Presiden Yaman Siap Gelar Gencatan Senjata

KIBLAT.NET, Jenewa – Presiden Yaman Abd Rabbuh Mansur Hadi telah menyatakan siap untuk menggelar gencatan senjata pada 15 Desember mendatang. Di saat yang bersamaan akan digelar perundingan yang dipimpin PBB di Swiss.

“Koalisi pasti hadir dalam diskusi kita dalam gencatan, tapi mereka menjelaskan bahwa permintaan gencatan senjata datang dari Presiden Hadi,” kata mediator PBB Ismail Ould Cheikh Ahmad di Jenewa, Senin (07/12).

“Saya pergi ke Aden bertemu dengan Presiden Hadi, dan dia telah menyatakan komitmennya bahwa dia sekarang telah siap untuk menyerukan gencatan senjata 15 Desember,” imbuhnya.

Ahmad menjelaskan bahwa tiga delegasi telah sepakat untuk mendatangi pembicaraan yang kemungkinan digelar di luar Jenewa. Mereka adalah perwakilan pemerintah Hadi, delegasi pemberontak Hutsi, dan pejabat dari Kongres Umum Rakyat yang merupakan loyalis mantan presiden Ali Abdullah Saleh.

Ahmad menambahkan bahwa tak ada batas waktu dalam pembicaraan di Swiss. Menurutnya mereka akan tetap menggelar pembicaraan selama dibutuhkan.

Pemberontak Syiah Hutsi telah menduduki ibukota Sanaa sejak September 2014. Sejak saat itu pemberontak yang mendapat dukungan Iran itu terus memperluas wilayah di Yaman.

 

Reporter : Arabnews
Penulis : Imam S.

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat