Yang artinya, “hendaklah kalian berlaku jujurkarena kejujuran itu akan...

Rabu, 23/12/2015 09:08 0

Indonesia

Dekan Fakultas Hukum UNAS: Undang-undang di Indonesia Saling Kontradiktif

KIBLAT.NET, Jakarta – Dekan Fakultas Hukum Universitas Nasional (UNAS) DR. Ismail Rumadan mengatakan, penyebab korupsi...

Rabu, 23/12/2015 07:16 0

Indonesia

Waspadai Gencarnya Provokasi dan Adu Domba di Media Sosial

KIBLAT.NET, Jakarta – Derasnya arus globalisasi menjadikan manusia mudah untuk melakukan tindakan apapun atas dasar...

Rabu, 23/12/2015 00:40 0

Indonesia

Pengamat Politik: Kegaduhan di Era Jokowi Terjadi Sejak Pilpres

KIBLAT.NET, Jakarta – Pengamat politik, Karyono Wibowo mengatakan bahwa kegaduhan politik di era Jokowi sudah terjadi...

Selasa, 22/12/2015 21:58 0

Indonesia

Pemuda Muhammadiyah: Islam Selalu Jadi Sorotan Radikalisme, Pemerintah Masih Tak Jelas

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak menyatakan, pemerintah Indonesia masih...

Selasa, 22/12/2015 21:08 0

Opini

Ancaman Syiah di Nigeria, Realitiskah?

KIBLAT.NET – Bentrokan berdarah antara pasukan Nigeria dengan elemen gerakan Syiah 13 Desember lalu masih...

Selasa, 22/12/2015 20:30 0

Close