... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

11 Juta Warga Sipil Mengungsi, Konflik Suriah Masih Jadi Bencana Kemanusiaan Terburuk Abad Ini

Foto: Pengungsi Suriah

KIBLAT.NET, Damaskus – Konflik yang terjadi di Suriah menciptakan satu dari sekian bencana kemanusiaan terburuk abad ini.

Bahkan, lembaga kemanusiaan seperti Amnesty Internasional, Human Rights Watch, dan Oxfam menyebut konflik Suriah sebagai krisis kemanusiaan terbesar sepanjang usia manusia di bumi. Lebih dari 11 juta warga sipil tak berdosa yang menjadi korban konflik ini. Mereka terpaksa mengungsi demi menyelamatkan jiwa.

Selama kurun 2015, jutaan imigrasi dan pengungsi berbondong- bondong memasuki negara-negara Eropa. Pada umumnya, para imgran berasal dari Iraq dan Suriah. Menurut International Organization for Migration (IOM), saat ini jumlah pengungsi yang tiba ke negara negara Eropa meningkat hingga 4 kali lipat dari tahun lalu.

pengungsi suri (1)

Perjalanan darat dan laut menjadi rute yang paling sering dilewati para imigran. Akan tetapi, tak jarang dalam perjalan panjang, ribuan imigran tersebut mengalami halangan hingga menyebabkan kematian. Tercatat, sepanjang deretan gelombang pengungsi lebih dari 800 ribu orang melakukan perjalanan darat dari Turki ke Yunani. Selain itu, sepanjang tahun 2015, 3.695 pengungsi tenggelam atau hilang sepanjang perjalanan.

Menurut laporan IOM, sampai hari Senin, (21/22) jumlah pengungsi dan imigrasi yang melewati laut dan darat mencapai lebih dari 1.006.000 orang. Angka tersebut termasuk pengungsi dan imigran yang tiba di Bulgaria, Yunani, Italia, Spanyol, Malta dan Siprus.

Sepanjanng bulan Januari sampai November 2015, 942.400 orang meminta suaka ke negara-negara Uni Eropa. 972.500 orang melakukan perjalanan melalui laut. 34.000 orang melakukan perjalan dari Turki ke Bulgaria dan Yunani. Jumlah tersebut mencapai jutaan orang jika ditambah dengan pengungsi dan imigran di Norwegia dan Swiss.

BACA JUGA  Iran Perkuat Sistem Pertahanan Udara Suriah

Setelah permintaan suaka, Jerman menerima lebih dari satu juta pengungsi. Sekitar 40% pengungsi berasal dari Balkan dan belum terdaftar di UNHCR/ Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi. Sedangkan IOM menjealaskan, 50% pengungsi bertolak dari Suriah melalui laut Mediterania, 20% dari Afghanistan dan 7% dari Iraq.

pengungsi suri 2

Jumlah kematian pengungsi terbesar mencapai 2.889 saat melintasi Afrikat Utara menuju Italia. Sementara lebih dari 700 orang tewas di Laut Aegea yang memisahkan Turki dan Yunani.

IOM mengakui data-data tersebut didapatkannya dari beberapa dokumen, data kepolisian serta penjelasan para pengamat. Namun direktur IOM, William Lacy Swing menyatakan bahwa jumlah tersebut belum bisa mewakili keseluruhan pengungsi.

Dia juga menambahkan, “harus keras agar para imigran menjadi resmi dan aman. Sehingga memberi kenyaman kepada dua belah pihak, negara tujuan dan para imigran”.

UNHCR/ Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi, menyatakan telah tercipta hubungan baik antara negara-negara Eropa. Akan tetapi, negara-negara tersebut harus bekrja keras demi meningkatkan fasilitas dan akomodasi. Serta menyediakan registrasi dan mengetahui orang-orang yang memenuhi syarat untuk mendapatkan suaka.

Menurut data PBB sepanjang 2015, 60 juta orang tercatat terpaksa meninggalkan kampung halamannya.

 

Penulis : Syafi’i Iskandar
Sumber : BBC Arabic


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Turki

Jantung Kota Idlib Diserang, Turki Meradang

KIBLAT.NET, Ankara – Perdana Menteri Turki Ahmad Davutoglu mengutuk serangan yang diyakini dilancarkan Rusia terhadap...

Rabu, 23/12/2015 11:10 0

Indonesia

Trauma Berat, Keluarga Muazin yang Dibacok Langsung Pindah Rumah

KIBLAT.NET, Rokan Hilir – Peristiwa memilukan dialami muazin sekaligus nazir (pengurus) masjid Nurul Yakin, Rokan...

Rabu, 23/12/2015 10:22 0

Indonesia

Isu Muazin Dibacok Umat Kristiani di Riau Hanya Hoax, Begini Kronologis Sebenarnya!

KIBLAT.NET, Rokan Hilir – Beberapa waktu lalu tersiar kabar pembunuhan seorang muazin masjid di Rokan...

Rabu, 23/12/2015 10:04 2

Video Kajian

Tadzkirah: Menumbuhkan Sifat Shidiq (Vocal by Ust. Taqiyyudin, Lc)

KIBLAT.NET-  Rosulullah SAW bersabda : عَلَيْكُمْبِالصِّدْقِ،فَإِنَّالصِّدْقَيَهْدِيإِلَىالْبِرِّ،وَإِنَّالْبِرَّيَهْدِيإِلَىالْجَنَّةِ Yang artinya, “hendaklah kalian berlaku jujurkarena kejujuran itu akan...

Rabu, 23/12/2015 09:08 0

Indonesia

Dekan Fakultas Hukum UNAS: Undang-undang di Indonesia Saling Kontradiktif

KIBLAT.NET, Jakarta – Dekan Fakultas Hukum Universitas Nasional (UNAS) DR. Ismail Rumadan mengatakan, penyebab korupsi...

Rabu, 23/12/2015 07:16 0

Indonesia

Waspadai Gencarnya Provokasi dan Adu Domba di Media Sosial

KIBLAT.NET, Jakarta – Derasnya arus globalisasi menjadikan manusia mudah untuk melakukan tindakan apapun atas dasar...

Rabu, 23/12/2015 00:40 0

Indonesia

Pengamat Politik: Kegaduhan di Era Jokowi Terjadi Sejak Pilpres

KIBLAT.NET, Jakarta – Pengamat politik, Karyono Wibowo mengatakan bahwa kegaduhan politik di era Jokowi sudah terjadi...

Selasa, 22/12/2015 21:58 0

Indonesia

Pemuda Muhammadiyah: Islam Selalu Jadi Sorotan Radikalisme, Pemerintah Masih Tak Jelas

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak menyatakan, pemerintah Indonesia masih...

Selasa, 22/12/2015 21:08 0

Opini

Ancaman Syiah di Nigeria, Realitiskah?

KIBLAT.NET – Bentrokan berdarah antara pasukan Nigeria dengan elemen gerakan Syiah 13 Desember lalu masih...

Selasa, 22/12/2015 20:30 0

Indonesia

Israel Batal Peroleh Bebas Visa Kunjungan ke Indonesia

KIBLAT.NET, Jakarta – Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli mengatakan bebas visa bagi warga Israel sudah...

Selasa, 22/12/2015 20:00 0

Close