... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Taliban Pakistan: Al-Baghdadi Bukan Khalifah!

Foto: Pemimpin ISIS, Abu Bakar Al-Baghdadi.

KIBLAT.NET, Karachi – Gerakan Taliban di Pakistan (TTP) baru-baru ini, kembali menyatakan penolakannya terhadap kelompok Daulah (ISIS). Mereka juga menyebut pemimpin mereka Abu Bakar al-Baghdadi tidak layak memimpin sebuah kekhilafahan Islam.

Seperti dilaporkan oleh Saud Mehsud, reporter Reuters di Pakistan pada Sabtu, (19/12), kelompok jihad yang merupakan faksi terbesar Taliban di Pakistan itu mengkritik al-Baghdadi dan organisasinya dengan sebuah pernyataan, “Baghdadi bukan seorang Khalifah. Karena dalam Islam, Khalifah adalah orang yang memerintah atas seluruh dunia Islam. Sementara, al-Baghdadi tidak punya kekuasaan atau wewenang semacam itu. Ia hanya memimpin sejumlah orang tertentu dan di wilayah yang terbatas.”

“Baghdadi bukan seorang Khalifah Islam karena proses pemilihannya tidak berdasarkan aturan-aturan Islam,” kata Taliban Afghanistan selanjutnya. Argumentasi-argumentasi faksi jihadis ini memiliki kesamaan dengan pernyataan dan pandangan al-Qaidah dan cabang-cabangnya, termasuk juga dengan Taliban Afghanistan.

Lebih lanjut, kelompok Taliban di Pakistan ini mempertegas penolakannya terhadap status “kekhalifahan” al-Baghdadi dengan menyatakan bahwa Negara Islam (versi ISIS) tidak punya legitimasi alias tidak sah karena para anggota mereka kerap melakukan pembunuhan terhadap mujahidin yang “tidak bersalah”.

“Khilafah al-Baghdadi bukan merupakan khilafah yang Islami, karena dalam Khilafah yang sesungguhnya anda harus memberikan dan menebarkan keadilan, sementara orang-orang di sekitar al-Baghdadi membunuh banyak pejuang mujahidin yang berasal dari kelompok selain mereka,” ujar pernyataan tertulis mereka yang didapatkan Reuters.

BACA JUGA  Detik-detik Kericuhan di Acara Deklarasi Relawan Pendukung Prabowo-Sandi

Organisasi Daulah (ISIS) secara berkala dilaporkan menyerang kelompok-kelompok jihad termasuk faksi-faksi oposisi Islamis lainnya yang menolak berbaiat kepada al-Baghdadi atau menolak bergabung dengan ISIS. Organisasi ini juga secara reguler terlibat bentrok dan baku tembak dengan sesama kelompok jihadis di Suriah, Afghanistan, dan Libya.

Membelot ke ISIS

Kelompok Daulah (ISIS) berusaha menghentikan dukungan masyarakat secara luas kepada Taliban dan al-Qaidah di Pakistan.

Pada bulan Januari, sebuah kelompok yang dipimpin oleh seorang komandan level menengah Taliban menyatakan loyal kepada al-Baghdadi.

Pada Februari, amir Taliban Pakistan untuk wilayah kesukuan Bajaur juga membelot ke kelompok al-Baghdadi. Sejumlah kasus pembelotan ini terjadi setelah adanya konflik internal di dalam koalisi Taliban Pakistan pada tahun 2014 yang lalu.

Tehreek-e-Taliban Pakistan

Juru bicara Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP) Ehsanullah Ehsan (sebelah kiri) anggota baru TTP, Adnan Rasheed saat menggelar konferensi pers di sebuah desa di selatan Pakistan pada 2 February 2013.

Al-Qaidah Mendorong Persatuan

Para pemimpin Taliban Pakistan, diduga atas bantuan al-Qaidah, telah berusaha keras untuk kembali menyatukan sejumlah faksi yang membelot tersebut. Sehingga pada bulan Maret, faksi utama yang menyebut diri mereka Jamaatul Ahrar Taliban Pakistan memutuskan untuk kembali bergabung dengan induk organisasi, yaitu Taliban Pakistan. Demikian juga dengan Lashkar-i-Islam yang kemudian menyatakan kembali ke pangkuan organisasi payung Taliban Pakistan.

