Ceko Hanya Mau Tampung Pengungsi Kristen dari Iraq

KIBLAT.NET, Praha – Pemerintah Republik Ceko memutuskan untuk pertama kalinya menerima 37 keluarga pengungsi Kristen yang melarikan diri dari kelompok ISIS di Iraq.

“Mereka adalah anggota dari minoritas Kristen yang mendapati diri mereka dalam situasi sangat sulit setelah agresi ISIS di Iraq dan meminta bantuan Republik Ceko,” kata Perdana Menteri Bohuslav Sobotka pada Senin (14/12).

Dia mengatakan bahwa para pengungsi dengan 153 jiwa, berbasis di Kurdistan Iraq dan Lebanon seharusnya tiba dalam empat kelompok antara bulan Januari dan April mendatang.

“Di negara kami, mereka harus mendapatkan perlindungan internasional, kesempatan untuk mengintegrasikan dan memulai hidup baru dengan aman,” kata Sobotka.

Mereka akan menjadi pengungsi pertama yang diambil oleh Praha selain beberapa lusin pengungsi yang telah mengikuti prosedur suaka formal.

Pekan lalu, 149 Kristen Assyria dari Iraq tiba di negara tetangga Slowakia setelah menerima bantuan pemerintah di sana.

Republik Ceko dan Slovakia, negara-negara bekas komunis Eropa Timur yang bergabung dengan Uni Eropa pada tahun 2004, telah menolak sistem kouta Uni Eropa untuk mendistribusikan pengungsi di tengah gelombang migran saat ini.

Kedua negara yang membentuk federasi Cekoslowakia hingga tahun 1993 telah menerima kelompok Kristen di bawah program sukarela yang tidak terkait dengan kuota Uni Eropa.

Dalam krisis migran saat ini, beberapa pencari suaka memilih untuk tinggal di Republik Ceko dan Slovakia, dimana mayoritas pengungsi lainnya menuju negara kaya seperti Jerman dan negara-negara Uni Eropa barat lainnya.

 

Sumber: Worldbulletin
Penulis: Qathrunnada

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat