... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Warga NU Bingung Soal ‘Islam Nusantara’, Moqsith Ghazali: Konsepnya Belum Selesai

Foto: Acara bertajuk "Ngaji Islam Nusantara, Membumikan Islam: Nusantara Persembahan ISNU untuk Bangsa dan Negara" yang digelar Ikatan Santru NU (ISNU) di Gedung Dakwah Purwakarta Ahad (06/12)

KIBLAT.NET, Purwakarta – Islam Nusantara ternyata menimbulkan kebingungan tersendiri bagi kalangan NU di tingkat bawah. Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Lembaga Bahtsul Masail (LBM) PBNU Dr Abdul Moqsith Ghazali menyatakan bahwa sebenarnya konsep Islam Nusantara belum selesai.

Dalam sebuah acara bertajuk “Ngaji Islam Nusantara, Membumikan Islam: Nusantara Persembahan ISNU untuk Bangsa dan Negara” yang digelar Ikatan Santru NU (ISNU) di Gedung Dakwah Purwakarta Ahad (06/12), seorang perserta dari Muslimat NU curhat soal Islam Nusantara. Di acara yang dihadiri Wakil Ketua Lembaga Bahtsul Masail (LBM) PBNU Dr Abdul Moqsith Ghazali dan Rais Suriyah PBNU Purwakarta KH Abun Bunyamin itu, dia mengaku kebingungan menjawab pertanyaan masyarakat soal gagasan yang diusung Pengurus Besar Nahdlatul Ulama itu. Pasalnya, orang-orang menganggap konsep itu bakal menyelisihi agama Islam sendiri.

Menanggapi keluhan itu, Abdul Moqsith Ghazali menyatakan bahwa akidah Islam Nusantara masih sama dengan ormas-ormas Islam yang lain. Dia menyebut bahwa jika Islam Nusantara ingin mengubah Al-Qur’an dengan bahasa Indonesia sebagai fitnah.

Menurutnya, Islam Nusantara adalah Islam yang mengakomodir budaya. Dia menyontohkan bahwa adanya bermacam-macam shalawat merupakan bagian dari budaya. Termasuk juga berjenggot, yang menurutnya soal kepantasan. “Kita ini pendek, jadi tidak pantas pakai jenggot panjang,” ujarnya.

Saat ditemui Kiblat.net seusai acara, Moqsith mengatakan bahwa curhatan peserta tersebut sebagai sesuatu yang wajar. “Islam Nusantara per konsep kan sebenarnya belum selesai, baru dirancang oleh Lembaga Bahtsul Masail,” ujarnya.

BACA JUGA  Dinilai Kekang Kebebasan Pers, Komisi IX: Hentikan Pembahasan Omnibus Law Cipta Kerja

Karenanya, lanjut Moqsith, masih mungkin terjadi keragaman pandangan mengenai Islam Nusantara. Dia juga menilai wajar jika ditingkat bawah ada sebagian yang tidak mengerti.

“Apakah Islam Nusnatara ingin mengubah bacaan shalat yang bebahasa Arab menjadi bahasa Indonesia, kan ternyata tidak,” tukasnya.

“Qurannya masih Quran yang sama, kira-kira begitu,” pungkasnya.

 

Reporter : Imam S.
Editor: M. Rudy


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

2 comments on “Warga NU Bingung Soal ‘Islam Nusantara’, Moqsith Ghazali: Konsepnya Belum Selesai”

  1. Zulfa

    Mau, koreksi tulisan di paragraf ke tiga. Di akhir paragraf itu tertulis kata fitnah. Apakah yang dimaksud, ingin menuliskan kata fitrah? Karena, ini sangat fatal apabila ada yang salah memahami. Mohon segera dikoreksi…

  2. Tidak, maksudnya memang begitu. Fitnah bukan fitrah.

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Yaman

AQAP Rilis Biografi Empat Komandannya Saat ini

KIBLAT.NET, Mukalla – Al-Qaeda in the Arabian Peninsula (AQAP) baru-baru ini merilis biografi empat pemimpin...

Kamis, 10/12/2015 08:04 0

Iran

Lagi, Empat Anggota Pasukan Elit Iran Tewas di Suriah

KIBLAT.NET, Teheran – Lagi-lagi Iran harus menelan kerugian pasukan dalam pertempuran di Suriah. Empat anggota...

Kamis, 10/12/2015 07:30 0

Rusia

Rusia Mengaku Tak Bangun Pangkalan Udara Baru di Suriah

KIBLAT.NET, Moskow – Rusia mengaku tidak membangun pangkalan udara baru di Suriah. Berita yang menyebutkan...

Kamis, 10/12/2015 07:00 1

Arab Saudi

Ini Poin-poin Dokumen Politik yang Disepakati Oposisi di Riyadh

KIBLAT.NET, Riyadh – Puluhan delegasi kelompok oposisi Suriah di konferensi Riyadh menyepakati mayoritas poin yang...

Kamis, 10/12/2015 06:30 0

Suriah

Mujahidin Menarik Diri dari Wilayah Terakhir di Homs

KIBLAT.NET, Homs – Setidaknya 300 pejuang Suriah bersama 100 anggota keluarga mereka mulai meninggalkan lingkungan...

Kamis, 10/12/2015 05:47 0

Suriah

Lagi, Koalisi Suriah-Rusia Bombardir Pedesaan Turkmen

KIBLAT.NET, Suriah – Serangan gabungan antara tentara Suriah yang didukung oleh jet tempur Rusia kembali┬ámenargetkan...

Rabu, 09/12/2015 23:30 0

Amerika

FBI Selidiki Masjid di AS yang Dilempari Kepala Babi

KIBLAT.NET, Philadelphia – Pemerintah Amerika Serikat tengah menyelidiki kasus pelemparan kepala babi di sebuah masjid...

Rabu, 09/12/2015 23:00 0

Rusia

Rusia Mengadu ke PBB Soal Operasi Militer Turki di Suriah-Iraq

KIBLAT.NET, Moskow – Rusia meminta Dewan Keamanan PBB untuk membahas operasi militer yang dilakukan Turki...

Rabu, 09/12/2015 22:00 0

Suriah

Dalam 18 Bulan Terakhir, Jumlah Pejuang Asing di Suriah Semakin Meningkat

KIBLAT.NET, Damaskus – Sebuah kelompok independen pemantau ISIS, Ghost Security Group melaporkan pada Selasa (07/12)...

Rabu, 09/12/2015 21:30 0

Palestina

Inilah Korban Kekerasan Israel atas Palestina Sejak Awal Oktober Lalu

KIBLAT.NET, Palestina – Warga Palestina yang tewas oleh pasukan keamanan Israel mencapai 117 orang sejak...

Rabu, 09/12/2015 21:00 0

Close