... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Fokus

Turki-Israel Berencana Perbaiki Hubungan Diplomatik

Foto: Kapal Mavi Marmara Turki yang

KIBLAT.NET, Israel – Turki dan Israel telah mencapai kesepakatan untuk meredam panasnya hubungan di antara keduanya setelah insiden Mavi Marmara pada 2010.

Dilansir MiddleEastEye, Kamis (17/12), kesepakatan tersebut disusun berdasarkan pertemuan rahasia di Swiss, yang mengharuskan Israel untuk memberi kompensasi bagi korban serangan..

Hadir dalam kesepakatan itu Kepala Mossad, Yossi Cohen, Wakil Menteri Luar Negeri Turki, Feridun Sinirlioglu, dan seorang penengah kedua negara, Joseph Ciechanover.

Media Israel menyebutkan, sekitar US$20 juta akan disiapkan sebagai kompensasi. Namun Emmanuel Nahshon, juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel mengatakan bahwa nilainya belum dipastikan.

Pada insiden 2010, pasukan Israel telah menyerang kapal Mavi Marmara Turki yang sedang menuju jalur Gaza sebagai bagian dari pasukan perdamaian, setidaknya 9 aktivis dan puluhan lainnya terluka dalam tragedi tersebut.

Namun berdasarkan kesepakatan ini, gugatan Turki terhadap Israel akan dibatalkan. Selain itu, Turki juga akan mencegah petinggi Hamas, Salah Aruri memasuki wilayahnya. Israel sendiri telah lama menuduh Pemerintah Turki membiarkan Aruri melakukan rencana penyerangan di Tepi Barat.

Turki sendiri tidak berkomentar atas pengumuman Israel ini, tapi pemerintah Ankara mengakui bahwa bulan Juni lalu kedua belah pihak telah mengadakan pembicaraan sebagai proses rekonsiliasi.

Pada hari Senin, Presiden Recep Tayyip Erdogan, yang dikenal sangat keras terhadap Israel, mendukung normalisasi hubungan dengan Tel Aviv. Dia mengatakan bahwa hal itu dapat membawa dampak positif bagi Palestina.

BACA JUGA  Muslim Rohingya Hidup dalam Penjara Terbuka di Myanmar

“Kami, Israel, Palestina dan kawasan ini memiliki banyak hal yang menguntungkan dari proses normalisasi. Kepentingan semua bangsa di wilayah ini perlu dipertimbangkan.” katanya.

Terkait perjanjian di atas, belum disepakati waktu penandatanganan oleh kedua belah pihak. Tetapi Channel TV 10 mengatakan bahwa hal itu akan berlangsung beberapa hari mendatang.

Sumber: MEE
Penulis: Dio Alifullah


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Lebanon

Syiah Hizbullah Kritik Lebanon Lantaran Gabung dengan Koalisi Militer Islam

KIBLAT.NET, Lebanon – Kelompok Syiah Hizbullah Lebanon menolak atas bergabungnya Lebanon dengan Koalisi Militer Islam. Sebagaimana...

Jum'at, 18/12/2015 18:25 0

News

Saudi Jalin Kerjasama Energi Nuklir dengan Rusia

KIBLAT.NET, Arab Saudi – Rusia siap membantu Kerajaan Arab Saudi dalam pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir...

Jum'at, 18/12/2015 17:30 0

Wilayah Lain

Dituding Mendukung ISIS, Masjid di Jerman Ditutup

KIBLAT.NET, Jerman – Pemerintah Jerman menggerebek dan menutup sebuah masjid, serta melarang perkumpulan jamaah Muslim karena dituduh mendukung...

Jum'at, 18/12/2015 16:45 0

News

Pemerintah Brasil Blokir Layanan Whatsapp Selama 48 Jam

KIBLAT.NET, Brazil – Pemerintah Brasil akan menutup layanan sosial smartphone, WhatsApp selama dua hari. Dikutip...

Jum'at, 18/12/2015 16:07 0

Rusia

Rusia ke Turki: Kalau Mau Rasakan S-400, Silahkan Terbang di Suriah!

KIBLAT.NET, Moskow – Presiden Rusia, Vladimir Putin mengklaim Turki tidak akan dapat melanggar wilayah udara...

Jum'at, 18/12/2015 15:30 0

Profil

Syaikh Abu Mus’ab Az-Zarqawi, Generasi Kedua Al-Qaidah (1/3)

KIBLAT.NET –  Perang panjang kembali digelar pasca tragedi 9/11. Dengan dalih memerangi terorisme, Amerika dengan...

Jum'at, 18/12/2015 14:41 0

Turki

Turki Mengaku Hentikan Puluhan Ribu Orang yang Akan Masuk Suriah

KIBLAT.NET, Turki – Pemerintah Ankara mengklaim telah menghentikan lebih dari 36.500 orang yang akan masuk ke...

Jum'at, 18/12/2015 14:20 0

Afghanistan

Proyek Pembangunan Amerika untuk Afghanistan Untungkan Taliban

KIBLAT.NET, Afghanistan – Sebuah studi yang dilakukan oleh SIGAR (Special Inspector General for Afghanistan Reconstruction)...

Jum'at, 18/12/2015 13:41 0

Wilayah Lain

Polisi India Umumkan Tangkap Tiga Anggota Al-Qaidah

KIBLAT.NET, Delhi – Pasukan keamanan India mengumumkan menangkap tiga anggota Al-Qaidah sub-benua India baru-baru ini....

Jum'at, 18/12/2015 11:30 0

Amerika

PBB Kutuk Pelanggaran HAM di Iran dan Korut

KIBLAT.NET, New York – Majelis Umum PBB mengeluarkan resolusi mengutuk pelanggaran hak asasi manusia yang...

Jum'at, 18/12/2015 11:05 0

Close
CLOSE
CLOSE