... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Peneliti LIPI: Dalam Memahami Terorisme, Indonesia Masih Mengikuti Amerika

Foto: Peneliti dari LIPI, M. Fakhri Ghofur

KIBLAT.NET, Jakarta – Indonesia dinilai masih mengadopsi Amerika dalam penanganan masalah terorisme. “Selama ini Indonesia masih mengikuti mainstream kontra-terorisme yang digaungkan oleh Amerika,” kata M. Fakhri Ghofur, Peneliti Timur Tengah dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) kepada Kiblat.net, Sabtu (19/12).

Oleh sebab itu, perlu ada langkah-langkah baru yang progresif dalam memahami makna terorisme. “Karenanya perlu ada langkah-langkah baru yang progresif dan perlu lagi ada pendefinisian ulang tentang makna terorisme sendiri,” ujarnya.

Yang berkembang sekarang, kata dia, cederung tidak berimbang, lebih mendiskreditkan satu kelompok tanpa mengidentifikasi kelompok lain. “Karenanya, identifikasi faktor kelompok itu perlu untuk dilakukan,” tambahnya.

Menurut Fakhri, konflik yang ada di Suriah disebabkan tidak adanya regenerasi kepemimpinan. “Jadi artinya, itu mungkin salah satu faktor yang menyebabkan oposisi tidak mau menerima keputusan-keputusan ataupun resolusi-resolusi yang dikeluarkan oleh negara-negara koalisi internasional,” paparnya melanjutkan.

Dia juga mengatakan bahwa regenerasi kepemimpinan di Suriah harus segera dilaksanakan. “Jadi memang perlu ada dialog lebih lanjut dan ada regenerasi kepemiminan yang memang sudah lama tidak ada regenerasi di Suriah,” sambungnya.

Dari situ, masyarakat Suriah sudah tidak percaya dengan sistem rezim yang berdiri di atas penderitaan rakyat. “Jadi, selama ada rezim otoriterisme atau rezim militer yang berkuasa dan berdiri di atas penderitaan rakyat Suriah, di situ tetap akan ada pergolakan,” pungkasnya.

BACA JUGA  Soal Bom Medan, Mahfud MD Tolak Disebut Kecolongan

Reporter: Taufiq/ Jundi
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Palestina

Ismail Haniya: Al-Aqsha Tidak Akan Dibagi-bagi

KIBLAT.NET, Jalur Gaza – Kepala Deputi Biro Politik gerakan perlawanan Palestina Hamas, Ismail Haniya pada hari...

Ahad, 20/12/2015 10:32 0

Amerika

Ini Hasil Resolusi DK PBB Terkait Konflik Suriah

KIBLAT.NET, New York – Pertemuan Dewan Keamanan PBB yang dipimpin oleh Menteri Luar Negeri AS...

Ahad, 20/12/2015 04:16 0

Info Event

Hadirilah!! Tabligh Suriah ‘Tetap Sekolah di Musim Dingin’ di Pusdiklat Dewan Dakwah Bekasi

KIBLAT.NET – Pendidikan adalah hak asasi setiap manusia. Namun peperangan merenggut kesempatan asasi itu. Meski...

Ahad, 20/12/2015 00:04 0

Eropa

Tahun 2016, Bosnia Herzegovina Berencana Gabung Uni Eropa

KIBLAT.NET, Bosnia – Pemerintah Bosnia Herzegovina secara resmi mengumumkan akan bergabung dengan Uni Eropa pada...

Sabtu, 19/12/2015 22:30 0

Konsultasi

Kalau Memang Sudah Ditaqdir, Buat Apa Allah Menyiksanya di Neraka?

KIBLAT.NET – Ketika berdebat soal keyakinan dengan orang-orang kafir, mungkin kita sering mendengarkan pertanyaan-pertanyaan aneh...

Sabtu, 19/12/2015 22:00 2

Afghanistan

Kompilasi Operasi Militer Mujahidin Taliban di Afghanistan

KIBLAT.NET, Afghanistan – Media resmi Imarah Islam Afghanistan merilis operasi serangan di beberapa wilayah Afghanistan. Operasi...

Sabtu, 19/12/2015 21:30 0

Arab Saudi

Koalisi Militer Islam “Tidak Menargetkan Ikhwanul Muslimin”

KIBLAT.NET, Riyadh – Kepala Pusat Politik dan Kajian Strategis Timur Tengah, Anwar Majed Eshqi, mengatakan...

Sabtu, 19/12/2015 20:00 0

Afrika

Militer Nigeria Tewaskan 49 Militan Boko Haram dalam Dua Hari Pertempuran

KIBLAT.NET, Nigeria – Setidaknya 49 militan Boko Haram tewas dalam dua hari pertempuran dengan militer...

Sabtu, 19/12/2015 18:00 0

Amerika

Sejak Pertengahan 2015, Jumlah Pengungsi di Dunia Semakin Melonjak

KIBLAT.NET, Washington DC – Komisari tinggi PBB untuk pengungsi (UNHCR) mengatakan, jumlah pengungsi di dunia...

Sabtu, 19/12/2015 17:00 0

News

Rusia Kembali Tewaskan Warga Sipil Suriah di Idlib

KIBLAT.NET, Damaskus – Serangan jet tempur Rusia kembali menelan korban jiwa dari rakyat sipil. Kali...

Sabtu, 19/12/2015 16:00 0

Close