Di bulan yang sama, Mei 2015, tiga kelompok jihad di Pakistan termasuk salah satunya yang dipimpin oleh Matiur Rahman, juga melakukan reunifikasi dengan Gerakan Taliban di Pakistan (TTP). Seorang komandan kunci di jajaran pemimpin senior al-Qaidah dan Lashkar-e-Jhangvi diduga berperan dalam mengarahkan kembalinya ketiga kelompok ini. Keterlibatan seorang komandan kunci ini kemungkinan besar juga didukung dan direstui oleh jajaran elit al-Qaidah.

BACA JUGA  Arti Simbol Bunga dalam Pembantaian Muslim Srebrenica

Faktanya bahwa kelompok Daulah (ISIS) harus berjuang keras untuk bisa merekrut sejumlah kecil jihadis di Pakistan.

Sebelumnya, ISIS pernah mempromosikan kehadiran mereka dengan merilis beberapa kem pelatihan kecil yang diduga berlokasi di Waziristan Selatan, namun tidak melancarkan serangan-serangan signifikan di Pakistan.

Satu-satunya yang “mendukung” publisitas kelompok ISIS adalah dokumen laporan rutin terbaru Departemen Pertahanan AS yang memberikan porsi “ancaman” Daesh atau ISIS ini lebih besar daripada kelompok-kelompok lain yang lebih dulu eksis dan berpengaruh di Pakistan-Afghanistan.

 

Penulis: Yasin Muslim
Sumber: Reuters, The Long War Journal

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Tuduh Muslimah Bercadar Teroris, Bule Australia Ini Digelandang Polisi

KIBLAT.NET, Semarang – Seorang bule Australia digelandang ke Markas Polrestabes Semarang karena menuduh muslimah berhijab dan...

Senin, 21/12/2015 12:00 0

Indonesia

Polemik Sampurasun, Habib Rizieq: Ceramah Saya 2 Jam Dipotong Jadi 40 Detik

KIBLAT.NET, Purwakarta – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Muhammad Rizieq Syihab membantah berniat...

Senin, 21/12/2015 10:39 0

Indonesia

Datang ke Purwakarta, Habib Rizieq: Sunda Identik dengan Islam Bukan Kemusyrikan

KIBLAT.NET, Purwakarta – Meski sedang menderita sakit selama 6 hari terakhir, Imam Besar Front Pembela...

Senin, 21/12/2015 10:00 0

Indonesia

Menteri Agama Himbau untuk Hormati yang Tak Ucapkan Selamat Natal, Tapi..

KIBLAT.NET, Jakarta – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menghimbau agar menghormati orang yang tak mengucapkan...

Senin, 21/12/2015 09:32 1

Turki

Turki Tegaskan Belum Ada Kesepakatan dengan Israel

KIBLAT.NET, Ankara – Pemerintah Turki dilaporkan telah membantah klaim sepihak Israel pada hari Jumat (18/12)...

Ahad, 20/12/2015 17:30 0

Munaqosyah

Haruskah Mengambil Jalan Mubahalah?

KIBLAT.NET – Belakangan ini kata mubahalah sering terdengar di kalangan aktivis Islam. Sejak awal munculnya...

Ahad, 20/12/2015 12:30 4

Indonesia

Peneliti LIPI: Dalam Memahami Terorisme, Indonesia Masih Mengikuti Amerika

KIBLAT.NET, Jakarta – Indonesia dinilai masih mengadopsi Amerika dalam penanganan masalah terorisme. “Selama ini Indonesia masih mengikuti...

Ahad, 20/12/2015 11:33 0

Info Event

Hadirilah!! Tabligh Suriah ‘Tetap Sekolah di Musim Dingin’ di Pusdiklat Dewan Dakwah Bekasi

KIBLAT.NET – Pendidikan adalah hak asasi setiap manusia. Namun peperangan merenggut kesempatan asasi itu. Meski...

Ahad, 20/12/2015 00:04 0

Eropa

Tahun 2016, Bosnia Herzegovina Berencana Gabung Uni Eropa

KIBLAT.NET, Bosnia – Pemerintah Bosnia Herzegovina secara resmi mengumumkan akan bergabung dengan Uni Eropa pada...

Sabtu, 19/12/2015 22:30 0

Konsultasi

Kalau Memang Sudah Ditaqdir, Buat Apa Allah Menyiksanya di Neraka?

KIBLAT.NET – Ketika berdebat soal keyakinan dengan orang-orang kafir, mungkin kita sering mendengarkan pertanyaan-pertanyaan aneh...

Sabtu, 19/12/2015 22:00 2

Close